Rabu, 26 Januari 2022

Oknum Pejabat Diduga Bermain dalam Pemberhentian Kepling Medan Area

MEDAN — Mendapat informasi adanya kejanggalan, Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Gerindra Dedy Aksyari Nasution, menyoroti proses pemberhentian dan pengangkatan Kepala Lingkungan (Kepling) di Kecamatan Medan Area yang sudah memasuki masa purna tugas.

Pasalnya ada laporan masyarakat yang mengatakan pengangkatan kepling di Kecamatan tersebut diduga sarat kepentingan oknum tertentu. Bahkan, banyak kepling yang masih kompeten dan disukai masyarakat diganti tanpa ada kesalahan apapun.

“Jadi wajar kita menduga ada indikasi pergantian kepling ini sarat dengan persyaratan berbau kolusi,” ujar Dedy Aksyari Nasution kepada wartawan, Rabu (4/8/2021). Anggota Komisi IV DPRD Medan ini pun mengaku heran dengan situasi yang terjadi saat ini Kecamatan Medan Area.

Padahal, kata Dedy, Wali Kota Medan Bobby Nasution telah mewarning seluruh jajarannya untuk tidak bermain-main dalam menjalankan amanah. Apalagi mengutip sejumlah uang dari masyarakat demi keuntungan pribadi.

“Ada apa ini? Kita minta supaya Wali Kota ataupun Wakil Wali Kota Medan mengevaluasi Camat dan Sekcam Medan Area. Hal seperti ini tak boleh dibiarkan. Bagaimana Medan mau berkah kalau masih saja ada oknum-oknum yang mencoba menarik keuntungan pribadi,” cetusnya.

Baca Juga :  Selain Infrastruktur, Dana Samisade Dapat Digunakan untuk Dirikan Menara Komunikasi

Dedy menambahkan, Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepling sudah sangat baik dan isinya disesuaikan dengan situasi Kota Medan sekarang ini.

“Lantas, jika ada kepling diberhentikan tanpa sebab yang fatal, nilai assesmentnya ini juga dipertanyakan anggaran untuk assesment itu darimana. Itu oknum yang memberhentikannya itu melanggar hukum,” tegas.

Lebih lanjut Dedy mengatakan, Kepling bisa saja diberhentikan karena melanggar hukum seperti terlibat kejahatan atau narkoba, bisa dilakukan seperti itu.

“Tapi jangan diberhentikan karena ada unsur suka atau tidak suka. Ada apa dibalik itu? Padahal kita tahu masyarakat masih butuh kepling yang kooperatif. Gak perlu lah dijelaskan kepling mana yang diberhentikan tanpa sebab itu. Yang jelas ini gak boleh dibiarkan. Wali Kota harus tegas,” pungkasnya. (***/tim)

Latest news

Pernyataan Arteria Dahlan Terkait Bahasa Sunda Resahkan Masyarakat

BANDUNG - Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jabar Ono Surono telah melapor ke DPP PDIP terkait dinamika di Jawa Barat menyusul pernyataan kontroversial Arteria Dahlan...

Gempa di Laut Goyang Empat Daerah, 17 Kecamatan di Pandeglang Paling Terdampak

PANDEGLANG - Guncangan gempa berkekuatan 6,7 Magnitudo yang berpusat di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang-Provinsi Banten, Jum'at (14/1/2022), menimbulkan kerusakan banyak bangunan dan mengakibatkan kepanikan luar...
Baca Juga :  Berkat Samisade, Jalan Mulus Desa Gorowong - Pingku Terwujud

Sejumlah Pejabat Pemkot Depok Jadi Tersangka Mafia Tanah

DEPOK --  Kasus dugaan mafia tanah yang merugikan seorang pensiunan Jendral bintang dua TNI AD di Kota Depok - Jawa Barat, berhasil diungkap Tim Direktorat...

Puluhan Perwira Polda Lampung Naik Pangkat, Eks Sekpri Kapolri Jadi Komisaris Besar

BANDAR LAMPUNG - Puluhan perwira pertama dan 3 perwira menengah Polda Lampung naik pangkat setingkat lebih tinggi. Salah satunya adalah Direktur Reserse Kriminal Umum...

Kantor Baru PWRI Kabupaten Bogor Megah dan Representatif

BOGOR -- Menyambut pergantian tahun 2021 ke 2022, Jumat (31/12/2021), DPC Persatuan Wartawan Republik IIndonesia (PWRI) Kabupaten Bogor menggelar syukuran dan selamatan kantor baru...
- Advertisement -

Related news

Mayjend Maruli Tegaskan Tak Pernah Minta Jadi Panglima Kostrad ke Presiden

DENPASAR -- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX / Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak akhirnya merespons sangkaan serta cibiran sejumlah pihak terkait dengan...

Jadikan OTT KPK Sebagai Pelajaran, Mendagri Minta Seluruh Kepala Daerah Waspada

JAKARTA -- Tak sedikit kepala daerah diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam beberapa tahun terakhir ini. Tak pelak, hal ini...

Penunjukan Maruli Simanjuntak Sebagai Pangkostrad Bukan Karena Menantu Luhut Panjaitan

JAKARTA -- Penunjukan menantu Luhut B Panjaitan (Menko Maninves RI)--Mayor Jendral (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak--menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat atau Kostrad, dinilai...

Enam Jendral Yunior Mendapat Promosi Jabatan Strategis

JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa telah menandatangani Surat Keputusan Jabatan 328 Perwira Tinggi TNI melalui Keputusan nomor 66/I/2022 tanggal 21 Januari 2022...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here