Rabu, 26 Januari 2022

LIPPI Nilai Kepemimpinan Listyo Sigit Angkat Citra Polri

JAKARTA — Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo kembali mendapat apresiasi dari berbagai kalangan atas keberhasilannya memimpin Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) hingga meraih kembali kepercayaan masyarakat. Di bawah kepemimpinan Listyo Sigit, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri hasil survei lembaga Indikator Politik saat ini mencapai 80,2 persen.

Organisasi Kepemudaan Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LIPPI) menyatakan  apresiasinya atas kinerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit yang dinilai telah membawa perubahan di tubuh Polri. Seperti pencopotan Kepala Satuan Wilayah yang bermasalah dan penindakan terhadap anggota Polri yang melanggar aturan.

“Kami menilai tingginya kepercayaan publik hari ini terhadap Polri tidak luput dari kebijakan-kebijakan kapolri melalui program Polri yang presisi, Polri yang  prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Dan tentunya penegakan hukum yang humanis,” kata Ketua Umum LIPPI Dedi Siregar dalam.siaran persnya, Kamis (9/12/2021)..

Menurut Dedi, tingkat respon Jenderal Listyo Sigit terhadap opini publik juga sangat tinggi dan cepat dalam mengambil tindakan, seperti merespon aspirasi dari masyarakat. “Dan kebijakan yang di ambil oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit kerap  terlihat mengedepankan keluhan dan permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat,” ujar Dedi.

Oleh karena itu, tambah Dedi, setiap kebijakan yang dilakukan oleh Kapolri Jendral Listyo Sigit dalam upaya terus melakukan pembenahan di institusi Kepolisian patut didukung semua pihak. Sebab menurut LIPPI, Jendral Listyo Sigit berkeinginan memperbaiki Institusi Kepolisian dan tindakan yang humanis serta dekat dengan masyarakat.

Baca Juga :  Pesan Khusus Kapolri Kepada Kepala Bareskrim, Tuntaskan Kasus KM 50

“Kami berharap besar atas kepercayaan publik sangat tinggi kepada Polri hari ini dapat dipertahankan dan apa yang dilakukan oleh Kapolri hari ini akan dapat di ikuti dan ditaati jajaran kepolisian hingga ke bawah, baik dari Polda sampai ke Polsek” imbuh Dedi.

Seperti diketahui sebelumya Indikator Politik Indonesia telah melakukan survei mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap Polri secara tatap muka pada 2 hingga 6 November 2021.

Metode yang digunakan dalam sampling ini adalah “multistage random sampling” dengan jumlah responden mencapai 2.020 orang dan memiliki margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Rincian data terkait kepercayaan masyarakat terhadap Polri sejak 2014 hingga 2021 berdasarkan data Indikator Politik Indonesia, yakni 2014 sebesar 57,5 persen, 2015 sebesar 68,6 persen. Kemudian, pada 2016 sebesar 73,2 persen, 2017 sebesar 76,5 persen, 2018 sebesar 79,8 persen, 2019 sebesar 80 persen, 2020 sebesar 72 persen dan 2021 mencapai 80,2 persen.

Dalam survei tersebut dapat diketahui bahwa kondisi penegakan hukum nasional hasilnya, sebanyak 3,2 persen masyarakat menilai sangat baik, 39,9 persen menjawab baik. Lalu, sebanyak 31,4 persen responden menjawab sedang, buruk 19,4 persen, sangat buruk 2,7 dan tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 3,2 persen. (COK)

Latest news

Baca Juga :  Pastikan Pemda Sejalan dengan Pusat, Kemendagri Rumuskan Aturan Baru

Jadikan OTT KPK Sebagai Pelajaran, Mendagri Minta Seluruh Kepala Daerah Waspada

JAKARTA -- Tak sedikit kepala daerah diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam beberapa tahun terakhir ini. Tak pelak, hal ini...

Penunjukan Maruli Simanjuntak Sebagai Pangkostrad Bukan Karena Menantu Luhut Panjaitan

JAKARTA -- Penunjukan menantu Luhut B Panjaitan (Menko Maninves RI)--Mayor Jendral (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak--menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat atau Kostrad, dinilai...

TNI AD Sebut Poster Haikal Hassan Ceramah di Yonif Raider Malang Adalah Hoaks

JAKARTA- Markas Besar TNI Angkatan Darat (AD) merasa gerah dan langsung mengklarifikasi poster yang beredar luas di media sosial terkait kedatangan pendakwah...

Empat Pangdam, Komandan Marinir dan Gubernur AAU, Promosi Jabatan Bintang 3

JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menetapkan 10 perwira tinggi untuk mengisi jabatan strategis bintang tiga di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Selain...

Pengurus Besar Nadhlatul Ulama Tinggal Disahkan Kemenkumham

JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mendatangi kantor Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) untuk...
- Advertisement -

Related news

Mayjend Maruli Tegaskan Tak Pernah Minta Jadi Panglima Kostrad ke Presiden

DENPASAR -- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX / Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak akhirnya merespons sangkaan serta cibiran sejumlah pihak terkait dengan...

Jadikan OTT KPK Sebagai Pelajaran, Mendagri Minta Seluruh Kepala Daerah Waspada

JAKARTA -- Tak sedikit kepala daerah diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam beberapa tahun terakhir ini. Tak pelak, hal ini...

Penunjukan Maruli Simanjuntak Sebagai Pangkostrad Bukan Karena Menantu Luhut Panjaitan

JAKARTA -- Penunjukan menantu Luhut B Panjaitan (Menko Maninves RI)--Mayor Jendral (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak--menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat atau Kostrad, dinilai...

Enam Jendral Yunior Mendapat Promosi Jabatan Strategis

JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa telah menandatangani Surat Keputusan Jabatan 328 Perwira Tinggi TNI melalui Keputusan nomor 66/I/2022 tanggal 21 Januari 2022...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here