Sabtu, 18 September 2021

Soal Usia dan Agama Calon Kapolri, Tidak Jadi Masalah

JAKARTA — Penunjukan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Calon Kapolri pengganti Jendral Idham Azis menimbulkan pro kontra di ranah publik. Sejumlah kalangan menilai Listyo Sigit masih terlalu muda, bahkan tak sedikit yang menyuarakan ketidaksetujuannya lantaran Listyo Sigit bukan seorang muslim.

Soal usia muda alias junior, Poengky Indarti, Juru Bicara Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menegaskan bahwa lembaganya mempertimbangkan regenerasi saat mengajukan nama Listyo Sigit kepada Presiden Jokowi.

Poengky menuturkan pemilihan Kapolri dari angkatan tua maupun muda bukanlah permasalahan serius, Poengky menyatakan hal ini sudah dibuktikan dalam catatan sejarah Polri selama ini. Sepanjang sudah menyandang pangkat Komisaris Jenderal, tegas Poengky, maka sudah dianggap senior meski angkatan atau usianya lebih muda. 

“Jadi hal ini sebenarnya bukan persoalan lagi. Kan dulu Pak Tito Karnavian juga waktu ditunjuk jadi Kapolri usianya masih 52 tahun. Terlebih lagi, saat ini Pak Kapolri dan Wakapolri secara terbuka sudah menegaskan dukungannya kepada Pak Sigit,” jelas Poengky kepada wartawan di Gedung DPR, Senin (18/1/2021).

Sementara terkait hal agama, penceramah kondang yang juga tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Gus Miftah menyatakan bahwa Polri bukanlah lembaga dakwah, sehingga bisa atau boleh dipimpin bukan hanya dari seorang penganut agama Islam.

Ia menyampaikan pernyataannya tersebut melalui akun Instagram @gusmiftah, pada 18 Januari 2021. “Ingat ini Polri itu lembaga negara yang ngurus Kamtibmas, bukan lembaga dakwah. Di Polri semua agama ada, itu artinya apa Kapolri tidak harus orang muslim,” ucap Gus Miftah.

“Siapapun dia, Profesional, punya kapasitas, punya kapabilitas layak jadi Kapolri,” imbuh Gus Miftah seraya menambahkan dirinya setuju dengan Presiden Jokowi yang menunjuk Komjen Listyo Sigit sebagai Calon Kapolri karena pengalaman yang dimiliki.

Baca Juga :  Jaga Kesinambungan, Dispora Kabupaten Bogor Gelar Seleksi Atlet Pelajar

Saran Kompolnas

Sementara itu, Komisi Kepolisian Nasional telah memberi masukan kepada Komisi III DPR RI terkait agenda uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri Listyo Sigit yang dijadwalkan pada Rabu 20 Januari nanti.

Ketua Pelaksana Harian Kompolnas Benny Mamoto mengungkapkan, pihaknya telah melakukan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) terhadap calon kapolri. Dari analisis tersebut, Kompolnas memberikan sejumlah masukan mulai dari rekam jejak hingga prestasi yang dimiliki Listyo.

“Masukannya pertama masalah rekam jejak. Jadi karirnya dari awal sampai dengan terakhir Kabareskrim ada tidak catatan-catatan negatif,” kata Benny usai menghadiri rapat dengan Komisi III DPR Senin siang.

Selain itu, Kompolnas memberikan masukan terkait prestasi yang dimiliki Listyo Sigit. Semua masukan tersebut nantinya dijadikan pijakan Komisi III DPR melakukan fit and propers test.

“Kemudian menyangkut masalah prestasinya apa saja yang dimiliki atau yang pernah dicapai termasuk kelemahan-kelemahannya apa. Itu semua sudah kita sampaikan, itulah yang akan digunakan sebagai bahan saat fit and proper test nanti,” ucapnya.

Sebelumnya, Kompolnas mengajukan sejumlah nama untuk dipilih oleh Presiden Jokowi. Diantaranya Komjen Pol. Gatot Edy Pramono (Wakapolri), Komjen Pol. Boy Rafli Amar (Kepala BNPT), Komjen Pol. Arief Sulistyanto (Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri), dan Komjen Pol. Agus Andrianto (Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri). (CP)

- Advertisement -

Latest news

Baca Juga :  Menkumham Ingatkan SBY dan AHY Berhenti Tuding Pemerintah Terkait Konflik Demokrat

Kasus Suap Lelang Proyek, Plt Kadis PUPRP Hulu Sungai Utara Dikirim ke Penjara

JAKARTA -- Setelah menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada Rabu (15/9/2021) malam, KPK melangsungkan pemeriksaan terhadap tujuh orang dan...

Tuding Sewenang-Wenang Terhadap Rakyat, ProDEM Siap Lawan Sentul City

JAKARTA -- Lembaga non Government Pro Demokrasi (ProDEM) menduga proses penerbitan izin tanah yang dipegang oleh PT.Sentul City Tbk bermasalah. Bahkan, Sentul City dituding...

Calon Panglima TNI Hanya Jendral Andika dan Laksamana Yudo, DPR Tunggu Surat Presiden

JAKARTA -- Siapa sosok perwira tinggi (Pati) bintang empat yang ditunjuk sebagai pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI masih menjadi tebak-tebakan alias belum pasti,...

Spekulasi Penyebab Kebakaran Lapas Tangerang Harus Dihentikan

TANGERANG -- Menyusul musibah kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang-Banten, pada Rabu 8 September 2021, beragam spekulasi dan juga hoax seputar penyebab...

Polrestabes Medan Musnahkan Narkoba Bernilai Miliaran Rupiah

MEDAN - Polrestabes Medan menggelar pemusnahan barang bukti narkoba dari jaringan internasional senilai Rp 2 miliar lebih yang didapatkan dari penangkapan selama tiga bulan...
- Advertisement -

Related news

PN Cibinong Dianggap Menyalahi Prosedur, Eksekusi Lahan di Citayam Dibatalkan

BOGOR -- Upaya penguasaan sebidang lahan kosong di kawasan Perumahan Green Citayam City, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojong Gede-Kabupaten Bogor, oleh Panitera dan Juru Sita...

Jokowi Ajak Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

DELI SERDANG --Bupati Deli Serdang H.Ashari Tambunan mendampingi Presiden RI Joko Widodo serta rombongan pejabat tinggi pusat maupun daerah dalam kunjungan kerja dan peninjauan...

Maling di Rumah Tetangga Terekam CCTV, Ketahuan Lalu Ditangkap Polisi

MEDAN - Polsek Medan Baru mengamankan seorang laki-laki berinisial KR (56) warga Jalan Cinta Karya Gg. Kelapa No. 5 Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan...

Lapas Arga Makmur Bengkulu Gelar Vaksinasi Warga Binaan

ARGA MAKMUR -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, turut menyukseskan program vaksinasi nasional yang digelar pemerintah untuk meningkatkan herd...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here