Kabarindo24jam.com | Indramayu, 12 Juli 2026 – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan sebuah mobil pikap dan dua truk terjadi di Jalan Pantura, tepatnya di Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu (12/7/2026). Hingga Minggu malam, aparat mengonfirmasi sebanyak 11 orang meninggal dunia, sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari aparat di lapangan, mobil pikap jenis Daihatsu Grand Max mengangkut sekitar 17 orang yang diduga merupakan rombongan pengantar calon pengantin. Kendaraan tersebut kemudian terlibat kecelakaan dengan dua truk Hino, yakni truk wing box dan truk bak, di jalur nasional Pantura Indramayu.
Hasil penyelidikan awal menyebutkan kecelakaan bermula ketika mobil pikap berada di lajur kanan atau melakukan manuver di badan jalan.
Dari arah belakang, sebuah truk Hino wing box diduga tidak sempat menghindar sehingga menabrak bagian belakang pikap. Benturan keras membuat pikap terdorong ke jalur berlawanan hingga kembali bertabrakan dengan truk Hino lainnya yang datang dari arah berlawanan. Kronologi tersebut masih merupakan hasil pemeriksaan awal dan akan dipastikan melalui proses penyidikan lebih lanjut.
Tim gabungan dari Satlantas Polres Indramayu, petugas pemadam kebakaran, tenaga medis, serta warga sekitar melakukan evakuasi terhadap para korban yang sebagian terjepit di dalam bak kendaraan. Seluruh korban kemudian dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis dan proses identifikas
Data Korban Sementara
Korban meninggal dunia: 11 orang.
Korban luka-luka: masih dalam pendataan resmi oleh kepolisian dan rumah sakit.
Identitas lengkap korban: belum diumumkan secara resmi hingga Minggu malam, 12 Juli 2026. Aparat masih melakukan proses identifikasi dan pemberitahuan kepada keluarga masing-masing.
Dasar Penyelidikan Polisi
Satlantas Polres Indramayu masih melakukan penyelidikan dengan:
Olah tempat kejadian perkara (TKP).
Pemeriksaan terhadap pengemudi kendaraan yang terlibat.
Pemeriksaan saksi-saksi di lokasi.
Arus lalu lintas di Jalur Pantura Indramayu yang sempat mengalami kemacetan akibat proses evakuasi telah kembali berangsur normal setelah kendaraan yang terlibat dipindahkan dari lokasi.
(Ls/*)







