Kabarindo24jam.com | Cibinong – Pengurus Daerah Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya memperkuat kontribusi organisasi dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pembangunan daerah melalui rangkaian peringatan Milad ke-110 Mathla’ul Anwar.
Momentum tersebut akan dikemas dalam kegiatan Tebar Mawar ke-110 dan Temu Akbar yang digelar pada Rabu, 12 Agustus 2026, di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor.
Ketua Pengurus Daerah Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor, KH Abdul Aziz Sarnata, M.E., M.Pd., mengatakan peringatan Milad ke-110 tidak hanya menjadi perayaan perjalanan panjang organisasi. Menurut dia, momentum tersebut sekaligus menjadi sarana konsolidasi bagi seluruh keluarga besar Mathla’ul Anwar untuk terus bergerak, berinovasi, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui semangat bergerak dari pelosok, Mathla’ul Anwar ingin memastikan bahwa dakwah, pendidikan, dan pengabdian hadir hingga ke pelosok Kabupaten Bogor. Kami berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” ujarnya.
Mengusung tema “Transformasi Tarbiyah, Mengokohkan Ukhuwah”, kegiatan tersebut diarahkan menjadi momentum untuk memperkuat peran Mathla’ul Anwar dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan dakwah sekaligus mempererat persatuan umat.
Selain menjadi bagian dari peringatan milad, Tebar Mawar juga akan menjadi ajang silaturahmi akbar warga Mathla’ul Anwar dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bogor. Ribuan warga Mathla’ul Anwar diperkirakan menghadiri kegiatan tersebut.
Sejumlah tokoh juga dijadwalkan hadir, di antaranya Bupati Bogor, Wakil Bupati Bogor, Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar Dr KH Jaduli Juwaini, M.A., Ketua Mathla’ul Anwar Jawa Barat, tokoh nasional, ulama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi Islam, serta unsur pemerintah daerah.
Pengurus Daerah Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor turut mengajak masyarakat untuk hadir dan menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut. Keterlibatan masyarakat diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Bogor.
Memasuki usia 110 tahun, Mathla’ul Anwar ingin memastikan keberadaan organisasi tetap relevan menghadapi perubahan zaman. Transformasi pendidikan atau tarbiyah menjadi salah satu fokus untuk memperkuat kontribusi organisasi bagi masyarakat.
Semangat tersebut diwujudkan melalui komitmen “Bergerak dari Pelosok, Berkontribusi terhadap Pembangunan Daerah”, dengan harapan Mathla’ul Anwar dapat terus mengambil bagian dalam mewujudkan Kabupaten Bogor yang maju, religius, dan berdaya saing. (Man*/)







