Rabu, 17 Agustus 2022

AHY Murka, Jendral Purn Moeldoko Ketua Umum Demokrat Versi KLB

JAKARTA – Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021) tetap bergulir meskipun ditentang keras oleh DPP Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Suka tak suka, KLB yang dimotori para pendiri Demokrat itu telah memilih Jendral Purn TNI Moeldoko sebagai ketua umum yang baru.

Dalam sidang KLB yang menghebohkan dunia politik nasional itu, peserta KLB mengajukan dua nama sebagai calon ketua umum, yakni Moeldoko dan mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie. Dan saat Pimpinan Sidang, Jhoni Allen, membacakan voting, mayoritas peserta KLB mendukung Moeldoko.

“Dengan ini memutuskan Bapak Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025,” kata Pimpinan Sidang Jhoni Allen. KLB juga menetapkan Marzuki Alie yang juga mantan Sekretaris Jendral Demokrat, sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat periode 2021-2025.

“Sehingga dengan keputusan ini, maka Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinyatakan demisioner,” kata Jhoni Allen di meja pimpinan sidang yang disambut gemuruh dan aplus seribuan kader Demokrat. Akan tetapi, Moeldoko tidak hadir di lokasi KLB lantaran masih di tengah perjalanan.

Karenanya, panitia acara KLB langsung menghubungi Moeldoko melalui telepon seluler. Saat itu dijelaskan, bahwa namanya terpilih hasil pilihan mayoritas peserta dan langsung ditetapkan sebagai Ketua Umum. “Saya terima, terima kasih,” jawab Moeldoko.

Baca Juga :  Hendropriyono Merasa Terhina atas Pemberitaan Dirinya Melobi Presiden untuk Menantunya

Namun sebelumnya, Moeldoko menanyakan komitmen para kader dalam membesarkan Partai Demokrat. “Saya berterima kasih, tapi sebelumnya ada beberapa pertanyaan saya kepada peserta forum, apakah pemilihan di kongres sudah dilakukan sesuai AD/ART partai?”.

Kemudian, ia juga menanyakan kesiapan kader untuk bergotong royong demi kepentingan nasional. “Apa kalian siap membangun partai dan memegang teguh komitmen demi bangsa dan negara tanpa kepentingan pribadi?” tanya dia yang lalu dijawab kesiapan peserta KLB.

Menanggapi KLB tersebut, AHY meresponnya dengan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly untuk tidak mengesahkan hasil KLB tersebut oleh karena KLB itu ilegal dan jelas melawan hukum.

“Saya meminta dengan hormat kepada bapak Presiden khususnya, dan Menkumham untuk tidak memberikan pengesahan dan legitimasi kepada KLB ilegal yang jelas-jelas melawan hukum tadi,” kata AHY, dalam konferensi pers di kantor DPP Demokrat, Jakarta.

AHY mengaku, sudah menyiapkan tim hukum. Pihaknya akan melaporkan siapa pun yang terlibat dalam KLB tersebut. “Langkah yang akan kami tempuh setelah ini adalah melalui tim hukum yang sudah kami persiapkan. Melaporkan panitia dan siapa pun yang tadi terlibat dalam KLB,” ujarnya. (Sutan/Leo/CP)

Latest news

Baca Juga :  Arus Bawah Ingin Usep Supratman Jabat Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor

Ulama di Jawa Barat Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024-2029

CIANJUR -- Mantan anggota DPR RI dua periode yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memang sosok fenomenal dan kharismatik. Tak heran, ketika...

Partai Berkarya Gelar Upgrading Pengurus DPP untuk Hadapi Pemilu

KARAWANG -- Partai Berkarya kubu Ketua Umum Mayjend Purn TNI Muchdi Purwopranjono menggelar upgrading Pengurus DPP atau pembekalan materi khusus dalam rangka persiapan dan...

Pemilih Partai Nasdem Lebih Menghendaki Ganjar Ketimbang Anies

JAKARTA - Setelah Partai NasDem merekomendasikan tiga calon presiden 2024 hasil rakernas, yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Andika Perkasa, Lembaga survei Saiful Mujani...

KPU Luncurkan Pembukaan Pemilu 2024, Pemerintah Dukung Penuh

JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia secara resmi meluncurkan tahapan awal Pemilu 2024 di Jakarta, Selasa malam (14/6/2022). Acara ini dihadiri Ketua...

Versi Charta Politika, Elektabilitas Ganjar Libas Prabowo dan Anies

JAKARTA -- Berbagai lembaga survei seolah-olah tengah berlomba untuk merebut kepercayaan masyarakat luas dengan merilis hasil survei terkait pemilu, pilkada maupun Pilpres. Senin (13/6/2022),...
- Advertisement -

Related news

Ulama di Jawa Barat Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024-2029

CIANJUR -- Mantan anggota DPR RI dua periode yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memang sosok fenomenal dan kharismatik. Tak heran, ketika...

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Sekretaris Kompolnas Dituding Jadi Pembela Irjen Sambo

JAKARTA -- Komentar dan pernyataan Sekretaris Lembaga Kompolnas Benny Mamoto dalam wawancara di beberapa televisi nasional menuai kritik dari masyarakat luas lantaran dianggap lebih...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here