Sabtu, 29 November 2025

Pemkot Bogor Tuntaskan Tender 91 Paket Pengadaan Barang dan Jasa di 2025

Kabarindo24jam.com | Bogor kota – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengungkap fakta proses tender dan seleksi sebanyak 91 paket pengadaan Barang dan Jasa Tahun Anggaran (TA) 2025 telah tuntas. Bahkan saat ini, seluruh paket tersebut telah memasuki tahap pelaksanaan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selaku penyelenggara kegiatan pengadaan.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Bogor, Lia Kania Dewi, mengatakan bahwa rampungnya proses tender tepat waktu menjadi kunci agar seluruh proyek dapat berjalan sesuai rencana. “Harapannya tidak ada pekerjaan yang lintas tahun. Semua harus selesai sesuai kontrak sampai Desember,” ujar Lia dalam keterangannya, Selasa (25/11/2025).

Lia menjelaskan, Pemkot Bogor kini menunggu persetujuan bersama RAPBD 2026 dengan DPRD Kota Bogor yang ditargetkan rampung pada 30 November 2025. Setelah disetujui, seluruh dinas dapat mulai menyusun Rencana Umum Pengadaan (RUP) per 1 Desember serta memulai proses pra-DPA untuk percepatan pengadaan.

“Untuk paket konstruksi yang DED-nya sudah siap bisa mulai pra-DPA, terutama perencanaan dan manajemen konstruksi,” katanya seraya menyebut usai persetujuan RAPBD 2026, Pemkot Bogor berencana menetapkan sedikitnya 10 paket strategis. Dari jumlah tersebut, tiga paket diperkirakan dapat langsung masuk tahap pra-DPA.

Beberapa proyek bernilai besar diprediksi masuk daftar strategis, salah satunya pembangunan Jalan R3. Namun nilai anggaran belum dapat diumumkan karena masih menunggu persetujuan DPRD. Sementara itu, untuk proyek Jalan Saleh Dasa Sasmita, pendanaan diharapkan berasal dari APBD Provinsi Jawa Barat sehingga proses lelang akan dilakukan oleh pemerintah provinsi.

Selain infrastruktur, tambah Lia, Pemkot Bogor juga menyiapkan paket pembangunan ruang kelas baru, revitalisasi sekolah, dan proyek sektor pendidikan lainnya. Untuk bidang kesehatan, Lia menyebut tidak ada rencana pembangunan gedung besar pada 2026.

Lebih lanjut, Lia menegaskan bahwa sejumlah proyek strategis termasuk pembangunan fasilitas di kawasan GOR ditargetkan selesai pada Oktober 2026. Fasilitas tersebut akan digunakan untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat pada November 2026.

Lia menjelaskan bahwa tender hanya mencakup sekitar 10 persen dari total pengadaan setiap tahun. Karena itu, Pemkot Bogor menargetkan peningkatan e-processing hingga 30 persen, terutama untuk pengadaan obat dan barang habis pakai. Pada 2025, angka e-processing baru mencapai 24 persen.

Di sisi lain, Pemkot akan mengembangkan skema mini kompetisi pada sistem e-procurement untuk meningkatkan efisiensi harga. Mulai 2026, kata Lia pengadaan alat tulis kantor (ATK) dan kertas akan dikonsolidasikan melalui PBJ untuk menyeragamkan harga.

Evaluasi akan menentukan penyedia dengan penawaran paling efisien sebelum masing-masing dinas melakukan pengadaan. “Harga akan diseragamkan agar efisien. Penyedia bisa banyak, tapi harga tetap terstandardisasi,” pungkasnya. (Man/Dul)

redaksi
redaksihttps://kabarindo24jam.com
Redaksi media Kabarindo24jam.com

Latest news

- Advertisement -spot_img

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini