Kamis, 17 Juni 2021

Terbukti Langgar Prosedur, Empat Polisi Penggeledah Kolonel TNI Ditahan Propam

SURABAYA — Peristiwa penggeledahan seorang Kolonel TNI AD di sebuah hotel Kota Malang pada Kamis (25/3/2021) lalu, mengakibatkan karir empat anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnakoba) Polresta Malang Kota terancam putus di tengah jalan setelah Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam ) Polda Jatim, melakukan penahanan.

Kepada wartawan, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, bahwa aksi pengerebekan terhadap Kasubditbinbekhar Sdircab Pushubad, Kolonel Chb I Wayan Sudarsana di salah satu kamar Hotel Regent Park Kota Malang ada kesalahan SOP (standar operasional prosedur) anggotanya.

“Itu jelas-jelas salah prosedur SOP yang dilakukan oleh anggota dari Satreskoba Polresta Malang, karena itu mereka ditahan.unit Propam hari ini. Dan kami juga sudah mengajukan permohonan maaf dan diterima Kolonel Wayan dan Korps Perhubungan TNI AD,” katanya kepada wartawan, Jumat petang (26/3/2021).

“Dari keterangan yang dihimpun, ada empat personel yang melakukan kesalahan prosedur dalam melakukan tindakan kepolisian. Tapi pada prinsipnya, kami jajaran TNI/Polri yang ada di Jawa Timur tetap solid dan terus menjaga kondusifitas,” tegasnya.

Ditanya apakah Kasat Narkoba Polresta Malang Kota juga diberikan sanksi yang sama seperti empat anggotanya, Gatot masih belum bisa memastikan. “Untuk itu masih nunggu perkembangan selanjutnya,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kejadian bermula saat Kolonel CHB I Wayan Sudarsana yang sedang menginap di dalam hotel, mendengar ada yang mengetuk pintu kamarnya. Setelah pintu dibuka, empat orang yang mengaku sebagai polisi masuk ke dalam kamar.

Baca Juga :  Apresiasi Pelaksanaan Piala Menpora, Presiden Instruksikan Persiapan Gelar Liga 1 dan 2

Ia telah menyampaikan, kalau ia adalah Kolonel TNI AD yang sedang bertugas. Namun empat orang pria yang merupakan anggota Satresnarkoba Polresta Malang Kota, tetap berkeras melakukan penggeledahan terkait informasi penggunaan narkoba.

Wayan lalu meminta anggota Satresnarkoba Polresta Malang Kota tersebut, untuk menunjukkan surat perintah. Kemudian mereka menunjukkan surat perintah yang ditandatangani oleh Kasat Narkoba Polresta Malang.

Usai menunjukkan surat perintah, anggota Satresnarkoba itu menggeledah seluruh isi kamar, termasuk isi tas Kolonel. Namun ternyata anggota Satresnarkoba Polresta Malang, tidak menemukan barang bukti narkoba.

Saat dilakukan penggeledahan, Wayan menyampaikan protes kalau memang dirinya bersalah, kenapa Satresnarkoba Polresta Malang tidak melibatkan anggota Polisi Militer (PM) sesuai Undang-Undang TNI. Namun perkataan itu tidak dihiraukan sama sekali.

Setelah melaksanakan penggeledahan dan tidak menemukan barang bukti, keempat anggota Satresnarkoba tersebut meninggalkan hotel. Merasa menjadi korban salah sasaran, Wayan menghubungi Kahubdam V/Brawijaya, Kolonel Chb Muhammad Anom Kartika.

Tak berselang lama, Kolonel Chb Anom Kartika memerintahkan anakbuahnya menjemput Kolonel Wayan dari hotel menuju Hubdam V/Brawijaya. Diketahui, Wayan menjabat Kasubditbinbekhar Sdircab Pushubad TNI AD yang datang ke Kota Malang, dalam rangka melaksanakan tugas sebagai Tim Rikmat Bekfas TW I Tahun 2021. (***/Iwan)

- Advertisement -

Latest news

Lebih Senior dan Dekat Dengan Presiden, Andika Perkasa Diyakini Jabat Panglima TNI

JAKARTA -- Beberapa hari terakhir ini, publik di tanah air diriuhkan dengan topik siapa figur Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto yanh...
Baca Juga :  Apresiasi Pelaksanaan Piala Menpora, Presiden Instruksikan Persiapan Gelar Liga 1 dan 2

Ada Apa PDIP dengan Ganjar Pranowo? Capres Tertinggi Popularitasnya Malah Diabaikan

JAKARTA -- Popularitas kader PDI Perjuangan yang menjabat Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, melesat tinggi dari hasil survei berbagai lembaga konsultan dan survei politik...

Kinerja Jaksa Agung Mentereng, 11 Pejabat Kejaksaan yang Nakal Langsung Dicopot

JAKARTA -- Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) selama dua tahun terakhir di bawah kepemimpinan Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin kian mentereng. Kinerjanya memberantas korupsi semakin...

Inggris Bersama Belanda dan Austria Petik Kemenangan Tipis di Penyisihan Euro 2020

LONDON -- Laga babak penyisihan grup Euro 2020 tadi malam, Minggu hingga Senin (14/6/2021) dini hari WIB, menyajikan tiga pertandingan. Di stadion Wembley, timnas Inggris...

Diciduk Polisi Narkoba, Anji Tersandung Kasus Kepemilikan Ganja

Kepolisian Resort (Polres) Metro Jakarta Barat memastikan musisi sekaligus penyanyi papan atas, AN, yang ditangkap polisi bawa ganja adalah Anji atau Erdian Aji Prihartanto. Anji...
- Advertisement -

Related news

Serap Aspirasi dan Komunikasi dengan Masyarakat, Bupati Bogor Gelar Boling

CIBINONG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar program Rebo Keliling (Boling) secara daring dan luring di Kecamatan Klapanunggal. Bupati Bogor Ade Yasin memastikan bahwa...

Dinkes Kesehatan Kabupaten Bogor Kerahkan 101 Puskesmas untuk Intens Lakukan 3T

CIBINONG - Guna mengantisipasi lonjakan kasus baru Covid-19 serta untuk mengoptimalkan penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menginstruksikan 101 Puskesmas...

Bikin Berbagai Gebrakan, DPR RI Puji Kinerja Kapolri Listyo Sigit

JAKARTA -- Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selama beberapa bulan terakhir. Herman menyebut digitalisasi...

Usulkan ke Raja Malaysia Bentuk Dewan Nasional, Mahathir Tak Ambisi Lagi Jadi Perdana Menteri

KUALA LUMPUR -- Mantan Perdana Menteri Malaysia Dr Mahathir Mohamad buka suara menolak klaim yang menyebutnya mencoba kembali ke Putrajaya (kantor Perdana Menteri, Red) dengan...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here