Sabtu, 18 September 2021

Pertikaian di Partai Mantan Presiden Memasuki Episode Pemecatan 7 Tokoh Kader

JAKARTA  — Pertikaian dua kubu di Partai Demokrat kian panas dan memasuki episode pemecatan tujuh tokoh kader oleh Dewan Pimpinan Pusat yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono. Dua di antaranya adalah mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Marzuki Alie dan anggota DPR Fraksi Partai Demokrat Jhoni Allen Marbun.

“Partai Demokrat memutuskan sanksi pemberhentian tetap dengan tidak hormat sebagai anggota partai terhadap Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, dan Ahmad Yahya,” ujar Kepala Badan Komunikasi Strategis Demokrat Herzaky Mahendra Putra dalam keterangan persnya, Jumat (26/2/2021).

Adapun Marzuki, dipecat karena dinilai melanggar etika. Ia dinilai terbukti bersalah ketika bicara di media yang seakan menunjukkan adanya permusuhan di internal Partai Demokrat. “Sanksi pemberhentian tetap dengan tidak hormat sebagai anggota Demokrat kepada Marzuki Alie karena terbukti melakukan pelanggaran etika partai,” ujar Herzaky.

Demokrat menilai, Marzuki telah melakukan tindakan dan perbuatan yang bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), pakta integritas, dan kode etik partai. Tindakannya dinilai sangat melukai perasaan para pimpinan, pengurus, dan kader Demokrat di seluruh tanah air.

“Hal ini dibuktikan dengan adanya desakan yang sangat kuat dari para pimpinan dan pengurus serta para kader di tingkat DPP, DPD, DPC dan organisasi sayap, termasuk para senior partai, untuk memecat Marzuki Alie,” ujar Herzaky.

Berkaca pada kasus Marzuki, pengurus Demokrat menyampaikan kepada seluruh kader untuk menghormati dan menghargai para senior partai. Serta memberikan dukungan kepada para pemimpin dan pengurus partai. “Yang saat ini tengah menjalankan amanah dari seluruh kader dan konstituen Demokrat,” ujar Herzaky.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Bambang Susilo berencana akan melakukan somasi setelah dipecat oleh DPP melalui pimpinan DPD Jawa Tengah pada 17 Februari lalu akibat mendukung gerakan Kongres Luar Biasa (KLB).

Baca Juga :  Rezim Militer Myanmar Makin Brutal, Inggris Berikan Sanksi Baru

“Ya, KLB adalah hak konstitusional Ketua DPC semua partai termasuk di dalamnya Partai Demokrat. Karena sudah diatur di Anggaran Dasar pasal 81 dan Anggaran Rumah Tangga Pasal 83,” kata Bambang Susilo kepada wartawan, Jumat (26/2/2021)

Bambang Susilo dipecat oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Jawa Tengah Rinto Subekti sejak Rabu (17/2) lalu dan hingga saat ini belum menerima surat pemecatan resmi secara tertulis dari partai berlogo mercy tersebut.

Meski demikian, DPP Partai Demokrat Jateng telah mengangkat Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPC Kabupaten Blora Tety Indarti yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Tengah.

Bambang Susilo sepakat dengan KLB karena AHY sebagai ketua umum dianggap kurang amanah dan tidak konsekuen. “Yang pertama di dalam Pemilu Legislatif 2019 kemarin di Jawa Tengah tidak menurunkan biaya saksi. Yang mana saksi sudah dibentuk DPC sampai tingkat TPS,” kata Bambang.

“Yang kedua terkait rekomemdasi Partai Politik saya ini ketua DPC tiga periode, sejak 2006 sampai 2022 nanti.Tetapi ketika Pilkada kemarin saya mau maju, yang direkomendasikan kader partai lain. Ini Mas AHY tidak konsekuen dan mencederai Partai serta tidak sesuai dengan komitmen saat kongres,” katanya.

Baca Juga :  Penyerang Markas Besar Polri Perempuan Muda, Beraksi Sendirian dan Berideologi ISIS

“Terkait hal pemberhentian ini, saya akan melakukan somasi dan langkah hukum. Sampai saat ini saya masih tunggu surat pemberhentian saya sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Blora,” ujarnya. (**/Husni/CP)

- Advertisement -

Latest news

Kasus Suap Lelang Proyek, Plt Kadis PUPRP Hulu Sungai Utara Dikirim ke Penjara

JAKARTA -- Setelah menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada Rabu (15/9/2021) malam, KPK melangsungkan pemeriksaan terhadap tujuh orang dan...

Tuding Sewenang-Wenang Terhadap Rakyat, ProDEM Siap Lawan Sentul City

JAKARTA -- Lembaga non Government Pro Demokrasi (ProDEM) menduga proses penerbitan izin tanah yang dipegang oleh PT.Sentul City Tbk bermasalah. Bahkan, Sentul City dituding...

Calon Panglima TNI Hanya Jendral Andika dan Laksamana Yudo, DPR Tunggu Surat Presiden

JAKARTA -- Siapa sosok perwira tinggi (Pati) bintang empat yang ditunjuk sebagai pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI masih menjadi tebak-tebakan alias belum pasti,...

Spekulasi Penyebab Kebakaran Lapas Tangerang Harus Dihentikan

TANGERANG -- Menyusul musibah kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang-Banten, pada Rabu 8 September 2021, beragam spekulasi dan juga hoax seputar penyebab...

Polrestabes Medan Musnahkan Narkoba Bernilai Miliaran Rupiah

MEDAN - Polrestabes Medan menggelar pemusnahan barang bukti narkoba dari jaringan internasional senilai Rp 2 miliar lebih yang didapatkan dari penangkapan selama tiga bulan...
- Advertisement -

Related news

PN Cibinong Dianggap Menyalahi Prosedur, Eksekusi Lahan di Citayam Dibatalkan

BOGOR -- Upaya penguasaan sebidang lahan kosong di kawasan Perumahan Green Citayam City, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojong Gede-Kabupaten Bogor, oleh Panitera dan Juru Sita...

Jokowi Ajak Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

DELI SERDANG --Bupati Deli Serdang H.Ashari Tambunan mendampingi Presiden RI Joko Widodo serta rombongan pejabat tinggi pusat maupun daerah dalam kunjungan kerja dan peninjauan...

Maling di Rumah Tetangga Terekam CCTV, Ketahuan Lalu Ditangkap Polisi

MEDAN - Polsek Medan Baru mengamankan seorang laki-laki berinisial KR (56) warga Jalan Cinta Karya Gg. Kelapa No. 5 Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan...

Lapas Arga Makmur Bengkulu Gelar Vaksinasi Warga Binaan

ARGA MAKMUR -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, turut menyukseskan program vaksinasi nasional yang digelar pemerintah untuk meningkatkan herd...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here