Rabu, 17 Agustus 2022

Kemendikbud Mundurkan Pelaksanaan Asesmen Akibat Pandemi Covid

JAKARTA — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim akhirnya memutuskan unruk menunda pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) yang sebelumnya ditargetkan berlangsung Maret-Agustus 2021. Namun Nadiem menargetkan pelaksanaan AN tersebut bisa dilaksanakan pada September dan Oktober nanti.

“Karena situasi pandemi Covid 19 terus meningkat, Kemendikbud memutuskan untuk menunda pelaksanaan Asesmen Nasional,” kata Nadiem Makarim, dalam Rapat Kerja virtual bersama Komisi X di gedungvDPR RI, Rabu (20/1/2021).

Menurut pendiri aplikasi start up Gojek ini, selain demi melindungi keamanan dan kesehatan siswa serta guru di sekolah, penundaan AN ini sekaligus menunggu pelaksanaan menyeluruh vaksinasi covid-19.

“Kita menunda, bukan meniadakan. Sehingga persiapan baik dari akselerasi vaksin harapannya sudah lebih mendalam dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” papar Nadiem.

Baca Juga :  Kasetukpa Lemdiklat Polri Berikan Apresiasi atas Keteladanan Kapolres Batubara

Meski demikian, Nadiem memastikan pelaksanaan AN akan tetap dilaksanakan ditahun ini. “AN tetap penting dilakukan karena Kemendikbud membutuhkan informasi mengenai kondisi pendidikan nasional untuk dasar pemberian bantuan,” ujarnya.

Pasalnya, jika selama satu tahun terakhir tidak dilakukan asesmen, maka akan sulit untuk mengetahui kondisi ril di sekolah-sekolah seluruh Indonesia yang memang butuh bantuan.

“Kalau kita tidak bisa mengetahui sekolah yang tertinggal, kita tidak bisa membuat strategi bantuan untuk sekolah-sekolah yang membutuhkan. Inilah alasan harus ada Asesmen Nasional di tahun 2021,” pungkasnya.

Latest news

Sekolah Tinggi Intelijen Hadirkan Smart Kampus Soekarno

BOGOR -- Sejumlah tokoh dan elite politik nasional seperti Presiden RI ke 5, Megawati Soekarno Putri, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Ketua MPR Bambang...

Profesor Perempuan Kedua Jabat Rektor Universitas Gajah Mada

YOGYAKARTA -- Pemilihan Rektor Universitas Gajah Mada (UGM) periode 2022-2027 berakhir dengan kemenangan Prof Ova Emilia yang sebelumnya menjabat Guru Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan...

Penjabat Kepala Daerah Bakal Digembleng Penyidik Anti Korupsi

JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menjadwalkan penyelenggaraan pendidikan antikorupsi untuk para penjabat (Pj) kepala daerah yang baru dan akan dilantik Kementerian Dalam.Negeri....
Baca Juga :  UNDS Sosialisasi Program Pendidikan Ke Universitas Kepada Siswa SPNF PKBM Cendana

Jadwal Masuk Sekolah Berubah Jadi Tanggal 12 Mei

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Menko PMK ) Muhadjir Effendy menyebut keputusan pemerintah mengubah jadwal masuk sekolah usai masa...

Rapor Pendidikan untuk Kualitas Proses dan Hasil Belajar Siswa

JAKARTA -- Untuk mengukur keberhasilan pembelajaran atau mewujudkan kualitas proses dan hasil akhir belajar-mengajar di Indonesia, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengeluarkan...
- Advertisement -

Related news

Ulama di Jawa Barat Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024-2029

CIANJUR -- Mantan anggota DPR RI dua periode yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memang sosok fenomenal dan kharismatik. Tak heran, ketika...

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Sekretaris Kompolnas Dituding Jadi Pembela Irjen Sambo

JAKARTA -- Komentar dan pernyataan Sekretaris Lembaga Kompolnas Benny Mamoto dalam wawancara di beberapa televisi nasional menuai kritik dari masyarakat luas lantaran dianggap lebih...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here