Selasa, 26 Oktober 2021

Dituding Dalang Konflik Demokrat, Mantan Panglima TNI Lawan Mantan Presiden

JAKARTA — Mantan Panglima TNI Jendral TNI Purn Moeldoko menunjukan kemarahannya terhadap mantan Presiden RI 2004-2014 yang saat ini menjabat Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terang-terangan menudingnya sebagai aktor intelektual upaya pendongkelan anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari kursi Ketua Umum Partai Demokrat.

Moeldoko yang kini menjabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) itu, tak sungkan lagi kepada bekas atasannya tersebut. Dengan nada tegas, Moeldoko melontarkan peringatan agar semua pihak tak menyudutkan dirinya lagi terkait isu penggulingan terhadap AHY.

“Janganlah menekan-nekan saya. Saya diam, tapi jangan menekan-nekan. Dan saya ingin mengingatkan semuanya,” ujar Moeldoko di Jakarta, Kamis (25/2/2021). Dia pun menegaskan bahwa dirinya sangat mungkin melakukan langkah-langkah kedepannya. 

Oleh karena itu, mantan Kepala Staf TNI AD ini pun berharap kepada pihak -pihak tertentu, termasuk SBY, agar tak lagi menyudutkan juga mengait-ngaitkan dirinya dengan kabar rencana suksesi prematur di partai pemenang pemilu 2004 dan 2009 itu. 

“Sekali lagi, saya ingin mengingatkan semua, karena saya bisa sangat mungkin melakukan apa itu langkah-langkah yang saya yakini. Jadi saya berharap jangan menekan saya seperti tadi saya katakan,” kata Moeldoko tanpa merinci apa maksud dari langkah yang diambilnya.

Lebih dari itu, Moeldoko juga mengklaim tak tahu situasi terkini yang terjadi di partai Demokrat. Sehingga ia kembali mengingatkan bahwa dirinya memiliki hak untuk melakukan langkah-langkah yang ia yakini bilamana terus dikait-kaitkan apalagi ditekan.

Baca Juga :  Kesabaran Penyidik KPK Habis! Wakil Ketua DPR Dijemput Paksa

“Saya tidak tahu situasi itu. Saya pesan seperti itu saja karena saya punya hak seperti apa yang saya yakini, itu saja,” katanya seraya menambahkan selama tiga minggu terakhir dirinya fokus dengan acara pernikahan putri bungsunya. 

“Saya selama ini bekerja berikutnya juga kebetulan ada persiapan untuk pernikahan putri saya terakhir, sehingga dalam 3 Minggu terakhir ini saya sibuk mengurusi itu. Sehingga saya enggak ngerti tuh perkembangan internal seperti itu, saya pikir sudah selesai,” ucap Moeldoko.

Seperti diketahui, SBY menuding jika Moeldoko merupakan orang yang berupaya mendongkel posisi putra kandungnya AHY di pucuk pimpinan Demokrat. Selain itu, SBY juga meyakini, upaya Moeldoko tersebut juga tidak diketahui oleh atasannya, yakni Presiden Jokowi.

“Secara pribadi, saya sangat yakin bahwa yang dilakukan Moeldoko, adalah di luar pengetahuan Presiden Jokowi,” kata SBY dalam arahannya untuk para kader melalui sebuah video yang dirilis ke media massa, Rabu (24/2/2021).

SBY meyakini, dalam hal ini Presiden Joko Widodo, mempunyai integritas yang jauh berbeda dari pembantu dekatnya yakni Moeldoko. “Partai Demokrat justru berpendapat, apa yang dilakukan Moeldoko tersebut sangat mengganggu dan merugikan nama baik beliau (Jokowi),” tuturnya. (**/Cok)

- Advertisement -

Latest news

Baca Juga :  Kubu Moeldoko Lanjutkan Perjuangan Demokrasi dan Cari Keadilan ke Pengadilan

Airlangga Hartarto Luncurkan Roadmap Kemenangan di 2024

JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto benar-benar sangat serius mempersiapkan dirinya untuk menjadi Presiden pengganti Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres)...

Wisatawan Bebas ke Bali, Panglima TNI dan Kapolri Atensi Khusus Tempat Karantina

BADUNG – Seiring dengan turunnya level Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Wilayah Provinsi Bali dan untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah, maka sejak...

Masyarakat Dukung Kapolri Tindak Tegas Polisi yang Langgar Aturan Dalam Bertugas

JAKARTA -- Apresiasi serta dukungan publik terus mengalir terhadap langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menginstruksikan secara tegas kepada seluruh jajarannya untuk...

Jaksa Geledah Kantor dan Sita Dokumen KPU Tanjabtim, Inspektorat Tuding Gegabah!

JAMBI -- Menyusul tindakan Jaksa menggeledah kantor dan menyita dokumen KPUD Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Inspektorat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia menyampaikan...

LAKSI Minta KPK Usut Tuntas Kasus Korupsi Pengadaan Lahan Rumah Dp 0%

JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diharapkan dapat mengusut tuntas dugaan penyimpangan dalam pengadaan lahan perumahan DP 0 persen di kawasan Munjul, Jakarta Timur,...
- Advertisement -

Related news

Militer Sudan Tak Tahan Lagi Duduki Kekuasan Politik, Perdana Menteri Ditangkap 

KHARTOUM - Gelombang kudeta militer di wilayah Benua Arab-Afrika kembali terjadi. Kali ini, militer di negara Sudan melangsungkan aksi pengambilalihan kekuasaan politik yang...

Tuduh Pimpinan KPK Langgar Kode Etik, Novel Baswedan Menuai Kecaman Publik

JAKARTA -- Sejumlah kalangan mengecam pernyataan dan segala tuduhan yang disampaikan oleh mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kepada publik soal adanya...

Airlangga Hartarto Luncurkan Roadmap Kemenangan di 2024

JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto benar-benar sangat serius mempersiapkan dirinya untuk menjadi Presiden pengganti Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres)...

Bank Jabar Banten Dinilai Setengah Hati Bantu Pelaku UMKM

TAMAN SARI - Para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) / IKM (Industri Kecil Menengah) di wilayah Kecamatan Taman Sari, beberapa waktu...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here