Gelar Pameran Pusaka Nusantara, Dedie Rachim Optimis Ekonomi Kota Bogor Bergerak

Kabarindo24jam.com | Bogor kota – Di tengah kesibukannya, Wali Kota Dedie A. Rachim, masih menyempatkan diri datang ke Pameran Pesona Pusaka Nusantara, dalam rangkaian kegiatan Golok Road to UNESCO di Pasar Gembrong, Kelurahan Sukasari, Sabtu (6/6/2026). Dalam kegiatan yang mengusung tema “Lestarikan Pusaka, Jaga Budaya, Satukan Rasa”, ini ditampilkan berbagai pusaka, golok, pedang, parang, serta beragam alat dan benda kuno peninggalan masa lalu.

Dedie Rachim mengatakan bahwa kegiatan ini bertepatan dengan momentum Hari Jadi Bogor (HJB) sekaligus menguatkan literasi mengenai golok yang saat ini telah didaftarkan ke UNESCO. “Melalui Pesona Pusaka Nusantara ini, kita diajak untuk merefleksikan diri, sekaligus melihat kembali bahwa ternyata kekayaan bangsa Indonesia ini luar biasa,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Pada kegiatan ini, masyarakat diajak melihat berbagai pusaka yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. “Ini adalah karya murni anak bangsa yang harus terus kita lestarikan,” ucap Dedie dalam pernyataan persnya yang dikutip pada Minggu (7/6/2026).

Pameran yang digelar di Pasar Gembrong ini juga dilaksanakan untuk meramaikan pasar melalui berbagai kegiatan yang dapat dinikmati masyarakat. “Kita berharap ke depannya pasar ini bukan hanya dikenal sebagai pasar basah atau pasar kering saja, tetapi juga bisa menjadi tempat pelaksanaan berbagai kegiatan kebudayaan. Kegiatan-kegiatan seperti inilah yang nantinya dapat menggerakkan perekonomian masyarakat,” ungkap Dedie Rachim.

Pada kesempatan tersebut, Dedie Rachim berkeliling meninjau berbagai pusaka dan benda kuno yang dipamerkan. Ia juga ikut berpartisipasi dengan membeli koleksi uang kuno, koin kuno, serta perangko yang berasal dari era 1940-an hingga 1950-an.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, mengatakan bahwa Kota Bogor memiliki identitas yang kuat sebagai Kota Pusaka dengan kekayaan sejarah, tradisi, dan warisan budaya yang menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa.

“Oleh karena itu, upaya pelestarian budaya harus terus kita jaga dan perkuat bersama. Kegiatan hari ini menjadi momentum yang sangat berharga untuk mengapresiasi warisan budaya sekaligus mendukung gerakan Golok Road to UNESCO sebagai ikhtiar bersama dalam mengangkat golok sebagai kekayaan budaya yang sarat nilai sejarah, filosofi, dan identitas bangsa Indonesia,” ujarnya.

Sekda Denny menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkomitmen untuk terus mendorong pemajuan kebudayaan serta memperkenalkan berbagai pusaka Nusantara kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurutnya, dengan mengenal dan memahami warisan budaya, masyarakat tidak hanya dapat menjaga peninggalan leluhur, tetapi juga memperkuat jati diri bangsa di tengah arus globalisasi yang semakin dinamis.

Denny Mulyadi juga mengapresiasi kehadiran para pelestari budaya dari delapan provinsi yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. “Kehadiran mereka menjadikan acara ini sebagai ruang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan semangat dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya Nusantara,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum ini juga menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan Kota Bogor kepada masyarakat luas, terlebih dalam rangka Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Selain itu, Denny Mulyadi berharap penyelenggaraan yang telah memasuki tahun ke-9 ini dapat terus berkembang menjadi agenda budaya tahunan yang semakin berkualitas.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi, menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa, serta mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi mendatang,” tutup birokrat senior yang pernah menjabat Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bogor ini. (Her/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *