Kamis, 2 Desember 2021

Naikan Level Pasukan Anti Korupsi, KPK Gandeng IACA

JAKARTA — Untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi penyidik dan penyelidik dalam menangani kasus rasuah atau korupsi,. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kerja sama pembekalan materi teknis dengan International Anti-Corruption Academy (IACA).

Dalam keterangan persnya, Selasa (30/3/2021), Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang pencegahan Ipi Maryati menjelaskan kerja sama ini dilakukan untuk memberikan pembelajaran materi teknik penanganan kasus.

“(Pembelajaran) untuk meningkatkan kompetensinya (penyidik dan penyelidik) dalam mengungkap suatu tindak pidana korupsi, melalui pemanfaatan data dan informasi yang bersumber dari internet dan media sosial,” kata Ipi.

Penyidik dan penyelidik KPK mempelajari metode pencarian barang bukti melalui internet dan media sosial. Pasukan KPK diharapkan makin jeli mencari barang bukti di internet.

“Perlu suatu teknik investigasi khusus untuk mengidentifikasi dan menyelidiki peristiwa korupsi secara tepat, menyusun faktor pengenal unik, serta analisis hubungan online untuk dapat membuktikan hubungan antar-pihak yang terlibat,” urainya.

Baca Juga :  Abaikan Kecaman Internasional, Militer Myanmar Bentuk Pemerintahan Baru

Ipi menambahkan, pembelajaran bagi penyidik dan penyelidik perlu terus dilakukan. Apalagi, kata dia, modus praktik korupsi di Indonesia selalu berevolusi.

Dia mengatakan modus kejahatan korupsi semakin beragam dan rumit. Baik yang melibatkan pelaku domestik hingga kejahatan korupsi yang melibatkan aktor antarnegara.

Lembaga Antikorupsi tak boleh ketinggalan untuk membaca modus praktik rasuah yang dilakukan oknum pejabat di Indonesia. KPK akan selalu mengusahakan pola pasukannya selangkah di depan.

Pelaksanaan edukasi dan pemberian materi untuk penyidik dan penyelidik ini dilangsungkan pada 23 Maret 2021 sampai 1 April 2021. Program ini diharap bisa membuat kinerja KPK makin moncer  kedepannya. (***CP)

Latest news

Tidak Hormati MPR, Presiden Didesak Copot Sri Mulyani

JAKARTA -- Sikap tidak menghormati dan cenderung menyepelekan keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), membuat para pimpinan MPR geram dan kemudian mendesak Presiden...

Bentrok Anggota Kopassus dengan Personil Brimob Bikin Geram Panglima TNI

JAKARTA -- Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jendral Andika Perkasa seketika merasa gusar dan kecewa mendengar kabar Satgas Nanggala Kopassus TNI AD terlibat bentrokan dengan...

Jaksa Agung Bakal Tindak Pimpinan Kejaksaan yang Tak Bisa Awasi Kinerja Anak Buah

JAKARTA -- Jaksa Agung Republik Indonesia, Sanitiar Burhanuddin, menegaskan bahwa dirinya akan mengevaluasi sampai mencopot jabatan para pimpinan unit kerja dan kewilayahan, yang tidak bisa...
Baca Juga :  Abaikan Kecaman Internasional, Militer Myanmar Bentuk Pemerintahan Baru

Percepatan Muktamar NU Terus Disuarakan, PBNU Harus Patuhi Rais Am

SURABAYA -- Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur secara resmi mendukung percepatan penyelenggaraan Muktamar NU ke-34 di Lampung pada 17 Desember 2021 yang sesuai...

KPK Minta Pengusaha dan Pejabat Jangan Lagi Lakukan Praktik Suap Menyuap

JAKARTA -- Kalangan atau para pengusaha di seluruh tanah air, khususnya yang mengerjakan proyek-proyek pemerintah, diminta agar jangan lagi memberi suap kepada penyelenggara negara. Praktik...
- Advertisement -

Related news

Tidak Hormati MPR, Presiden Didesak Copot Sri Mulyani

JAKARTA -- Sikap tidak menghormati dan cenderung menyepelekan keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), membuat para pimpinan MPR geram dan kemudian mendesak Presiden...

Panitia Reuni 212 Belum Minta Ijin ke Polres Bogor dan Satgas Covid

BOGOR -- Kepolisian Resort (Polres) Bogor menegaskan bahwa pihaknya belum mengeluarkan izin untuk kegiatan reuni 212 yang akan dilaksanakan di Masjid Az-Zikra Sentul, Citeureup,...

DPR Setujui Deputi Gubernur Bank Indonesia yang Baru

JAKARTA -- Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan untuk menyetujui Juda Agung dan Aida Budiman menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal tersebut diambil...

Percepat Gerak Birokrasi, PNS Boleh Berpindah-pindah Instansi

JAKARTA -- Menpan RB alias Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, menyatakan kementerian yang dipimpinnya saat ini terus berupaya merombak sistem kerja...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here