Kabarindo24jam.com |Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan pengurangan jumlah pasukan AS yang ditempatkan di Jerman, menyusul ketegangan diplomatik dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz terkait pernyataan mengenai Iran.
Pernyataan itu muncul setelah Merz sebelumnya mengkritik posisi Amerika Serikat dalam dinamika dengan Iran, yang dinilai menunjukkan kelemahan. Menanggapi hal tersebut, Trump menyebut opsi penarikan sebagian pasukan sebagai bagian dari evaluasi kebijakan luar negeri dan komitmen militer AS di Eropa.
Sejauh ini, belum ada keputusan final terkait jumlah maupun waktu penarikan pasukan. Pemerintah AS menyatakan bahwa langkah tersebut masih dalam tahap peninjauan dan mempertimbangkan berbagai aspek strategis, termasuk keamanan kawasan dan hubungan dengan sekutu NATO.
Sementara itu, Merz dalam pernyataan lanjutan menegaskan pentingnya hubungan transatlantik antara Jerman dan Amerika Serikat. Ia menyatakan bahwa kerja sama kedua negara tetap menjadi prioritas, di tengah perbedaan pandangan yang muncul.
Jerman merupakan salah satu lokasi utama penempatan pasukan AS di Eropa, yang selama ini berperan penting dalam operasi NATO dan stabilitas regional.
Perkembangan ini menambah daftar dinamika hubungan antara Washington dan Berlin, di tengah situasi geopolitik yang sensitif, khususnya terkait isu Iran dan keamanan global.
(Ls/*)
Sumber: Reuters; Associated Press; The Guardian.







