Kabarindo24jam.com | Cibinong – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor telah memaparkan persiapan dan target kontingen Kabupaten Bogor ke ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Jawa Barat 2026 kepada Bupati Rudy Susmanto pada Selasa (7/7/2026). Hasilnya, terungkap target Kabupaten Bogor merebut 166 medali emas Porprov.
Target ini, menurut Ketua KONI Kabupaten Bogor Arif Rochmawan, muncul setelah proses penjaringan dan laporan dari seluruh cabang olahraga (cabor) dalam persiapan porprov, sehingga target itu merupakan hasil verifikasi dari seluruh cabor yang telah dilakukan oleh KONI.
“Sementara, untuk meraih juara umum, setidaknya medali emas yang harus diraih, adalah 197 emas dari 1.156 medali emas yang diperebutkan di Porprov Jawa Barat 2026,” ungkap Atep, sapaan akrab Arif Rochmawan dalam keterangannya yang dikutip, Kamis (9/7/2026).
Atep juga menjelaskan kekurangan-kekurangan yang dihadapi menjelang Porprov Jawa Barat 2026, seperti soal keuangan dan lainnya. Sementara, jumlah atlet Kabupaten Bogor yang dipastikan turun di Porprob berdasarkan number by name di Jabar Istimewa, mencapai 957 orang atlet.
Jumlah ini terdiri atas 580 putra dan 377 putri. Selain atlet, jumlah pelatih yang diberangkatkan sebanyak 105 orang, pelatih 80 orang, manajer 67 orang dan official 198 orang. “Jadi total atau jumlah kontingen yang akan diberangkatkan di Porprov Jawa Barat 2026, sebanyak 1.407 orang,” terang Atep.
Atep juga menyampaikan program strategi menuju Porprov Jawa Barat 2026, di antaranya pembentukan kontingen, program desebtralisasi atlet, kebutuhan peralatan latihan dan perlengkapan pertandingan. Kemudian try out dan try ini, dan terakhir training camp, yang sudah beberapa tahun tidak pernah terlaksana.
Menyikapi pemaparan persiapan menuju Porprov Jabar itu, Bupati Rudy Susmanto menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan mendukung penuh keterlibatan kontingen bumi Tegar Beriman di Porprov Jawa Barat 2026, dari segala aspek.
Menurut Bupati Rudy, kontingen Kabupaten Bogor harus kembali menjadi jawara di event empat tahunan ini dengan merebut gelar juara. Untuk mencapai itu, pemkab akan mendukung penuh, termasuk mensupport kebutuhan anggaran.
Bupati Rudy juga meminta agar KONI, Dispora dan OPD bisa berkolaborasi menjadikan sarana-sarana olahraga yang ada di kawasan Pakansari, bisa dimanfaatkan dan dirasakan oleh masyarakat. “Tahun 2027, kita akan lakukan pembangunan sarana olahraga yang bisa dimanfaatkan masyarakat, termasuk membangun Taman Keluarga Terbuka,” katanya.
Taman ini, nantinya akan di bangun di 40 kecamatan, dan dilengkapi dengan fasilitas olahraga dan taman bermain untuk masyarakat. “Dalam program ini, KONI harus ikut membantu, termasuk melibatkan KOK (Komite Olahraga Kecamatan),” terang bupati.
Menanggapi hal itu, Atep menyambut baik keinginan bupati dimana KONI harus bisa memanfaatkan fasilitas-fasilitas, baik yang ada di kawasan Pakansari, maupun GOM yang ada di kecamatan. “Fasilitas GOM yang ada di 40 kecamatan akan kita gunakan, dan tahun 2027 juga akan ada beberapa fasilitas olahraga yang akan di bangun,” pungkasnya. (Cok/*)







