Kamis, 2 Desember 2021

Arsjad Rasjid Canangkan Empat Program Kadin untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

JAKARTA – Bos Grup Indika Energy sekaligus Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Arsjad Rasjid, menilai usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM) sejatinya adalah pondasi ekonomi Indonesia. Karena itu, Arsjad menegaskan perlu adanya upaya pengembangan dan pemberdayaan UMKM di masa pandemi Covid – 19 guna membangkitkan kembali perekonomian nasional maupun daerah.

Untuk membangkitkan semua sektor usaha tersebut, lanjut Arsjad, yang paling penting adalah faktor kesehatan, dalam hal ini penanganan virus Covid harus tuntas dulu, salah satunya dengan kesadaran yang tinggi mengikuti vaksinasi Covid. Karena jika semua sudah sehat maka akselerasi dalam upaya meningkatkan perekonomian akan lebih maksimal.

“Kemudian, melakukan kolaborasi antara pusat dan daerah dalam upaya pemulihan ekonomi melalui berbagai program, diantaranya pemberdayaan UMKM,” kata Arsjad dalam pidatonya saat mendeklarasikan diri sebagai calon Ketua Umum Kadin periode 2021 – 2026 ini di Jakarta, Jumat (26/3/2021).

Arsjad melanjutkan, hal kesehatan menjadi salah satu fokus dirinya dari empat program dalam upaya memajukan perekonomian jika kelak terpilih memimpin Kadin Indonesia. Empat program yang dimaksud, pertama masalah kesehatan, kedua pemulihan ekonomi nasional dan daerah, ketiga kewirausahaan dan terakhir perbaikan internal organisasi.

“Saya bertekad membangun Kadin tumbuh secara inklusif dan kolaboratif. Kadin sebagai rumah kita bersama. Rumah kita untuk tumbuh secara inklusif artinya kita perlu merangkul setiap pengusaha, besar maupun kecil, hingga ke pelosok Indonesia,” papar Arsyad yang juga Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila itu.

Baca Juga :  Penyadapan dan Penggeledahan Tak Perlu Izin Pengawas, KPK Tindaklanjuti Putusan MK

Lebih dari itu, katanya lagi, dirinya akan menjadikan Kadin sebagai rumah bersama untuk berkolaborasi, semua bekerja sama berkolaborasi dengan memperkuat peran swasta (pengusaha besar dan para pelaku UMKM) sebagai tulang punggung pemulihan ekonomi nasional.

Arsjad Rasjid pun menegaskan komitmennya untuk membantu dunia usaha dan mendukung program dan kebijakan pemerintah. “Saat ini Kadin perlu terus mendorong pemerataan stimulus ekonomi dan pengembangan program hingga ke daerah-daerah yang membutuhkan,” imbuhnya.

Menutup paparan visi-misinya, Arsjad Rasjid pun menegaskan niatnya menjadi calon pemimpin Kadin. “Dengan mengucap bismillahirahmanirrahim, Saya Arsjad Rasjid dengan doa dan dukungan ibu-ibu dan bapak-bapak dengan ini mendeklarasikan kesiapan dan tekad saya untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2021 -2026,” pungkasnya.

Wajib Mendukung 

Sementara itu, Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (MPN-PP), Japto Soerjosoemarno menyatakan dukungannya kepada Arsjad Rasjid yang adalah salah satu SDM terbaik yang dimiliki PP. “Tentunya setiap komponen aktivis, kader, pengurus PP yang ada di Kadin wajib mendukung Arsjad sebagai calon ketua umum Kadin,” kata Japto.

Japto mengatakan, ke depan Kadin memiliki tugas bukan hanya mengangkat pedagang besar dan UMKM, namun juga pedagang kaki lima. Sehingga, ia berharap para pedagang kaki lima bisa merasakan kenikmatan berusaha di Indonesia. (Louis/CP)

Latest news

Baca Juga :  Penyadapan dan Penggeledahan Tak Perlu Izin Pengawas, KPK Tindaklanjuti Putusan MK

Tidak Hormati MPR, Presiden Didesak Copot Sri Mulyani

JAKARTA -- Sikap tidak menghormati dan cenderung menyepelekan keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), membuat para pimpinan MPR geram dan kemudian mendesak Presiden...

DPR Setujui Deputi Gubernur Bank Indonesia yang Baru

JAKARTA -- Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan untuk menyetujui Juda Agung dan Aida Budiman menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal tersebut diambil...

Bentrok Anggota Kopassus dengan Personil Brimob Bikin Geram Panglima TNI

JAKARTA -- Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jendral Andika Perkasa seketika merasa gusar dan kecewa mendengar kabar Satgas Nanggala Kopassus TNI AD terlibat bentrokan dengan...

Percepatan Muktamar NU Terus Disuarakan, PBNU Harus Patuhi Rais Am

SURABAYA -- Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur secara resmi mendukung percepatan penyelenggaraan Muktamar NU ke-34 di Lampung pada 17 Desember 2021 yang sesuai...

KPK Minta Pengusaha dan Pejabat Jangan Lagi Lakukan Praktik Suap Menyuap

JAKARTA -- Kalangan atau para pengusaha di seluruh tanah air, khususnya yang mengerjakan proyek-proyek pemerintah, diminta agar jangan lagi memberi suap kepada penyelenggara negara. Praktik...
- Advertisement -

Related news

Tidak Hormati MPR, Presiden Didesak Copot Sri Mulyani

JAKARTA -- Sikap tidak menghormati dan cenderung menyepelekan keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), membuat para pimpinan MPR geram dan kemudian mendesak Presiden...

Panitia Reuni 212 Belum Minta Ijin ke Polres Bogor dan Satgas Covid

BOGOR -- Kepolisian Resort (Polres) Bogor menegaskan bahwa pihaknya belum mengeluarkan izin untuk kegiatan reuni 212 yang akan dilaksanakan di Masjid Az-Zikra Sentul, Citeureup,...

DPR Setujui Deputi Gubernur Bank Indonesia yang Baru

JAKARTA -- Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan untuk menyetujui Juda Agung dan Aida Budiman menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal tersebut diambil...

Percepat Gerak Birokrasi, PNS Boleh Berpindah-pindah Instansi

JAKARTA -- Menpan RB alias Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, menyatakan kementerian yang dipimpinnya saat ini terus berupaya merombak sistem kerja...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here