Kamis, 17 Juni 2021

Kemendikbud Mundurkan Pelaksanaan Asesmen Akibat Pandemi Covid

JAKARTA — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim akhirnya memutuskan unruk menunda pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) yang sebelumnya ditargetkan berlangsung Maret-Agustus 2021. Namun Nadiem menargetkan pelaksanaan AN tersebut bisa dilaksanakan pada September dan Oktober nanti.

“Karena situasi pandemi Covid 19 terus meningkat, Kemendikbud memutuskan untuk menunda pelaksanaan Asesmen Nasional,” kata Nadiem Makarim, dalam Rapat Kerja virtual bersama Komisi X di gedungvDPR RI, Rabu (20/1/2021).

Menurut pendiri aplikasi start up Gojek ini, selain demi melindungi keamanan dan kesehatan siswa serta guru di sekolah, penundaan AN ini sekaligus menunggu pelaksanaan menyeluruh vaksinasi covid-19.

“Kita menunda, bukan meniadakan. Sehingga persiapan baik dari akselerasi vaksin harapannya sudah lebih mendalam dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” papar Nadiem.

Baca Juga :  Nahdlatul Wathan Harus Manfaatkan Teknologi untuk Dakwah dan Pendidikan Umat

Meski demikian, Nadiem memastikan pelaksanaan AN akan tetap dilaksanakan ditahun ini. “AN tetap penting dilakukan karena Kemendikbud membutuhkan informasi mengenai kondisi pendidikan nasional untuk dasar pemberian bantuan,” ujarnya.

Pasalnya, jika selama satu tahun terakhir tidak dilakukan asesmen, maka akan sulit untuk mengetahui kondisi ril di sekolah-sekolah seluruh Indonesia yang memang butuh bantuan.

“Kalau kita tidak bisa mengetahui sekolah yang tertinggal, kita tidak bisa membuat strategi bantuan untuk sekolah-sekolah yang membutuhkan. Inilah alasan harus ada Asesmen Nasional di tahun 2021,” pungkasnya.

- Advertisement -

Latest news

Krisis Moral Akibat Korupsi Meluas, Indonesia Butuh Konstribusi Akademisi dan Pakar

YOGYAKARTA -- Krisis moral melanda bangsa Indonesia, salah satu indikasinya adalah praktek korupsi yang banyak dan terjadi di semua lini. Karena itu, Indonesia membutuhkan konstribusi...

Pendidikan Model Pesantren Menjadi Jawaban atas Kebutuhan Masyarakat untuk Belajar Agama

JAKARTA -- Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi mengemukakan tumbuhnya semangat masyarakat untuk belajar agama perlu diapresiasi. Tetapi semangatnya, tidak hanya berbasis pembelajaran melalui...

Kader Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia Harus Menjadi Aktor Revolusi Industri 4.0

JAKARTA -- Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) masa bakti 2021-2023 dikukuhkan di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Minggu malam (25/4/2021). Pengukuhan dipimpin...
Baca Juga :  Nahdlatul Wathan Harus Manfaatkan Teknologi untuk Dakwah dan Pendidikan Umat

Tingkatkan Kompetensi Auditor dan Kebutuhan Organisasi, BPK Bentuk Corporate University

JAKARTA – Sebagai salah satu upaya khusus meningkatkan kompetensi auditor dalam menjalankan tugas pemeriksaan atau audit laporan keuangan,  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menetapkan pembentukan Corporate...

Pemersatu Bangsa dan Perekat Keutuhan Negara, Karakter Pancasila Harus Dikembangkan

JAKARTA -- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengajak seluruh warga bangsa untuk terus menggelorakan penanaman dan pengembangan karakter berasaskan Pancasila. Gelora ini perlu diserukan lagi,...
- Advertisement -

Related news

Serap Aspirasi dan Komunikasi dengan Masyarakat, Bupati Bogor Gelar Boling

CIBINONG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar program Rebo Keliling (Boling) secara daring dan luring di Kecamatan Klapanunggal. Bupati Bogor Ade Yasin memastikan bahwa...

Dinkes Kesehatan Kabupaten Bogor Kerahkan 101 Puskesmas untuk Intens Lakukan 3T

CIBINONG - Guna mengantisipasi lonjakan kasus baru Covid-19 serta untuk mengoptimalkan penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menginstruksikan 101 Puskesmas...

Bikin Berbagai Gebrakan, DPR RI Puji Kinerja Kapolri Listyo Sigit

JAKARTA -- Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selama beberapa bulan terakhir. Herman menyebut digitalisasi...

Usulkan ke Raja Malaysia Bentuk Dewan Nasional, Mahathir Tak Ambisi Lagi Jadi Perdana Menteri

KUALA LUMPUR -- Mantan Perdana Menteri Malaysia Dr Mahathir Mohamad buka suara menolak klaim yang menyebutnya mencoba kembali ke Putrajaya (kantor Perdana Menteri, Red) dengan...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here