Sabtu, 18 September 2021

Puspomad dan Bareskrim Bersinergi Tangani Tindak Kejahatan Konvensional

JAKARTA – Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad) Letjen TNI Chandra W Sukotjo menyambangi kantor Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto di Jakarta Pusat, Jumat (26/3/2021). Kedua pejabat TNI-Polri itu bertemu untuk meningkatkan kerjasama Puspomad dengan Bareskrim.

Chandra menjelaskan, kunjungannya ini dilakukan untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat Danpuspom TNI AD yang baru. Selain atas perintah Kepala Staf TNI AD (KSAD), tugas provos juga berkaitan erat dengan Bareskrim Polri, yaitu fungsi penyelidikan dan penyidikan perkara.

Dalam pertemuan itu, Letjend Chandra menyampaikan hal terkait kasus kematian Bintara Pembina Desa atau Babinsa TNI AD Sersan Dua (Serda) Rusdi pada Agustus 2020 silam di Buton-Sulawesi Tenggara, yang dianggap tewas secara tidak wajar.

“Dalam pengamatan petugas kami di lokasi kejadian ketika itu, jika melihat posisi korban tergantung dengan tangan terikat atau diborgol, itu tidak mungkin kejadian bunuh diri,” kata Letjen Chandra kepada Kabareskrim.

Letjend Chandra pun meminta bantuan dari Polri untuk membantu penyelidikan kasus tersebut. Bantuan personil Bareskrim dinilai pihak Puspomad amat penting lantaran kemampuan personil Polisi Militer masih terbatas dalam menangani tindak kejahatan konvensional.

Baca Juga :  Kasetukpa Polri Tegaskan Korps Resimen Siswa SIP Arena Belajar Jadi Pemimpin

“Tentu saja kami sangat membutuhkan bantuan dari polisi, terutama dalam hal penyelidikan dan penyidikan, karena kemampuan personel kami masih hanya sebatas kejahatan non konvensional,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Komjen Agus mengucapkan terima kasih kepada Danpuspom TNI AD yang telah menyempatkan waktunya untuk datang bersilaturahmi. Agus mengaku sinergitas lembaga terkait untuk menjaga keamanan sangat diperlukan.

Terkait kasus Rusdi, Komjen Agus mengatakan pihaknya akan membentuk tim khusus untuk mengusutnya. Dia memerintahkan Kapolda Sulawesi Tenggara untuk menyelesaikan kasus tersebut.

“Terkait kasus Sersan Rusdi, kami akan terus memonitor kasus tersebut. Jika memang Bareskrim perlu menyiapkan tim khusus, akan kami buat. Kami akan terus mengingatkan Kapolda nya untuk segera menyelesaikan kasus ini,” tutur Agus.

Sebagai informasi, anggota Babinsa TNI AD bernama Serda Rusdi, ditemukan tergantung di pohon jambu di Desa Rahantari Kecamatan Kabaena, Barat Kabupaten Bombana pada Rabu (19/8/2020) lalu, dengan masih menggunakan seragam TNI.

Penemuan jenazah Serda Rusdi tersebut sempat membuat geger warga sekitar Desa Rahantari. Diketahui Almarhum kesehariannya bertugas sebagai Babinsa Desa Rahantari dan Desa Eemokolo. (***/Nurali)

- Advertisement -

Latest news

Kasus Suap Lelang Proyek, Plt Kadis PUPRP Hulu Sungai Utara Dikirim ke Penjara

JAKARTA -- Setelah menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada Rabu (15/9/2021) malam, KPK melangsungkan pemeriksaan terhadap tujuh orang dan...
Baca Juga :  Kepala Daerah Diminta Percepat Penyerapan APBD untuk Geber Pertumbuhan Ekonomi

Sebentar Lagi Pensiun, Panglima TNI Bongkar Pasang Posisi 150 Jendral dan Kolonel

JAKARTA -- Dua bulan sebelum memasuki masa pensiun, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kembali melakukan rotasi dan mutasi besar-besaran di tubuh TNI. Lebih dari 150...

Tuding Sewenang-Wenang Terhadap Rakyat, ProDEM Siap Lawan Sentul City

JAKARTA -- Lembaga non Government Pro Demokrasi (ProDEM) menduga proses penerbitan izin tanah yang dipegang oleh PT.Sentul City Tbk bermasalah. Bahkan, Sentul City dituding...

Calon Panglima TNI Hanya Jendral Andika dan Laksamana Yudo, DPR Tunggu Surat Presiden

JAKARTA -- Siapa sosok perwira tinggi (Pati) bintang empat yang ditunjuk sebagai pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI masih menjadi tebak-tebakan alias belum pasti,...

Spekulasi Penyebab Kebakaran Lapas Tangerang Harus Dihentikan

TANGERANG -- Menyusul musibah kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang-Banten, pada Rabu 8 September 2021, beragam spekulasi dan juga hoax seputar penyebab...
- Advertisement -

Related news

PN Cibinong Dianggap Menyalahi Prosedur, Eksekusi Lahan di Citayam Dibatalkan

BOGOR -- Upaya penguasaan sebidang lahan kosong di kawasan Perumahan Green Citayam City, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojong Gede-Kabupaten Bogor, oleh Panitera dan Juru Sita...

Jokowi Ajak Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

DELI SERDANG --Bupati Deli Serdang H.Ashari Tambunan mendampingi Presiden RI Joko Widodo serta rombongan pejabat tinggi pusat maupun daerah dalam kunjungan kerja dan peninjauan...

Maling di Rumah Tetangga Terekam CCTV, Ketahuan Lalu Ditangkap Polisi

MEDAN - Polsek Medan Baru mengamankan seorang laki-laki berinisial KR (56) warga Jalan Cinta Karya Gg. Kelapa No. 5 Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan...

Lapas Arga Makmur Bengkulu Gelar Vaksinasi Warga Binaan

ARGA MAKMUR -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, turut menyukseskan program vaksinasi nasional yang digelar pemerintah untuk meningkatkan herd...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here