Rabu, 17 Agustus 2022

Kembangkan Pusat Bisnis Terpadu Cibinong Raya, Pemkab Bogor Segera Larang Pembangunan Perumahan

BOGOR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor saat ini tengah mengkaji dan mempertimbangkan penyetopan pembangunan areal atau komplek perumahan di ibukota Kabupaten Bogor, Kecamatan Cibinong, dan wilayah kecamatan sekelilingnya yang dinamakan kawasan Cibinong Raya. Kawasan tersebut direncanakan oleh Bupati Hj.Ade Yasin menjadi pusat bisnis terpadu atau Central Business Development (CBD). 

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kawasan ekonomi dan bisnis Cibinong Raya meliputi 6 wilayah kecamatan, yaitu Cibinong, Sukaraja Babakan Madang, Citereup, Bojonggede, Tajurhalang dan satu opsi tambahan adalah Kecamatan Kemang. 

Dan Pemkab Bogor juga sudah membuat cetak biru pembangunan sarana prasarana penunjang kawasan emas tersebut. “Kami sedang kaji kemungkinan beberapa kecamatan tertutup untuk pembangunan perumahan, karena ke depan kawasan itu kita akan kembangkan jadi pusat ekonomi dan bisnis,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin, Rabu (10/2/2021).

Sekda Burhanuddin memaparkan, bahwa tujuh kecamatan itu nantinya akan saling terhubung, di mana Cibinong menjadi sentral dalam urusan pemerintahan dan bisnis. Kemudian didukung enam kecamatan lain sebagai penyangga bidang transportasi dan kemudahan aksesibilitas.

“Untuk menguatkan kawasan CBD, tujuh kecamatan itu akan dibuatkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Sehingga, arah pembangunan di tujuh kecamatan itu seragam dan berkesinambungan. Tidak lagi jalan sendiri-sendiri, jadi saling melengkapi juga terintegrasi,” tegas mantan Kepala Dinas Tata Ruang ini.

Terkait dengan kebijakan moratorium pembangunan perumahan, kata Burhanuddin lagi, salah satu yang menjadi alasannya adalah kebiasaan pengembang perumahan tidak bertanggung jawab dalam urusan sarana, prasarana dan utilitas setelah perumahan terbangun.

Baca Juga :  Panglima Kostrad Minta Gatot Nurmantyo Pertanggungjawabkan dan Buktikan Tudingannya

“Seperti permasalahan pembuangan sampah, penerangan jalan umum, sarana air bersih hingga masalah sosial lain, justru jadi tanggungan pemerintah di kemudian hari. Selain itu, ada beberapa kecamatan sudah sangat jenuh atau padat penduduknya, jadi untuk pemerataan juga,” urainya.

Burhanuddin menambahkan, seluruh perencanaan itu akan dimasukkan ke revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 60 tahun 2020 tentang Tata Ruang Jabodetabekpunjur.

“Tahun ini akan dilanjutkan pengembangan Bogor Outer Ring Road (BORR) sampai ke Serpong dan diprogram Kementerian PUPR tahun 2021, akan dimulai juga pengembangan jalan tol Sentul Selatan sampai Karawang Barat. Saya kira Ini adalah peluang yang baik untuk investasi,” tuturnya.

Masih terkait hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto menilai, pengembangan kawasan bisnis memang seharusnya sudah dilakukan. Karena hal itu bisa menarik investor masuk hingga berujung pada semakin luasnya lapangan pekerjaan.

“Selama ini memang belum ada. Satu daerah memang harus punya kawasan terpadu ekonomi dan bisnis plus pemerintahan. Tapi investasi tidak hanya melulu soal padat modal. Pengembangan sentra bisnis atau CBD adalah opsi yang baik untuk menarik investor juga membuka lapangan pekerjaan,” imbuhnya. (Cok/Nurali)

Latest news

Baca Juga :  Mau Diperiksa KPK pada Hari Keramat, Azis Syamsuddin Kirim Surat Ada Kegiatan Lain

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

Prabowo – Muhaimin Jajaki Duet di Pilpres 2024

JAKARTA -- Usai hiruk-pikuk Rakernas Partai Nasdem 2022 yang mengusulkan tiga nama Calon Presiden, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto langsung merespon hal tersebut dengan...

Pemilih Partai Nasdem Lebih Menghendaki Ganjar Ketimbang Anies

JAKARTA - Setelah Partai NasDem merekomendasikan tiga calon presiden 2024 hasil rakernas, yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Andika Perkasa, Lembaga survei Saiful Mujani...

Melalui APKASI, Pemkab Bogor Dapat Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi

BOGOR -- Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-14 di Hotel Pulman Vimala Hills Ciawi Kabupaten Bogor, Sabtu (18/6/2022)....
- Advertisement -

Related news

Ulama di Jawa Barat Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024-2029

CIANJUR -- Mantan anggota DPR RI dua periode yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memang sosok fenomenal dan kharismatik. Tak heran, ketika...

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Sekretaris Kompolnas Dituding Jadi Pembela Irjen Sambo

JAKARTA -- Komentar dan pernyataan Sekretaris Lembaga Kompolnas Benny Mamoto dalam wawancara di beberapa televisi nasional menuai kritik dari masyarakat luas lantaran dianggap lebih...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here