Kabarindo24jam.com | Middle East – Pemerintah Israel melalui Menteri Pertahanannya menyatakan bahwa serangan terbaru mereka telah menewaskan tokoh senior Iran, Ali Larijani, dalam eskalasi konflik yang terus meningkat di kawasan.
Dalam pernyataan resminya, Menteri Pertahanan Israel mengatakan bahwa operasi militer tersebut juga menargetkan seorang komandan Basij. Ia menyebut kedua target telah “dieliminasi”, tanpa merinci lokasi maupun waktu pasti serangan.
Namun hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran terkait klaim tersebut.
Media internasional juga belum dapat memverifikasi secara independen kabar kematian Larijani.
Larijani merupakan figur penting dalam politik Iran. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Parlemen dan dikenal memiliki pengaruh dalam lingkaran kekuasaan, termasuk dalam isu-isu strategis dan keamanan nasional.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya juga menegaskan bahwa tekanan terhadap Iran bertujuan melemahkan pemerintahan di Teheran. Dalam pernyataan publik terpisah, ia menyampaikan pesan langsung kepada rakyat Iran, termasuk ucapan terkait Tahun Baru Persia, Nowruz.
Netanyahu menyebut langkah-langkah Israel diharapkan dapat “memberi peluang bagi rakyat Iran” dalam menghadapi kepemimpinan mereka, di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.
Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah dalam beberapa hari terakhir menunjukkan eskalasi signifikan, dengan kedua pihak saling melontarkan pernyataan keras serta klaim militer yang belum sepenuhnya terverifikasi.
Para analis menilai bahwa dalam kondisi konflik aktif, klaim dari pihak-pihak yang terlibat perlu diperlakukan secara hati-hati hingga terdapat konfirmasi resmi atau bukti independen.
Hingga kini, perkembangan terkait klaim serangan terhadap Larijani masih terus dipantau oleh media internasional, sementara komunitas global menunggu kejelasan dari pihak Iran.
(Ls/*)







