Selasa, 16 April 2024

Giat KKN Mahasiswa Berbasis Pondok Pesantren di An-Nadloh Berakhir

BENGKULU UTARA – Malam senin ini giat KKN mahasiswa berbasis pondok pesantren yang dilaksanakan di pondok pesantren An-Nadloh berakhir, kegiatan KKN ini di ramaikan oleh mahasiswa UIN Fatmawati Bengkulu sejak awal ramadhan lalu.

Turut hadir dalam acara penutupan KKN ini Ketua Komisi III DPRD Bengkulu Utara, Fitrah Martin, Ketua MUI dan sejumlah ulama dan kiyai PCNU Bengkulu Utara.

Sebanyak 197 mahasiswa antusias melaksanakan kegiatan KKN yang berbasis pondok pesantren yang digelar selama bulan ramadhan.

Kegiatan yang difokuskan sama seperti santri yang menimba ilmu di pondok pesantren pada umumnya, dimana semua mahasiswa di berikan materi selama KKN oleh pengasuh Ponpes An-Nadloh Abah Kyai Ahsoni berupa materi cara mengaji dan hal-hal yang sama seperti dilakukan oleh para santri yang umum di pesantren-pesantren.

Menurut Ketua PCNU Bengkulu Utara sekaligus Ketua Panitia Kegiatan KKN, Masduki, dalam sambutan penutupan kegiatan KKN mengatakan, para mahasiswa yang mengikuti KKN diharapkan bisa lebih baik di masa mendatang.

“Kepada semua mahasiswa nanti diharapkan selepasnya dari KKN ini dapat mengarapkan perubahan dari bisa menjadi bisa, sepulang dari sini mahasiswa semuanya diharapkan mengalami perubahan baik ibadah maupun yang terpenting adalah ahlaq yang selama ini kurang baik menjadi lebih baik karena perubahan menuju kebaikan akan mendatangkan rahmat Allah yang begitu besar tidak terlepas kepada kaum non muslim rahmat Allah akan memasuki celah-celah yang Dia kehendaki,” kata Masduki dalam sambutannya.

Baca Juga :  Bupati Tapanuli Utara Dorong Pengembangan Pertanian untuk Kesejahteraan Masyarakat Petani

Untuk itu, lanjutnya, lakukan dan laksanakan revolusi mental yang menjadikan diri lebih baik dan bermanfaat kepada sesama.

Dari pantauan media, kegiatan KKN ini merupakan kegiatan yang kedua, namun pada kegiatan KKN pertama tidak sebanyak pada tahap kedua ini.

Kegiatan ini merupakan kegiatan KKN Mahasiswa dengan berbasis Pondok Pesantren adalah yang pertama dimulai dan diprakasai oleh PCNU Bengkulu Utara dan dari pantauan media bisa jadi kegiatan ini yang pertama dilakukan di Sumatera.

Kegiatan penutupan di meriahkan oleh pembacaan puisi dan alunan musik hadroh yang dipimpin oleh Kiyai Nur Atiq yang membuat semangat semua yang hadir dalam mengiring alunan Sholawat.

(WHS)

Latest news

- Advertisement -spot_img

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini