Kabarindo24jam.com | Jakarta – Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut terus mengasah ketajaman operasi khusus melalui latihan pasukan khusus (Latpassus) 2026. Skenario latihan kali ini menyasar pada pengambilalihan pesawat yang dibajak di pangkalan udara hingga teknik penjinakan bahan peledak.
Komandan Kopaska Laksamana Pertama TNI Sadarianto memimpin langsung pengecekan kesiapan personel dan material di Markas Komando Kopaska, Surabaya, Jawa Timur, Senin (20/4/2026). Ia menekankan, latihan ini merupakan cara matra laut menjaga profesionalisme prajurit dalam menghadapi ancaman sabotase.
Materi latihan tahun ini dirancang sangat spesifik untuk menghadapi situasi krisis di instalasi strategis. Prajurit elite ini mendalami prosedur penanganan pembajakan pesawat yang berada di pangkalan udara TNI AL.
“Prajurit harus mampu meningkatkan kemampuan operasi khusus. Kami memastikan personel cakap dalam penanganan pembajakan pesawat di pangkalan udara serta pembersihan bahan peledak,” ujar Sadarianto, dikutip dari keterangan Penerangan Kopaska, Rabu (22/4/2026).
Tak hanya soal teknik serangan, aspek keamanan material juga menjadi sorotan utama. Sadarianto menyebut latihan ini sebagai ruang bagi prajurit untuk mengembangkan kemampuan secara berkelanjutan. “Latihan merupakan bagian dari kesiapan prajurit. Di sinilah ruang untuk mengasah kemampuan secara terus-menerus agar kesiapsiagaan tetap optimal,” imbuhnya.
Ia mewanti-wanti para personel agar tidak ceroboh saat berhadapan dengan pemicu ledakan. “Jangan penakut, tetapi juga jangan terlalu berani tanpa perhitungan. Ingat, setiap ledakan tidak bisa diulang dan memiliki konsekuensi yang fatal,” tegas Sadarianto di hadapan pasukannya.
Ia menuntut setiap prajurit untuk menanggalkan pola pikir rutinitas. Bagi Sadarianto, setiap simulasi harus dianggap sebagai misi nyata agar tingkat konsentrasi prajurit berada pada titik tertinggi. “Anggap setiap tahapan sebagai misi baru, bukan sekadar rutinitas. Kita harus memastikan prinsip nihil kecelakaan (zero accident) tetap menjadi prioritas utama selama latihan berlangsung,” pungkasnya.
Latpassus 2026 ini melibatkan sejumlah unsur kekuatan dari satuan Kopaska Koarmada RI. Usai apel gelar pasukan, para prajurit langsung bergerak menjalankan rangkaian skenario taktis untuk menjamin kesiapan tempur alutsista dan personel dalam mendukung tugas TNI Angkatan Laut. (Man/*)







