Kabarindo24jam.com | Cibinong – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bogor Daerah Pemilih (Dapil) satu memanfaatkan masa reses dengan melakukan kunjungan langsung sekaligus peninjauan bangunan sekolah-sekolah di wilayah Dapil satu yang meliputi Kecamatan Cibinong, Citeureup, Sukaraja dan Babakan Madang.
Hasil dari kunjungan tersebut, para anggota DPRD Dapil satu meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor agar segera melakukan perbaikan menyeluruh untuk semua ruang kelas dan gedung sekolah yang mengalami kerusakan. Salah satunya, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sasanawiyata 02 Sukaraja yang kondisinya mengkhawatirkan dan mengancam keselamatan murid.
“Saya bersama teman-teman anggota DPRD dari Dapil satu mendesak Pemkab Bogor melalui Disdik segera pembangunan baru melalui anggaran perubahan tahun 2026 maupun pada APBD tahun 2027,” kata anggota DPRD Dapil satu yang juga Ketua Komisi II DPRD Ferry Roveo Checanova di SDN 02 Sasanawiyata, Desa Cimandala – Sukaraja, Senin (9/2/2026).
Ferry mengatakan bahwa bangunan SDN Sasanawiyata 02 telah berdiri sejak tahun 1982. Namun, hingga saat ini sekolah tersebut belum pernah mendapatkan bantuan rehabilitasi maupun pembangunan ruang kelas baru dari pemerintah.
“Gedung sekolah ini berdiri sejak tahun 1982, namun belum pernah direhabilitasi atau dibangun ulang. Kondisi bangunannya sudah sangat mengkhawatirkan, tiang-tiang penyangga pun sudah lapuk dan struktur beton mulai rapuh, jadi kondisinya sangat mengkhawatirkan,” kata dia.
Karena itu, Ferry mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor untuk membangun sekolah baru untuk SDN Sasanawiyata 02. “Kami berharap, Pemkab Bogor dapat segera menindaklanjuti kondisi tersebut demi menjamin keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar bagi para siswa,” ucapnya.
Dalam kunjungan tersebut anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Daerah Pemilihan (Dapil) satu masih menemukan sekolah dengan kondisi rusak berat. Ia pun menyebutkan bahwa hal tersebut merupakan bentuk kelalaian dirinya sebagai wakil rakyat.
Kunjungan ke SDN Sasanawiyata 02 ini merupakan inisiatif Ferry mewakili teman-teman DPRD Kabupaten Bogor yang berasal dari Dapil satu. “Ini merupakan kesalahan dan kelalaian saya. Selama tujuh tahun menjabat sebagai anggota dewan, ternyata masih ada sekolah dengan kondisi yang sangat memprihatinkan,” kata Ferry.
Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, H. Achmad Maulana, menyatakan dukungannya untuk mendorong peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di wilayah Dapil satu yang merupakan perkotaan dan sangat dekat dengan pusat pemerintahan Kabupaten Bogor.
“Kita tidak lagi berbicara lintas komisi, tetapi lintas Dapil I. Sekolah-sekolah dengan kondisi bangunan rusak akan kita dorong agar menjadi prioritas, baik untuk pembangunan baru maupun rehabilitasi,” kata politisi Partai Golkar tersebut. (Dul/*)





