Kamis, 2 Desember 2021

Selain Beli Klub Bola Cilegon, Raffi dan Rudy Bangun Arena Latihan Olahraga Terbesar

CILEGON — Presenter kondang dan juga selebritis terkemuka, Raffi Ahmad, mulai mengembangkan diri menjadi pebisnis dengan menginvestasikan dana lebih dari 300 Miliar ke klub sepakbola Cilegon United FC, bersama partnernya, Rudy Salim, seorang pengusaha otomotif terkemuka.

Setelah mengakuisisi klub yang kini berkutat di liga 2 itu, Raffi pun merubah nama klub menjadi RANS Cilegon FC. Selain itu, duo Raffi dan Rudy mengunci target RANS Cilegon FC menjadi salah satu klub terbaik dan terbesar di tanah air yang berprestasi di dalam dan luar negeri.

Untuk mewujudkan ambisi besar sekaligus untuk pengembangan bisnis olahraga yang memang menjanjikan itu, dua pengusaha selebritis terkemuka ini akan membangun infrastruktur penunjang seperti lapangan sepak bola di 10 kota, bahkan juga satu akademi sepak bola yang menelan biaya di atas Rp 300 miliar.

“Lebih dari Rp 300 miliar nilai investasi total. Tapi itu bukan akuisisi klub, melainkan untuk infrastruktur penunjang, pembelian tanah, pembangunan gedung dan sebagainya,” kata Rudy yang sehari-hari menjabat Presiden Direktur Prestige Motorcars dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (1/4/2021).

Duo Raffi-Rudy pun telah menyiapkan rencana pembangunan RANS Prestige Sportainment, satu arena olahraga berstandar internasional dengan lapangan FIFA Certified berlokasi di Pantai Indah Kapuk 2 Jakarta dengan luas lahan 2,7 hektar

Arena itu diproyeksikan menjadi pusat pelatihan berbagai olahraga, mulai dari fasilitas lapangan sepak bola, lapangan futsal, skateboard arena, lapangan bulu tangkis, tenis, basket, wall climbing, sampai esport arena.

Baca Juga :  Covid 19 Gagalkan Penyelenggaraan Liga Shopee

Arena pelatihan itu juga akan dilengkapi zona komersil, seperti restoran, roof top cafe, cafe bola dan food court. RANS Prestige Sportainment akan dikelola menjadi pusat Sekolah Sepak Bola (SSB) dan termasuk pusat pelatihan atau base camp RANS Cilegon FC.

Terkait langkah pembenahan RANS Cilegon FC, Rudy memastikan fokus pertama adalah memperbaiki grass root, memperbaiki sistem manajemen, dan tentunya secara profesional akan dikembangkan oleh  (pelatih) coach untuk menemukan pemain-pemain yang bermain dan bermental baik.

Raffi Ahmad menambahkan idealnya pemain senior dan pemain muda digabungkan sambil menggelar seleksi pemain secara terbuka. Namun, untuk memilih siapa saja pemain yang masuk membela klub, Raffi menyerahkan hal itu kepada Bambang Nurdiansyah sebagai head coach dan Hamka Hamzah selaku manager RANS Cilegon FC.

“Target kita bukan harus Liga 1, itu bonus saja, yang penting kita harus bermain baik, bermental baik, bersikap baik. Kalaupun semuanya sudah baik, infrastruktur kita baik, Insya Allah kita juga secara otomatis akan melaju naik ke Liga 2,” ujarnya.

Raffi juga mengungkapkan alasan penunjukkan Hamka sebagai manajer tim, itu karena dirinya ingin memberikan kesempatan kepada legenda-legenda sepak bola Indonesia. “Saya ingin buka kesempatan kepada senior-senior di manajerial,” paparnya. (Dwi/CP)

Latest news

Baca Juga :  KPK Tak Pernah Umumkan Nama Pegawai yang Tak Lulus TWK

Tidak Hormati MPR, Presiden Didesak Copot Sri Mulyani

JAKARTA -- Sikap tidak menghormati dan cenderung menyepelekan keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), membuat para pimpinan MPR geram dan kemudian mendesak Presiden...

Bentrok Anggota Kopassus dengan Personil Brimob Bikin Geram Panglima TNI

JAKARTA -- Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jendral Andika Perkasa seketika merasa gusar dan kecewa mendengar kabar Satgas Nanggala Kopassus TNI AD terlibat bentrokan dengan...

Percepatan Muktamar NU Terus Disuarakan, PBNU Harus Patuhi Rais Am

SURABAYA -- Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur secara resmi mendukung percepatan penyelenggaraan Muktamar NU ke-34 di Lampung pada 17 Desember 2021 yang sesuai...

KPK Minta Pengusaha dan Pejabat Jangan Lagi Lakukan Praktik Suap Menyuap

JAKARTA -- Kalangan atau para pengusaha di seluruh tanah air, khususnya yang mengerjakan proyek-proyek pemerintah, diminta agar jangan lagi memberi suap kepada penyelenggara negara. Praktik...

Presiden Jokowi Tegur Para Kepala Daerah agar Realisasikan Serapan ABPD

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak kuasa menahan emosinya mendapati situasi banyaknya Pemerintah Daerah yang masih mengendapkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)...
- Advertisement -

Related news

Tidak Hormati MPR, Presiden Didesak Copot Sri Mulyani

JAKARTA -- Sikap tidak menghormati dan cenderung menyepelekan keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), membuat para pimpinan MPR geram dan kemudian mendesak Presiden...

Panitia Reuni 212 Belum Minta Ijin ke Polres Bogor dan Satgas Covid

BOGOR -- Kepolisian Resort (Polres) Bogor menegaskan bahwa pihaknya belum mengeluarkan izin untuk kegiatan reuni 212 yang akan dilaksanakan di Masjid Az-Zikra Sentul, Citeureup,...

DPR Setujui Deputi Gubernur Bank Indonesia yang Baru

JAKARTA -- Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan untuk menyetujui Juda Agung dan Aida Budiman menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal tersebut diambil...

Percepat Gerak Birokrasi, PNS Boleh Berpindah-pindah Instansi

JAKARTA -- Menpan RB alias Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, menyatakan kementerian yang dipimpinnya saat ini terus berupaya merombak sistem kerja...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here