Puluhan Tewas dalam Ledakan Fasilitas Penyimpanan Bahan Peledak di Myanmar

Kabarindo24jam.com | Namhkam, Myanmar – Sedikitnya 55 orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka setelah ledakan besar mengguncang sebuah fasilitas penyimpanan bahan peledak di wilayah Namhkam,
Negara Bagian Shan, Myanmar,
Minggu (31/5) waktu setempat.

Otoritas setempat dan tim penyelamat masih melakukan proses pencarian serta pendataan korban.
Insiden terjadi di kawasan Kaungtup atau Kaung Tat, sebuah desa yang berada di Namhkam Township dekat perbatasan Myanmar–China. Menurut laporan tim penyelamat yang berada di lokasi, ledakan menyebabkan kerusakan luas pada permukiman warga dan memicu korban jiwa dalam jumlah besar.

Bacaan Lainnya

Sejumlah laporan media internasional menyebut korban tewas mencapai sedikitnya 55 orang, sementara lebih dari 60 orang lainnya mengalami luka-luka.

Namun angka tersebut masih dapat berubah seiring berlanjutnya proses evakuasi dan verifikasi di lapangan.

Para petugas penyelamat dilaporkan telah mengevakuasi puluhan korban dari lokasi ledakan.

Beberapa korban luka dilaporkan telah dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan medis.
Ledakan dilaporkan berasal dari bangunan yang digunakan untuk menyimpan bahan peledak keperluan pertambangan dan pemecahan batu.

Kelompok Ta’ang National Liberation Army (TNLA), yang menguasai wilayah tersebut, menyatakan bahan peledak jenis gelignite disimpan oleh departemen ekonomi mereka untuk aktivitas pertambangan. TNLA juga menyebut penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan.

Dampak ledakan tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga merusak lebih dari 100 rumah di sekitar lokasi. Foto dan rekaman yang beredar menunjukkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan berat akibat gelombang ledakan.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi yang memastikan penyebab insiden tersebut. Tim penyelamat dan pihak berwenang setempat masih melakukan pencarian korban serta penanganan darurat bagi warga terdampak.

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *