Kabarindo24jam.com |DARWIN – Bangladesh berada dalam posisi kuat setelah tiga hari pertandingan Test pertama melawan Australia di Marrara Stadium, Darwin, 13–17 Agustus 2026. Tim tamu mencatat keunggulan besar pada babak pertama sebelum Australia kembali kehilangan tiga wicket pada innings keduanya. Pertandingan ini merupakan bagian dari NRMA Insurance Northern Australia Test Series dan menjadi salah satu dari dua Test dalam rangkaian tur Bangladesh ke Australia 2026.
Cricket Australia menjadwalkan Test kedua di Mackay pada 22–26 Agustus.
Australia hanya mencetak 198
Australia memenangkan toss dan memilih melakukan batting lebih dahulu. Keputusan tersebut tidak menghasilkan skor besar setelah tuan rumah hanya mampu membuat 198 all out dalam 53 over.
Steve Smith menjadi pencetak angka terbanyak Australia dengan 71 run. Penampilan tersebut membantu Australia melewati tekanan awal, tetapi Bangladesh mampu mempertahankan disiplin bowling hingga seluruh pemain Australia tersingkir. Hasan Mahmud menjadi bowler paling menonjol dengan 6/55, sementara Taskin Ahmed dan Ebadot Hossain masing-masing mengambil dua wicket.
Australia kemudian memasuki fase pertandingan yang semakin sulit setelah Bangladesh mampu memberikan respons kuat dengan bat.
Tanzid Hasan cetak sejarah
Bangladesh menguasai sebagian besar Day 2. Pembuka Tanzid Hasan Tamim mencetak 101 run dari 197 bola, century Test pertamanya sekaligus century pertama pemain Bangladesh di tanah Australia. Najmul Hossain Shanto turut memberikan kontribusi penting dengan 84 run, sedangkan Mominul Haque membuat 49 dan Mushfiqur Rahim 36.
Pada akhir Day 2, Bangladesh mencapai 351/6, unggul 153 run atas Australia.
Bangladesh menembus 426
Memulai Day 3 dengan skor 351/6, Bangladesh melanjutkan innings hingga mencapai 426 all out. Mehidy Hasan Miraz menjadi salah satu kunci perpanjangan innings Bangladesh dengan kontribusi 66 run.
Total tersebut memberikan Bangladesh keunggulan 228 run atas Australia pada babak pertama dan menjadi salah satu total Test terbesar dalam sejarah tim Bangladesh.
Australia mendapatkan enam wicket dari Josh Hazlewood. Pemain fast bowler tersebut mencatat 6/89 sekaligus mencapai tonggak 300 wicket Test. Hazlewood menjadi salah satu pemain Australia yang mencapai angka tersebut dalam sejarah Test.
Performa bowling Hazlewood belum cukup untuk menghapus keunggulan Bangladesh.
Australia memulai innings kedua dengan tugas berat karena harus menghapus defisit 228 run sebelum dapat memikirkan target kemenangan. Jake Weatherald menjadi wicket pertama setelah gagal mencetak angka.
Travis Head kemudian tersingkir dengan skor 17, disusul Marnus Labuschagne dengan 31.
Australia pun berada di posisi 73/3, dengan Steve Smith masih berada di crease. Situasi tersebut membuat Australia masih tertinggal cukup jauh dan membutuhkan partnership besar untuk mengembalikan pertandingan ke jalur yang lebih seimbang.
Tekanan terhadap Australia juga terlihat dari sejumlah peluang yang tidak berhasil diamankan.
Pada Day 3, Steve Smith sempat gagal mengamankan peluang tangkapan ketika Bangladesh sedang membangun total besar. Sebelumnya Cameron Green juga kehilangan kesempatan menangkap Mehidy Hasan Miraz pada penghujung Day 2.
Kesalahan-kesalahan di lapangan tersebut memberi Bangladesh kesempatan mempertahankan pemain penting mereka lebih lama.
(Ls/*)







