Senin, 15 April 2024

Rekrutmen Komponen Cadangan Pertahanan Negara Segera Direalisasikan

JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) mulai mempersiapkan program rekrutmen komponen cadangan (komcad) setelah terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara pada 12 Januari 2021 lalu.

Di dalam PP ini salah satunya mengatur tentang adanya Komponen Cadangan. Untuk proses rekrutmen sepenuhnya dilaksanakan oleh Kemhan sedangkan pelatihan nantinya akan dilakukan oleh TNI. “Untuk tahap pertama ini TNI bakal segera melakukan sosialisasi Komcad ke seluruh elemen masyarakat,” ujar Juru Bicara Menteri Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak, Selasa (19/1).

Sementara untuk proses perekrutan akan dilaksanakan oleh Komando Rayon Militer (Koramil) di seluruh Indonesia, yang tentunya diikuti dengan seleksi terlebih dulu. Untuk target peserta, Kemhan memproyeksikan sekitar 25 ribu orang peserta Komponen Cadangan.

Baca Juga :  KSAD Tengok Prajurit Penjaga Perbatasan RI-PNG

Sesuai persyaratan, usia minimal 18 – 35 tahun, kemudian wajib mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan serta mengikuti pelatihan sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

Pembentukan Komponen Cadangan dari unsur Warga Negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 48 huruf a dikelompokkan menjadi a. Komponen Cadangan matra darat; b. Komponen Cadangan matra laut; dan c. Komponen Cadangan matra udara

Peserta yang lulus maka akan diangkat menjadi Komponen Cadangan dan diberi pangkat yang mengacu pada pangkat TNI. “Pemberian pangkat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak menimbulkan hak lain selain hak Komponen Cadangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang,” bunyi Pasal 58 ayat 4. (Husni/****)

Latest news

- Advertisement -spot_img

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini