Hadapi Peperangan Modern, TNI AU Uji Kesiapan Operasional, Gelar Latihan Angkasa Yudha

Oplus_131072

Kabarindo24jam.com | Jakarta – Jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya Angkatan Udara (AU) harus terus melakukan upaya mengantisipasi dinamika ancaman yang semakin kompleks seiring dengan perubahan karakter peperangan modern saat ini.

Ancaman tersebut tidak hanya berasal dari pertempuran udara konvensional, tetapi juga melalui pemanfaatan drone, rudal presisi, hingga serangan siber (internet) yang dapat memengaruhi efektivitas operasi militer.

Bacaan Lainnya

Hal itulah yang kemudian mendorong markas besar TNI AU untuk terus meningkatan kesiapsiagaan serta kemampuan adaptasi personelnya, termasuk juga peningkatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang terus diupayakan dan dilakukan.

Untuk menguji kesiapan operasional jajarannya, TNI AU bakal menggelar Latihan Angkasa Yudha 2026 dalam waktu dekat ini. Selain kesiapan operasional, latihan ini juga untuk memperkuat koordinasi antarsatuan, serta meningkatkan kemampuan dalam menghadapi berbagai skenario ancaman modern.

Terkait hal tersebut, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal M Tonny Harjono menekankan pentingnya penyusunan skenario latihan yang disesuaikan dengan kondisi nyata di medan operasi, termasuk mengakomodasi berbagai kemungkinan terburuk yang dapat terjadi dalam pelaksanaan tugas.

Menurut perwira tinggi bintang empat tersebut, latihan yang semakin realistis dan terintegrasi akan memperkuat kesiapan operasi udara nasional dalam menghadapi dinamika ancaman modern dan menjaga kedaulatan udara Indonesia.

“Ancaman udara tanpa awak juga harus mulai kita akomodasi secara lebih konseptual dalam skenario latihan,” ujar Marsekal Tonny dalam keterangannya yang dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Jumat (29/5/2026).

Marsekal Tonny kemudian meminta agar hasil evaluasi Latihan Angkasa Yudha sebelumnya dijadikan sebagai pijakan untuk menyempurnakan konsep maupun pelaksanaan latihan ke depan. Dengan demikian, latihan tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kesiapan operasi TNI AU secara nyata.

Sebelumnya diketahui, mabes TNI AU telah menggelar rapat Rencana Garis Besar (RGB) Latihan Angkasa Yudha 2026 yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono di Mabesau, Jakarta, Selasa (26/5). Rapat itu digelar untuk mematangkan persiapan latihan Angkasa Yudha. (Cok/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *