Bupati Bogor Dorong Pasar Petani Garuda Jadi Model Penguatan Sentra Pertanian Daerah

0
19

Kabarindo24jam.com | Cibinong -Kabupaten Bogor memiliki potensi pertanian yang tersebar di berbagai wilayah dan tidak hanya terpusat di Cibinong. Mulai dari petani buah, tanaman hias, hingga sentra ikan konsumsi dan ikan hias menjadi kekuatan yang terus dikembangkan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui penguatan pasar dan sentra produksi petani.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Bogor Rudy Susmanto saat meninjau operasional Pasar Petani Garuda sekaligus menghadiri festival buah yang diinisiasi Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun), Jumat (30/1/2026). Pasar ini diharapkan menjadi ruang temu antara petani lokal dan masyarakat sekaligus sarana promosi hasil pertanian unggulan daerah.

Rudy menjelaskan, pembangunan Pasar Petani Garuda saat ini baru mencapai sekitar 50 persen. Sejumlah fasilitas pendukung seperti lapak, toilet, dan mushola masih dalam proses penyelesaian dan akan dilanjutkan pada tahun ini. Meski demikian, pasar tersebut telah difungsikan sebagai proyek percontohan (pilot project) pengembangan sentra petani di berbagai kecamatan Kabupaten Bogor.

Dalam pengelolaannya, pedagang di Pasar Petani Garuda dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 100 ribu per tahun. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah praktik jual beli lapak sekaligus memastikan seluruh pedagang tercatat resmi di Distanhorbun. Saat ini, sebanyak 71 lapak telah beroperasi dari total 150 lapak yang direncanakan, dan seluruh pedagang akan diikat melalui perjanjian kerja sama.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bogor juga berkomitmen memprioritaskan pengadaan tanaman dan bibit dari petani lokal, termasuk penyaluran bibit gratis seperti varietas alpukat Kabupaten Bogor yang telah tersertifikasi Kementerian Pertanian, disertai pemanfaatan lahan tidur milik daerah, revitalisasi hutan kota, serta pengembangan desa sentra buah di 416 desa dan 19 kelurahan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. (Man*/)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini