Banjir Bandang Terjang Loho Nias Selatan, Satu Pengendara Terseret Arus

Kabarindo24jam.com | NIAS SELATAN – Banjir bandang menerjang kawasan sekitar Jembatan Loho, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, pada Senin (7/9/2026) setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Luapan air dilaporkan menutup badan jalan dengan ketinggian sekitar satu meter dan disertai arus yang cukup deras.
Peristiwa tersebut sempat membahayakan pengguna jalan.

Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan terjebak ketika arus air meningkat secara cepat. Pengendara tersebut kemudian terseret arus sebelum berhasil menyelamatkan diri dengan berpegangan pada ranting pohon.

Bacaan Lainnya

Tim gabungan yang terdiri atas unsur Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nias Selatan dan warga setempat kemudian melakukan pertolongan.

Pengendara tersebut berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan mendapat penanganan medis di Klinik Pratama Glendo, kawasan Simpang Loho, Fanayama.

Dalam laporan terbaru yang terbit Selasa (8/9) pagi, korban disebut dalam kondisi aman. Sepeda motor yang sempat terbawa arus juga dilaporkan berhasil diamankan oleh petugas setelah proses evakuasi.

Banjir tidak hanya terjadi di kawasan Loho. Pada hari yang sama, genangan juga dilaporkan merendam sejumlah ruas jalan di wilayah Nias Selatan setelah hujan deras berlangsung sekitar dua jam. BPBD Nias Selatan disebut turun melakukan pemantauan dan menyiapkan evakuasi apabila kondisi kembali membahayakan.

Penanganan juga dilakukan di kawasan Jalan Saonigeho Km 3, Kecamatan Teluk Dalam. Tim Penanggulangan Banjir Pangkalan TNI AL Nias mengerahkan 15 personel dan satu truk operasional untuk membantu warga yang kesulitan melintasi genangan.

Di titik tersebut, petugas membantu warga melintasi genangan menggunakan kendaraan operasional. Sejumlah sepeda motor warga yang mengalami kendala akibat terendam air juga dibantu untuk dipindahkan dari lokasi banjir.

informasi terbaru pada Selasa (8/9/2026) siang, belum ditemukan keterangan resmi yang cukup untuk memastikan banjir di sekitar Jembatan Loho telah surut sepenuhnya, akses jalan sudah kembali normal, atau tidak ada lagi genangan di titik tersebut.
Karena itu, kondisi Loho masih perlu diperlakukan sebagai wilayah yang dalam pemantauan.

Informasi BMKG untuk kawasan Kepulauan Nias pada 8 September menunjukkan masih terdapat potensi hujan. Prakiraan BMKG untuk perairan timur Kepulauan Nias bahkan mencatat potensi hujan ringan pada sejumlah periode 8 September.

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *