Selasa, 16 April 2024

TNI dan Wartawan Bersinergi Cegah Hoaks

Surabaya — Penyebaran informasi berita bohong atau hoaks sering kali menimbulkan keresahan. Untuk itu masyarakat perlu diingatkan agar memanfaatkan media sosial secara positif dan tidak mudah termakan isu tidak benar.

Demikian disampaikan Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, di sela kegiatan “Ngopi Bareng” wartawan se-wilayah Surabaya. Danrem Terry mengatakan di era digitalisasi, medsos sangat memudahkan semua orang untuk melakukan apa saja termasuk menyebar konten-konten yang meresahkan.

“Karena kalau kita melanggar UU ITE ada pasalnya. Janganlah ada ujaran kebencian dan berita hoaks. Kita sebarkan berita positif. Kita mempunyai wawasan akan hal itu, “ucap Danrem.

Pada kesempatan itu, Brigjen Terry juga mengajak insan media bersinergi untuk melakukan peran mencerahkan dan memberikan edukasi.

Baca Juga :  Sukses Habisi Praktik Sogok dalam Pengesahan APBD, Ganjar Apresiasi Bantuan KPK

“Dengan silaturahmi ini terjadi sinergisitas. Harapan kami di era digitalisasi, dengan media sosial kita bisa melakukan apa saja. Mari sama-sama bersinergi untuk membendung konten-konten tidak benar dan adanya ujaran kebencian,” ajaknya.

Sementara itu Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim mengatakan, jurnalis dan TNI mempunyai tugas yang sama yaitu melindungi kehidupan berbangsa.

“Sebetulnya Jurnalis dan TNI itu 11-12, sama-sama bertugas bertangung jawab melindungi kehidupan berbangsa. Kalau TNI dari sisi pertahanan Negara, mencegah ancaman dan perpecahan bangsa. Kalau teman-teman pers juga melindungi untuk membendung berita hoaks dan ujaran kebencian, ini tanggung jawab kita bersama, “ujar Lutfil. (gus)

Latest news

- Advertisement -spot_img

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini