Jumat, 18 Juni 2021

AHY Murka, Jendral Purn Moeldoko Ketua Umum Demokrat Versi KLB

JAKARTA – Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021) tetap bergulir meskipun ditentang keras oleh DPP Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Suka tak suka, KLB yang dimotori para pendiri Demokrat itu telah memilih Jendral Purn TNI Moeldoko sebagai ketua umum yang baru.

Dalam sidang KLB yang menghebohkan dunia politik nasional itu, peserta KLB mengajukan dua nama sebagai calon ketua umum, yakni Moeldoko dan mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie. Dan saat Pimpinan Sidang, Jhoni Allen, membacakan voting, mayoritas peserta KLB mendukung Moeldoko.

“Dengan ini memutuskan Bapak Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025,” kata Pimpinan Sidang Jhoni Allen. KLB juga menetapkan Marzuki Alie yang juga mantan Sekretaris Jendral Demokrat, sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat periode 2021-2025.

“Sehingga dengan keputusan ini, maka Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinyatakan demisioner,” kata Jhoni Allen di meja pimpinan sidang yang disambut gemuruh dan aplus seribuan kader Demokrat. Akan tetapi, Moeldoko tidak hadir di lokasi KLB lantaran masih di tengah perjalanan.

Karenanya, panitia acara KLB langsung menghubungi Moeldoko melalui telepon seluler. Saat itu dijelaskan, bahwa namanya terpilih hasil pilihan mayoritas peserta dan langsung ditetapkan sebagai Ketua Umum. “Saya terima, terima kasih,” jawab Moeldoko.

Baca Juga :  Hendropriyono Merasa Terhina atas Pemberitaan Dirinya Melobi Presiden untuk Menantunya

Namun sebelumnya, Moeldoko menanyakan komitmen para kader dalam membesarkan Partai Demokrat. “Saya berterima kasih, tapi sebelumnya ada beberapa pertanyaan saya kepada peserta forum, apakah pemilihan di kongres sudah dilakukan sesuai AD/ART partai?”.

Kemudian, ia juga menanyakan kesiapan kader untuk bergotong royong demi kepentingan nasional. “Apa kalian siap membangun partai dan memegang teguh komitmen demi bangsa dan negara tanpa kepentingan pribadi?” tanya dia yang lalu dijawab kesiapan peserta KLB.

Menanggapi KLB tersebut, AHY meresponnya dengan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly untuk tidak mengesahkan hasil KLB tersebut oleh karena KLB itu ilegal dan jelas melawan hukum.

“Saya meminta dengan hormat kepada bapak Presiden khususnya, dan Menkumham untuk tidak memberikan pengesahan dan legitimasi kepada KLB ilegal yang jelas-jelas melawan hukum tadi,” kata AHY, dalam konferensi pers di kantor DPP Demokrat, Jakarta.

AHY mengaku, sudah menyiapkan tim hukum. Pihaknya akan melaporkan siapa pun yang terlibat dalam KLB tersebut. “Langkah yang akan kami tempuh setelah ini adalah melalui tim hukum yang sudah kami persiapkan. Melaporkan panitia dan siapa pun yang tadi terlibat dalam KLB,” ujarnya. (Sutan/Leo/CP)

- Advertisement -

Latest news

Bikin Berbagai Gebrakan, DPR RI Puji Kinerja Kapolri Listyo Sigit

JAKARTA -- Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selama beberapa bulan terakhir. Herman menyebut digitalisasi...
Baca Juga :  DPR Hentikan Pembahasan RUU Pemilu, Pilkada Serentak Tetap Digelar 2024

Ada Apa PDIP dengan Ganjar Pranowo? Capres Tertinggi Popularitasnya Malah Diabaikan

JAKARTA -- Popularitas kader PDI Perjuangan yang menjabat Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, melesat tinggi dari hasil survei berbagai lembaga konsultan dan survei politik...

Hendropriyono Merasa Terhina atas Pemberitaan Dirinya Melobi Presiden untuk Menantunya

JAKARTA -- Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal TNI Prof Dr Abdullah Mahmud Hendropriyono atau sering disebut A.M. Hendropriyono merasa geram dan terhina atas...

Selenggarakan Rapimnas Ilegal, Sekjen Seknas Jokowi Dipecat Pengurus Wilayah

JAKARTA -- Sekretaris Jendral (Sekjen) demisioner DPN Seknas Jokowi Dedy Mawardi menggelar Rapat Pimpinan Nasional atau Rapimnas, namun hal itu ditolak oleh Pengurus Dewan Pimpinan...

Rizieq Shihab Menuding Kerja Intelijen, Diaz Hendropriyono Tertawa Geli

JAKARTA -  Nama staf khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) bidang Intelijen yang juga elit Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Diaz Hendropriyono mendadak ngetop lagi....
- Advertisement -

Related news

Kepala BNN Rotasi Belasan Pejabat Strategis, Brigjen Sukawinaya Jadi Sekretaris Utama

JAKARTA -- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Petrus Golosse mempromosikan Brigjen Pol I Wayan Sukawinaya, ke jabatan strategis di lingkungan BNN sebagai Sekretaris...

Di Tengah Hiruk Pikuk Soal Calon Panglima TNI, KPK Tagih LHKPN Jendral Andika

JAKARTA -- Hiruk pikuk di ranah publik terkait dengan wacana pergantian Panglima TNI yang memunculkan nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Andika Perkasa...

Ajang Pemilihan Presiden 2024 Ditentukan oleh Tiga Ketua Umum Parpol Besar

JAKARTA -- Lembaga konsultan dan survei politik terkemuka di tanah air, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, menyebutkan bahwa pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang...

Serap Aspirasi dan Komunikasi dengan Masyarakat, Bupati Bogor Gelar Boling

CIBINONG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar program Rebo Keliling (Boling) secara daring dan luring di Kecamatan Klapanunggal. Bupati Bogor Ade Yasin memastikan bahwa...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here