Jaksa Agung Keras ! Tahan Mantan Kajari Enrekang yang Terima Uang Kasus Korupsi

0
21
Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah, Padeli
Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah, Padeli

Kabarindo24jam.com | Jakarta – Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) pada Kejaksaan Agung (Kejagung) menahan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangka Tengah, Padeli. Padeli ditahan setelah dijerat sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang hingga menerima sejumlah uang saat menjabat sebagai Kajari Enrekang.

“Tim penyidik melakukan penahanan terhadap Tersangka P,” kata Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulisnya yang dikutip, Rabu (24/12/2025). Padeli ditahan di Rumah Tahanan Negara Cabang Kejaksaan Agung. Dia dijerat bersama seseorang berinisial SL.

Namun Anang tak mengungkap identitas ISL. “Untuk kepentingan penyidikan, Tersangka P dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan sejak 22 Desember 2025 di Rumah Tahanan Negara Cabang Kejaksaan Agung,” tutur Anang.

Sebelumnya, Anang menjelaskan Padeli diduga menyalahgunakan wewenang dalam menangani perkara hukum berkaitan dengan pengelolaan dana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di wilayah Enrekang, Sulawesi Selatan, pada 2021-2024. Bahkan, Anang mengatakan Padeli menerima uang senilai Rp 840 juta.

“Penerimaan uang kurang lebih Rp 840 juta bersama inisial ISL (tersangka lain),” kata Anang kepada wartawan di Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (22/12/2025). Anang belum menjelaskan konstruksi perkara itu secara detail. Dia hanya menyebut penyidikan perkara ini bermula dari adanya aduan masyarakat.

“Kami segera tindak lanjuti. Tim intelijen langsung turun. Setelah itu, dilakukan klarifikasi. Setelah cukup, diserahkan ke pengawasan, dan dari pengawasan sudah cukup bukti bahwa yang bersangkutan melakukan perbuatan tercela,” katanya.

Kini, penanganan perkara itu diserahkan kepada penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung. Padeli juga telah dicopot dari jabatannya dan diberhentikan sementara. “Saat ini nanti langsung diberhentikan,” pungkas Anang. (Dul/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini