Berbagi Kebahagiaan di Hari Kemerdekaan, Kapolres Bogor Renovasi Rumah Warga Tak Mampu

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Bogor Kompol Nur Istiono, S.I.K., M.H., Kabag Ops Polres Bogor Kompol Wily Yulistiyo, S.I.K., M.I.K., memberikan bantuan renovasi rumah tidak layak huni kepada masyarakat tidak mampu

Kabarindo24jam.com | Cibinong – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bogor Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wikha Ardilestanto dan jajaran Polres Bogor merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 dengan menyerahkan ‘kado Istimewa’ untuk 8 warga kurang mampu di wilayahnya, yaitu rumah yang telah direnovasi.

Melalui program Rumah ASRI, AKBP Wikha melakukan renovasi bedah rumah warga kurang mampu di Kabupaten Bogor. Dengan tambahan 8 rumah itu, kini total sudah ada 21 rumah warga Bogor yang direnovasi.

Bacaan Lainnya

“Saat ini, total 21 keluarga kurang mampu di bumi Tegar Beriman resmi ‘terbebas’ dari kondisi rumah tidak layak huni (rutilahu). Delapan rumah ini, melengkapi belasan rumah yang sudah kita rehab,” kata AKBP Wikha dalam keterangannya yang dikutip, Selasa (18/8/2026).

Program kemanusiaan yang terbagi dalam dua tahap ini, yakni 13 unit pada tahap awal dan 8 unit pada tahap kedua, telah mentransformasi rumah-rumah warga menjadi hunian yang kokoh, bersih, dan asri.

AKBP Wikha menyerahkan langsung bantuan renovasi bedah rumah tersebut diiringi rasa haru dan sujud syukur dari para penerima manfaat. Menurutnya, esensi tertinggi peringatan hari kemerdekaan adalah hadirnya kebahagiaan dan kepastian hidup yang layak bagi rakyat kecil.

“Melalui penyerahan 21 unit Rumah Asri lintas tahap ini, Polres Bogor ingin memastikan bahwa tidak ada warga yang tertinggal dalam menikmati hasil-hasil pembangunan dan kepedulian sosial di hari kemerdekaan bangsa,” imbuh Kapolres Wikha.

Sebagai informasi, Program Rumah ASRI (Aman, Sehat, Rapi/Resik, dan Indah) oleh Polri adalah inisiatif sosial dan kemanusiaan untuk merenovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) milik warga kurang mampu.

Sasaran utama program ini ialah warga kurang mampu yang memiliki rumah tidak layak huni agar menjadi hunian yang kokoh, bersih, dan sehat. Bentuk kegiatannya berupa perbaikan atau bedah total struktur bangunan rumah. Tentunya, melalui kegiatan ini, dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui aksi gotong royong dan kepedulian sosial. (Cok)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *