Kabarindo24jam.com | Jakarta – Pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dilakukan Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya pembenahan internal lembaga tersebut. Kepala BGN Dadan Hindayana dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh Naniek S Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai wakil kepala.
Selain itu, perombakan juga menyasar posisi wakil kepala BGN. Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya diberhentikan, sementara dua nama baru ditunjuk, yakni Wakil Kepala BPKP Agustina Arumsari dan Wakil Direktur PT Agrinas Pangan Nusantara Mayjen TNI Trenggono.
Kepala Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman mengungkapkan, pencopotan Dadan diduga terkait praktik penyimpangan dalam program makan bergizi gratis (MBG), khususnya dugaan memperjualbelikan titik dapur program tersebut. “Ya, saya pun dapat informasi seperti itu,” kata Dudung usai rapat kerja di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Menurut Dudung, Presiden telah menerima berbagai laporan terkait persoalan di BGN sejak lama. Ia menegaskan, Prabowo menginginkan program MBG berjalan tanpa cacat karena menggunakan anggaran negara. “Presiden inginnya sempurna bahwa semua itu tidak ada terjadi sedikit pun, ada yang menyimpang dari program beliau, karena itu uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat,” ujarnya.
Dudung menambahkan, langkah pencopotan tersebut dinilai tepat demi memastikan tata kelola BGN lebih transparan dan akuntabel ke depan. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan program di lapangan. “Ini yang akan kita kawal terus, pokoknya saya akan cek di lapangan dan yang saya temukan, akan saya sampaikan ke wartawan, itu saja. Saya tidak ada beban,” kata Dudung. (Man*/)







