Minggu, 17 Oktober 2021

Indriyanto Seno Adji, Putra Mantan Ketua Mahkamah Agung Dipercaya Presiden Jabat Dewan Pengawas KPK

JAKARTA — Presiden Joko Widodo resmi melantik pakar hukum, Indriyanto Seno Adji, menjadi anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pelantikan dilakukan presiden di Istana Negara, Jakarta, Kamis sore (28/4), bersamaan dengan Menteri Investasi, Mendikbud-Ristek, dan Kepala BRIN.

Indriyanto Seno Adji sendiri dilantik untuk menggantikan Artidjo Alkostar yang meninggal dunia pada 28 Februari 2021. Ia nantinya akan menjadi anggota Dewas KPK meneruskan sisa masa jabatan Artidjo hingga tahun 2023 mendatang.

Dari informasi yang dihimpun, Indriyanto tercatat pernah ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Plt. Pimpinan KPK pada 18 Februari 2018 bersama Taufiequrrachman Ruki dan Johan Budi SP. Pria kelahiran Jakarta, 11 November 1957 itu juga tercatat menjadi Guru Besar Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kejaksaan Agung RI.

Putra dari Ketua Mahkamah Agung (MA) periode 1974-1982, Oemar Seno Adji juga termasuk dalam 15 calon Hakim Mahkamah Konstitusi yang diajukan panitia seleksi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, 2008 silam. Indriyanto sempat meneruskan kantor advokat milik ayahnya tersebut.

Baca Juga :  Kasus Penyunatan Dana Hibah Pondok Pesantren Makan Korban Dua Pejabat Pemprov Banten

Dari rekam jejak sebagai advokat, lulusan Hukum Universitas Indonesia ini ternyata tercatat pernah menjadi Pengacara atau kuasa Hukum dari Presiden kedua RI, Soeharto saat mantan pemimpin Orde Baru itu melawan Majalah Time.

Saat itu, Indriyanto tak sendirian, ia menjadi pembela mendiang Presiden Soeharto bersama sejumlah pengacara kondang berbayaran tinggi alias mahal, Juan Felix Tampubolon, OC Kaligis, Mohamad Assegaf, dan Denny Kailimang.

Terkait dengan harta kekayaan yang dimilikinya, saat menjadi pimpinan KPK, Indriyanto melaporkan harta kekayaannya (LHKPN). Tercatat Indriyanto pernah melapor LHKPN sebanyak 2 kali. Indriyanto pertama kali melaporkan LHKPN pada 19 Maret 2015 dalam kapasitas Plt Wakil Ketua KPK.

Ketika itu, Indriyanto melaporkan kekayaannya senilai Rp 10,8 miliar dan USD 200.000. Sementara laporan kedua disampaikan pada 29 Desember 2015 untuk pelaporan tahunan 4 Maret 2016. Ia melaporkan kekayaan sebagai mantan Wakil Ketua KPK. Total harta yang dilaporkan sebesar Rp 10,7 miliar dan USD 200.000. (***/Ali)

- Advertisement -

Latest news

KPK Kembali Operasi Tangkap Tangan, Kali Ini Bupati di Wilayah Sumatera Selatan

JAKARTA – Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin-Sumatera Selatan, pada Jumat (15/10/2021) malam....
Baca Juga :  Setelah Dicopot Karena Dugaan Suap, Pejabat Ditjen Pajak Dicegah Keluar Negeri

Bos Akun Youtube ‘Aktual TV’ Raup Miliaran Rupiah dari Konten Hoaks, Dibekuk Polisi

JAKARTA -- Polda Metro Jaya melalui Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan Direktur BSTV Bondowoso, Arief Zainurrohman  (AZ), sebagai tersangka postingan diduga hoaks dan berbau Suku, Agama dan...

Data Temuan Transaksi Keuangan Rp 120 Triliun, PPATK Tak Berikan ke Polri

JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akhirnya batal menangani atau menyelidiki temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait dugaan transaksi keuangan yang...

Kepala Suku Jadi Aktor Kerusuhan di Yahukimo Dibekuk Polisi

YAHUKIMO -- Kematian Mantan Bupati Yahukimo sekaligus Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Papua, Abock Busup, di sebuah hotel di Jakarta pada Minggu (3/10/2021)...

Selamatkan Aset Negara, KPK Minta Pemerintah Daerah Tertibkan Pengembang Perumahan

SERANG -- Seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menertibkan sejumlah aset milik negara yang ada di kawasan pengembang. Aset yang dimaksud seperti Fasilitas Umum...
- Advertisement -

Related news

Tuntaskan Masalah Pertanahan, Kabupaten Bogor Bentuk Gugus Tugas Reforma Agraria

BOGOR -- Guna menyelesaikan permasalahan pertanahan di Bumi Tegar Beriman yang kerap terjadi dan menimbulkan konflik di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor...

BNNP Bengkulu Gagalkan Penyelundupan 6 Karung Ganja

BENGKULU -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu sukses gagalkan upaya  penyelundupan ganja sebanyak 6 karung yang terdiri dari 5 karung berisi 25...

KPK Kembali Operasi Tangkap Tangan, Kali Ini Bupati di Wilayah Sumatera Selatan

JAKARTA – Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin-Sumatera Selatan, pada Jumat (15/10/2021) malam....

Arus Bawah Ingin Usep Supratman Jabat Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor

BOGOR -- Meski pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor berjalan kondusif dan sukses menelurkan sejumlah keputusan penting,...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here