Kabarindo24jam.com | New York, 20 Juli 2026 – Aparat penegak hukum Amerika Serikat menangkap seorang pria setelah sebuah perangkat pembakar (incendiary device) menyala dan memicu ledakan kecil di depan kompleks 26 Federal Plaza, Manhattan, New York, pada Senin (20/7) pagi sekitar pukul 08.30 waktu setempat (EDT).
Insiden tersebut terjadi di salah satu kompleks federal tersibuk di New York yang menjadi lokasi kantor lapangan FBI, kantor Immigration and Customs Enforcement (ICE), Pengadilan Imigrasi Amerika Serikat, serta sejumlah lembaga federal lainnya.
Menurut keterangan awal aparat, pelaku diamankan beberapa saat setelah insiden terjadi.
Penyelidikan kini dipimpin oleh Federal Bureau of Investigation (FBI) bersama Joint Terrorism Task Force (JTTF) New York untuk memastikan motif dan kemungkinan adanya ancaman lanjutan.
Berdasarkan informasi yang telah dikonfirmasi hingga Senin siang waktu setempat, seorang pria mendatangi area depan 26 Federal Plaza dengan membawa sebuah gerobak kecil yang bertuliskan “ICE Off Our Streets”.
Di lokasi, pria tersebut diduga menyalakan perangkat pembakar dan meledakkan kembang api di dalam sebuah tempat sampah atau wadah yang berada di trotoar depan gedung federal.
Suara ledakan dan munculnya asap segera memicu respons cepat petugas keamanan federal. Sejumlah agen FBI dan petugas ICE yang berada di dalam gedung langsung keluar menuju lokasi dan mengamankan pelaku tanpa terjadi baku tembak.
Dalam proses penangkapan, aparat juga menemukan beberapa senjata yang semula diduga merupakan senjata api. Setelah pemeriksaan awal, benda tersebut diidentifikasi sebagai airsoft gun, bukan senjata api aktif. Pelaku kemudian dibawa ke dalam tahanan FBI untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dinas Pemadam Kebakaran New York (FDNY) melaporkan tidak terdapat korban jiwa akibat insiden tersebut.
Sebanyak tiga orang mengalami luka bakar ringan. Dua orang memilih tidak menjalani perawatan medis, sedangkan satu korban dibawa ke rumah sakit dengan kondisi stabil.
Sebagai langkah pengamanan, otoritas sempat menerapkan prosedur shelter-in-place bagi penghuni gedung selama proses sterilisasi dan penyelidikan berlangsung.
Aktivitas di sekitar Federal Plaza juga sempat mengalami pembatasan sebelum situasi dinyatakan aman oleh aparat keamanan.
(Ls/*)







