Selasa, 16 April 2024

Modal Ratusan Triliun Rupiah, Bank Syariah Terbesar Siap Operasional 

JAKARTA – Melalui Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor 4/ KDK. 03/ 2021, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan izin untuk Bank Syariah Indonesia (BSI) hasil merger tiga bank syariah terbesar di Indonesia sebagai entitas baru. Direncanakan, BSI akan melakukan launching legal manager pada 1 Februari 2021 mendatang.

BSI dipastikan menjadi bank syariah terbesar dalam sejarah di Indonesia dengan modal kerja dan aset bernilai ratusan triliun Rupiah. Bank ini merupakan penggabungan usaha tiga bank syariah milik Himbara tersebut adalah PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah menjadi satu entitas di bawah nama PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

“Insya Allah, proses integrasinya kami kawal sebaik mungkin dan lakukan dengan saksama secara bertahap. Tidak terburu-buru demi meminimalisasir risiko disrupsi bagi nasabah selama proses berlangsung,” papar  Ketua Project Management Office Integrasi sekaligus Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, Kamis (28/1/2021).

Baca Juga :  Jokowi : Tahun Lalu Dana Masyarakat yang Tidak dibelanjakan Disimpan di Bank Mencapai Rp690 triliun

Hery Gunardi menambahkan, usai menerbitkan legal manager, BSI akan membangun pusat (sentral) Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) baik di kota-kota besar hingga Kabupaten/ kota. Pembangunan sentral UMKM itu, lanjutnya, akan menjadi tempat pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM.

Hery mengaku, UMKM merupakan Deoxyribonucleic Acid (DNA) dari BSI, sehingga BSI akan terus menjunjung komitmen bagi para pelaku UMKM. “Salah satu bank merger adalah BRI yang sangat kuat di bidang UMKM, bahkan portofolio BRI Syariah sudah mencapai 60% dari total portofolio,” urainya.

BSI memang ditetapkan pemerintah untuk fokus mendorong pengembangan bisnis UMKM dari sektor halal ke depannya. Sebelum merger, bank syariah BUMN telah banyak menjalin kerjasama untuk membantu para pelaku usaha kecil dan mikro, khususnya di sektor industri halal. (**/Sally)

Latest news

- Advertisement -spot_img

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini