Rabu, 17 Agustus 2022

Bansos Pemprov Jabar di Tasikmalaya Dipotong, Kejaksaan pun Bertindak

TASIKMALAYA – Dugaan pemotongan dana bantuan sosial (Bansos) pendidikan keagamaan dari Pemprov Jabar tahun 2020 beberapa bulan terakhir kerap menjadi topik perbincangan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. Atas hal itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya meresponnya dengan menyelidiki, dan kini menaikan statusnya jadi penyidikan.

Untuk mendalami dugaan pemotongan dana bansos tersebut, tim intelijen Kejari telah memeriksa 14 lembaga pendidikan keagamaan sebagai upaya mengumpulkan bahan bukti awal dan pendalaman keterangan dari para pihak yang berkaitan.

Kepala Kejari Kabupaten Tasikmalaya, M Syarif, mengatakan, jajarannya sudah bergerak dan segera menjalankan proses lanjutnya. “Berkas pemeriksaannya sudah di intel Kejari. Setelah 7 hari kerja, baru masuk ke Pidsus untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Syarif dalam keterangan persnya, Rabu (24/2/2021).

Sesuai hasil BAP terhadap 14 lembaga itu, lanjutnya, perhitungan sementara total pemotongan atau pungli bermodus administrasi mencapai Rp 2 miliar. Bahkan, masih ada lagi 200 lembaga yang mendapatkan bansos, sehingga prosesnya masih terus berlangsung.

Ia menyebut perkara ini sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan bidang korupsi. Dari data yang telah terhimpun, di Kabupaten Tasikmalaya sendiri terdapat 217 yayasan yang mendapatkan bansos, sedangkan yang diperiksa baru 14.

Baca Juga :  Kelebihan Bayar Pengadaan Mobil Damkar Disebut Akibat Gubernur DKI Tidak Transparan

“Bukti awalnya sudah kita temukan dari pemeriksaan 14 lembaga itu, termasuk juga 2 alat bukti lagi dari 4 kecamatan yang belum bisa kami sebutkan lantarna masih dalam proses penyidkan,” imbuhnya.

Pihaknya pun mengingatkan kepada pihak yang mencoba menghalangi proses penyidikan ini akan sanksinya. Hal itu karena sudah ada yang terindikasi mencoba menghalangi prosesnya, termasuk juga mengintervensi para penerima banos.

Dalam penanganan kasus ini, pihaknya melakukannya secara halus dan perlahan. Pasalnya, para penerima masih tertup. Sehingga belum mau berbicara seutuhnya soal pemotongan dana itu.

“Kami akan terus mengungkap kasus ini. Apalagi tiap-tiap yayasan rata mengalami pemotongan 50 persen dan uang sebesar Rp 5 juta untuk pembuatan LPJ. Silakan pantau persoalan ini agar kita bisa bekerja dengan maksimal,” ujarnya. (**/Zul)

Latest news

Anak Mantan Bupati Bogor Soroti Penyebab Terjadinya Kasus Suap BPK

CIBINONG -- Kasus suap pejabat dan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Barat yang menyeret Bupati Bogor (non aktif) Ade Yasin dan tiga...
Baca Juga :  Irjen Panca Simanjutak Disambut Hangat Gubernur dan Forkomimda Sumut

PLN UPHK Medan Bantu Perbaikan Jalur Mangrove Danau Siombak

MEDAN -- PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pemeliharaan Pembangkitan Medan (UPHK Medan) melalui Program TanggungJawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN Peduli menyerahkan bantuan perbaikan Jalur...

Tindaklanjuti Perintah Presiden, Moeldoko Terjun ke Biak Numfor

PAPUA -- Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI Jendral TNI (Purn) Moeldoko melakukan kunjungan kerja ke Biak Numfor - Provinsi Papua, Senin (30/5/2022). Kunjungan ini...

Erick Thohir Mulai Raup Dukungan Maju ke Pilpres 2024

BOJONEGORO -- Komunitas Petani di Bojonegoro -Jawa Tengah menggelar deklarasi dukungan kepada Erick Thohir untuk maju sebagai Calon Presiden (Capres) 2024. Meskipun sampai saat...

Demi Formula E, Sponsor Bir Menjadi Halal

JAKARTA -- Perhelatan balap listrik Formula E di Jakarta ternyata juga disponsori oleh produsen bir (minuman beralkohol). Seketika saja, ribuan netizen menyuarakan sindiran...
- Advertisement -

Related news

Ulama di Jawa Barat Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024-2029

CIANJUR -- Mantan anggota DPR RI dua periode yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memang sosok fenomenal dan kharismatik. Tak heran, ketika...

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Sekretaris Kompolnas Dituding Jadi Pembela Irjen Sambo

JAKARTA -- Komentar dan pernyataan Sekretaris Lembaga Kompolnas Benny Mamoto dalam wawancara di beberapa televisi nasional menuai kritik dari masyarakat luas lantaran dianggap lebih...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here