Sabtu, 18 September 2021

Sering Difitnah, Presiden Jokowi dan Keluarganya Tak Pernah Gunakan UU ITE

JAKARTA – Belum lama ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersikap positif meminta masyarakat untuk aktif melontarkan kritik terhadap pemerintah, namun sejumlah aktivis dan tokoh politik malah mencibir dan nyinyir di media sosial. Tak sedikit yang mengklaim takut ketika akan menuliskan kritik terhadap pemerintah. 

Mereka yang sinis mengaku merasa terancam dengan adanya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan  buzzer. Bahkan, banyak yang menuding pemerintah bisa menahan para pengkritik dengan memanfaatkan UU ITE. 

Namun faktanya, tak pernah sekalipun Presiden Jokowi ataupun keluarganya menggunakan UU ITE untuk melaporkan seseorang, sekalipun banyak fitnah dan ujaran kebencian di media sosial yang dialamatkan kepadanya. 

Hal ini dikemukakan Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Prof. Henry Subiakto saat berbincang di kanal Youtube Karni Ilyas Club, yang dilansir pada Rabu 17 Februari 2021. Henry menyebut UU ITE bukan didesain agar pemerintah bisa mengekang para pengkritik yang vokal di media sosial.

Buktinya, Presiden Jokowi sama sekali belum pernah menggunakan UU ITE untuk menyeret seseorang ke meja hijau. “Saya belum pernah menemukan Undang-Undang ITE dipakai oleh presiden. Presiden belum pernah menggunakan UU ITE untuk melaporkan seseorang,” katanya.

Baca Juga :  Ambang Batas Calon Presiden 10 Persen Dinilai Ideal 

Menurutnya, UU ITE malah kebanyakan dimanfaatkan oleh pihak-pihak di luar pemerintah. “Saya melihat memang UU ITE ini banyak dimanfaatkan untuk konflik-konflik yang terjadi,” ucap Henry.

Staf Ahli Kemenkominfo itu mengaku sering turun tangan untuk membantu masyarakat yang terlibat dalam kasus-kasus UU ITE. “Saya kadang-kadang juga diminta oleh SAFEnet, bukan kepolisian yang minta, justru para aktivis,” ujar Henry.

Kendati demikian, Henry Subiakto juga tidak menampik kalau ada pejabat-pejabat di daerah yang memanfaatkan UU ITE ini ketika berkonflik. “Ada mantan anggota DPRD sama ibu lurah, ada tokoh-tokoh di tingkat elit,” ucap Henry.

Dijelaskannya, pengguna media sosial cenderung sensitif dan agresif. Akibatnya, muncul banyak konflik yang kemudian membawa-bawa UU ITE. Henry menyimpulkan salah persepsi menjadi persoalan utama dari UU ITE, bukan soal pengekangan kebebasan berpendapat. (***/Husni)

- Advertisement -

Latest news

Jokowi Ajak Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

DELI SERDANG --Bupati Deli Serdang H.Ashari Tambunan mendampingi Presiden RI Joko Widodo serta rombongan pejabat tinggi pusat maupun daerah dalam kunjungan kerja dan peninjauan...

Kasus Suap Lelang Proyek, Plt Kadis PUPRP Hulu Sungai Utara Dikirim ke Penjara

JAKARTA -- Setelah menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada Rabu (15/9/2021) malam, KPK melangsungkan pemeriksaan terhadap tujuh orang dan...
Baca Juga :  Ambang Batas Calon Presiden 10 Persen Dinilai Ideal 

Tuding Sewenang-Wenang Terhadap Rakyat, ProDEM Siap Lawan Sentul City

JAKARTA -- Lembaga non Government Pro Demokrasi (ProDEM) menduga proses penerbitan izin tanah yang dipegang oleh PT.Sentul City Tbk bermasalah. Bahkan, Sentul City dituding...

Calon Panglima TNI Hanya Jendral Andika dan Laksamana Yudo, DPR Tunggu Surat Presiden

JAKARTA -- Siapa sosok perwira tinggi (Pati) bintang empat yang ditunjuk sebagai pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI masih menjadi tebak-tebakan alias belum pasti,...

Spekulasi Penyebab Kebakaran Lapas Tangerang Harus Dihentikan

TANGERANG -- Menyusul musibah kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang-Banten, pada Rabu 8 September 2021, beragam spekulasi dan juga hoax seputar penyebab...
- Advertisement -

Related news

PN Cibinong Dianggap Menyalahi Prosedur, Eksekusi Lahan di Citayam Dibatalkan

BOGOR -- Upaya penguasaan sebidang lahan kosong di kawasan Perumahan Green Citayam City, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojong Gede-Kabupaten Bogor, oleh Panitera dan Juru Sita...

Jokowi Ajak Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

DELI SERDANG --Bupati Deli Serdang H.Ashari Tambunan mendampingi Presiden RI Joko Widodo serta rombongan pejabat tinggi pusat maupun daerah dalam kunjungan kerja dan peninjauan...

Maling di Rumah Tetangga Terekam CCTV, Ketahuan Lalu Ditangkap Polisi

MEDAN - Polsek Medan Baru mengamankan seorang laki-laki berinisial KR (56) warga Jalan Cinta Karya Gg. Kelapa No. 5 Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan...

Lapas Arga Makmur Bengkulu Gelar Vaksinasi Warga Binaan

ARGA MAKMUR -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, turut menyukseskan program vaksinasi nasional yang digelar pemerintah untuk meningkatkan herd...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here