Sekda Kabupaten Bogor ‘Ingatkan’ Korps Pemadam Kebakaran Tingkatkan Respons Cepat

0
19

Kabarindo24jam.com | Cibinong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan apresiasi dari Bupati Rudy Susmanto atas kesigapan dan kinerja personil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) di markas DPKP, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (8/1/2026).

Apalagi, selama ini kinerja DPKP dinilai masyarakat luas sangat baik dan cepat dalam melayani keluhan serta aduan warga. Diketahui, DPKP Kabupaten Bogor mencatat pada tahun 2025, terdapat 1.889 kegiatan penyelamatan (rescue), 297 kali kejadian kebakaran, dengan 3 kecamatan kejadian terbanyak, yakni Cibinong 33 kejadian, Citereup 30 kejadian dan Gunung Putri 29 kejadian.

Mengutip arahan Bupati Rudy Susmanto, Sekda Ajat menekankan kepada seluruh anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan harus selalu siap siaga untuk menghadapi situasi kebakaran maupun penyelamatan yang dibutuhkan warga.

Dalam siaran pers Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bogor pada Jumat (9/1/2026), Ajat mengungkapkan, bahwa selama ini Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menjadi garda terdepan untuk menjaga keselamatan masyatakat dari ancaman kebakaran maupun situasi darurat lainnya.

Bupati Rudy, lanjut Ajat, menyebut ukuran keberhasilan pelayanan dari masyarakat salah satunya adalah response time. Karenanya, response time yang cepat sangat penting untuk meminimalisir kerugian ataupun munculnya korban.

“Ukuran keberhasilan pelayanan kepada masyarakat salah satunya adalah response time. Semakin cepat respons yang diberikan, semakin besar peluang untuk meminimalisasi dampak dan kerugian akibat kebakaran,” kata Ajat yang hadir di markas DPKP dengan mengenakan seragam kebesaran korps pemadam kebakaran.

“Oleh karena itu, analisis kebutuhan layanan, baik dari sisi personel, peralatan, maupun wilayah rawan kebakaran, terus dilakukan secara mendalam,” sambung dia seraya menyebutkan pesan Bupati Bogor agar seluruh personil DPKP dapat terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme.

Selain itu, menjaga integritas dan disiplin sebagai kunci utama kepercayaan publik. Serta, memperkuat koordinasi lintas sektor dengan perangkat daerah, TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya. “Keempat, merawat dan menjaga seluruh aset negara sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat,” ujarnya. (Cok/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini