Kabarindo24jam.com | Washington D.C.- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan pembatalan rencana perjalanan terkait pembahasan dengan Iran dan memilih melanjutkan komunikasi melalui jalur telepon, menyusul ketidaksesuaian terhadap dokumen yang dibahas, sebagaimana disampaikan dalam pernyataan publik melalui akun resminya, ” platform Truth Social.”
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa rencana perjalanan yang berkaitan dengan pembicaraan bersama Iran telah dibatalkan. Keputusan tersebut disampaikan langsung dalam pernyataan publik yang diunggah melalui akun resminya.
Trump menjelaskan bahwa langkah itu diambil karena dokumen yang menjadi bahan pembahasan dinilai belum memenuhi harapan. Selain itu, ia menilai perjalanan bolak-balik dengan durasi panjang tidak efisien dalam kondisi saat ini.
” Kami membatalkan perjalanan. Kami memiliki semua keunggulan. Kami tidak akan menghabiskan 18 jam di pesawat bolak-balik hanya untuk menerima dokumen yang tidak cukup baik,” ujar Trump dalam pernyataannya.
Ia menambahkan bahwa komunikasi antara kedua pihak tetap terbuka dan dapat dilakukan kapan saja melalui sambungan telepon. Trump juga kembali menegaskan posisi Amerika Serikat dalam proses tersebut.
Hingga saat ini, belum terdapat tanggapan resmi dari pihak Iran terkait pernyataan tersebut.
Rincian lebih lanjut mengenai isi dokumen maupun agenda lanjutan pembicaraan juga belum diumumkan.
Situasi ini menunjukkan bahwa jalur komunikasi antara Amerika Serikat dan Iran masih berlangsung, meskipun pertemuan langsung untuk sementara tidak dilakukan.
(Ls/.)







