Sabtu, 18 September 2021

Kembangkan Pusat Bisnis Terpadu Cibinong Raya, Pemkab Bogor Segera Larang Pembangunan Perumahan

BOGOR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor saat ini tengah mengkaji dan mempertimbangkan penyetopan pembangunan areal atau komplek perumahan di ibukota Kabupaten Bogor, Kecamatan Cibinong, dan wilayah kecamatan sekelilingnya yang dinamakan kawasan Cibinong Raya. Kawasan tersebut direncanakan oleh Bupati Hj.Ade Yasin menjadi pusat bisnis terpadu atau Central Business Development (CBD). 

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kawasan ekonomi dan bisnis Cibinong Raya meliputi 6 wilayah kecamatan, yaitu Cibinong, Sukaraja Babakan Madang, Citereup, Bojonggede, Tajurhalang dan satu opsi tambahan adalah Kecamatan Kemang. 

Dan Pemkab Bogor juga sudah membuat cetak biru pembangunan sarana prasarana penunjang kawasan emas tersebut. “Kami sedang kaji kemungkinan beberapa kecamatan tertutup untuk pembangunan perumahan, karena ke depan kawasan itu kita akan kembangkan jadi pusat ekonomi dan bisnis,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin, Rabu (10/2/2021).

Sekda Burhanuddin memaparkan, bahwa tujuh kecamatan itu nantinya akan saling terhubung, di mana Cibinong menjadi sentral dalam urusan pemerintahan dan bisnis. Kemudian didukung enam kecamatan lain sebagai penyangga bidang transportasi dan kemudahan aksesibilitas.

“Untuk menguatkan kawasan CBD, tujuh kecamatan itu akan dibuatkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Sehingga, arah pembangunan di tujuh kecamatan itu seragam dan berkesinambungan. Tidak lagi jalan sendiri-sendiri, jadi saling melengkapi juga terintegrasi,” tegas mantan Kepala Dinas Tata Ruang ini.

Terkait dengan kebijakan moratorium pembangunan perumahan, kata Burhanuddin lagi, salah satu yang menjadi alasannya adalah kebiasaan pengembang perumahan tidak bertanggung jawab dalam urusan sarana, prasarana dan utilitas setelah perumahan terbangun.

Baca Juga :  Jadi Ketua Kadin Kabupaten Bogor, Shinta Bertekad Majukan UMKM dan Sinergi Dengan Pemerintah

“Seperti permasalahan pembuangan sampah, penerangan jalan umum, sarana air bersih hingga masalah sosial lain, justru jadi tanggungan pemerintah di kemudian hari. Selain itu, ada beberapa kecamatan sudah sangat jenuh atau padat penduduknya, jadi untuk pemerataan juga,” urainya.

Burhanuddin menambahkan, seluruh perencanaan itu akan dimasukkan ke revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 60 tahun 2020 tentang Tata Ruang Jabodetabekpunjur.

“Tahun ini akan dilanjutkan pengembangan Bogor Outer Ring Road (BORR) sampai ke Serpong dan diprogram Kementerian PUPR tahun 2021, akan dimulai juga pengembangan jalan tol Sentul Selatan sampai Karawang Barat. Saya kira Ini adalah peluang yang baik untuk investasi,” tuturnya.

Masih terkait hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto menilai, pengembangan kawasan bisnis memang seharusnya sudah dilakukan. Karena hal itu bisa menarik investor masuk hingga berujung pada semakin luasnya lapangan pekerjaan.

“Selama ini memang belum ada. Satu daerah memang harus punya kawasan terpadu ekonomi dan bisnis plus pemerintahan. Tapi investasi tidak hanya melulu soal padat modal. Pengembangan sentra bisnis atau CBD adalah opsi yang baik untuk menarik investor juga membuka lapangan pekerjaan,” imbuhnya. (Cok/Nurali)

- Advertisement -

Latest news

Baca Juga :  PPATK Sinergi Dengan BPKP untuk Pencegahan dan Pemberantasan TPPU

Kasus Suap Lelang Proyek, Plt Kadis PUPRP Hulu Sungai Utara Dikirim ke Penjara

JAKARTA -- Setelah menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada Rabu (15/9/2021) malam, KPK melangsungkan pemeriksaan terhadap tujuh orang dan...

Tuding Sewenang-Wenang Terhadap Rakyat, ProDEM Siap Lawan Sentul City

JAKARTA -- Lembaga non Government Pro Demokrasi (ProDEM) menduga proses penerbitan izin tanah yang dipegang oleh PT.Sentul City Tbk bermasalah. Bahkan, Sentul City dituding...

Calon Panglima TNI Hanya Jendral Andika dan Laksamana Yudo, DPR Tunggu Surat Presiden

JAKARTA -- Siapa sosok perwira tinggi (Pati) bintang empat yang ditunjuk sebagai pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI masih menjadi tebak-tebakan alias belum pasti,...

Spekulasi Penyebab Kebakaran Lapas Tangerang Harus Dihentikan

TANGERANG -- Menyusul musibah kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang-Banten, pada Rabu 8 September 2021, beragam spekulasi dan juga hoax seputar penyebab...

Polrestabes Medan Musnahkan Narkoba Bernilai Miliaran Rupiah

MEDAN - Polrestabes Medan menggelar pemusnahan barang bukti narkoba dari jaringan internasional senilai Rp 2 miliar lebih yang didapatkan dari penangkapan selama tiga bulan...
- Advertisement -

Related news

PN Cibinong Dianggap Menyalahi Prosedur, Eksekusi Lahan di Citayam Dibatalkan

BOGOR -- Upaya penguasaan sebidang lahan kosong di kawasan Perumahan Green Citayam City, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojong Gede-Kabupaten Bogor, oleh Panitera dan Juru Sita...

Jokowi Ajak Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

DELI SERDANG --Bupati Deli Serdang H.Ashari Tambunan mendampingi Presiden RI Joko Widodo serta rombongan pejabat tinggi pusat maupun daerah dalam kunjungan kerja dan peninjauan...

Maling di Rumah Tetangga Terekam CCTV, Ketahuan Lalu Ditangkap Polisi

MEDAN - Polsek Medan Baru mengamankan seorang laki-laki berinisial KR (56) warga Jalan Cinta Karya Gg. Kelapa No. 5 Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan...

Lapas Arga Makmur Bengkulu Gelar Vaksinasi Warga Binaan

ARGA MAKMUR -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, turut menyukseskan program vaksinasi nasional yang digelar pemerintah untuk meningkatkan herd...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here