Kabarindo24jam.com | Cibinong – Kabupaten Bogor sejak lama dikenal sebagai gudangnya atlet tinju amatir maupun profesional dan merupakan salah satu daerah yang punya prestasi terbaik di berbagai event tinju nasional bahkan internasional. Petinju asal Kabupaten Bogor mencatat prestasi emas mulai dari ajang Sea Games, Pekan Olahraga Nasional dan Pekan Olahraga Daerah Jawa Barat.
Namun kini, catatan prestasi itu tidak linier dengan kondisi pembinaan cabor tinju di wilayah yang dipimpin Bupati Rudy Susmanto tersebut. Meski punya rekor menyumbang 2 emas untuk Jawa Barat di PON 2024 dan 5 emas di Porda Jawa Barat 2022, pembinaan petinju amatir hanya bertumpu pada dua sasana tinju.
Salah satunya Sasana Kujang Asri yang berlokasi di kawasan Bogor Asri, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong. Meski pun dalam kondisi penuh keterbatasan atau pas-pasan, Sasana tinju yang dikelola eks petinju nasional, Isak Beruatwarin, ini terus berupaya melahirkan atlet-atlet tinju muda potensial untuk mengharumkan nama Kabupaten Bogor maupun Jawa Barat.
Ini dibuktikan dari beberapa capaian prestasi terbaik yang diberikan para petinju asuhan Sasana Kujang Asri untuk Kabupaten Bogor di beberapa event bergengsi. Diantara menjadi juara umum Bupati Cup Sukabumi dengan torehan lima medali emas, dua petinju akan mengikuti Kejuaraan tingkat Asean, dan dua petinju mengikuti Pelatnas untuk memperkuat timnas tinju Indonesia di event internasional.
Selain itu, Sasana Kujang Asri juga berhasil meloloskan enam petinju muda ke ajang Porda XV Jawa Barat 2026 lewat babak kualifikasi yang ketat belum lama ini. Ke enam atlet tersebut adalah, Surya Alam, angela Christy Pattinama, Pasha Al Buchori, Berbelinna Sonya Hawa Beruatwarin, Roy Aleksandro Lake, dan Joe Pergas Ladiki.
Saat ini, ke enam petinju tersebut tengah fokus melakukan pemantapan latihan di Sasana Kujang Asri. Bahkan Try out untuk pemantapan mental juga telah dilakukan secara mandiri. “Mereka punya potensi besar berkontribusi prestasi untuk Kabupaten Bogor di Porda nanti,” kata Pelatih Sasana Kujang Asri, Koesdiono, saat ditemui di Cibinong, Selasa (12/5/2026).
Ia mengungkap, saat ini di Sasana Kujang Asri ada dua puluh anak didik yang dibina secara teratur oleh dirinya bersama Barce Tibalimeten dan Indri Makawimbang yang juga turut melatih di Timnas tinju. “Walaupun dalam keterbatasan, pengelola Sasana, tim pelatih dan para atlet di Sasana Kujang Asri tetap bersemangat dan giat berlatih,” ujar Koesdiono.
Sementara itu, pimpinan Sasana Kujang Asri Isak Beruatwarin, mengaku dirinya bersama sejumlah sahabat berbekal semangat dan kecintaan pada olahraga tinju dalam mengelola sasana tinju dan membina atlet-atlet muda. Bahkan, pelatih pun tak digaji, tapi terus melatih karena kecintaan dan tekad menjaga eksistensi tinju Kabupaten Bogor.
“Saya, pelatih dan pengurus sasana tak punya banyak uang, cuma modal cinta tinju dan tekad mengharumkan Kabupaten Bogor melalui cabor tinju. Kondisi serba terbatas ini juga dialami Sasana Prayoga asuhan Bung Welly, tapi kita jalan terus karena kecintaan pada olahraga ini dan tekad mengharumkan Kabupaten Bogor dengan prestasi,” tutur Isak.
Meski demikian, Isak yakin pembinaan tinju di Kabupaten Bogor ke depan akan terus berjalan dan semakin membaik. “Apalagi sekarang Bupati Bogor Pak Rudy Susmanto, punya kepedulian besar terhadap dunia olahraga, saya yakin beliau akan memperhatikan semua cabang olahraga, termasuk tinju,” imbuh Isak. (Cok)







