Kabarindo24jam.com | Cibinong – KONI Jawa Barat menetapkan Arif Rochmawan sebagai Ketua KONI Kabupaten Bogor dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang digelar di Hotel Harris Cibinong, Senin (4/5/2026). Pada Musorkablub kali ini, Arif menjadi satu-satunya calon yang mendaftarkan diri dalam bursa pemilihan Ketua KONI sehingga terpilih secara aklamasi.
Arif yang populer dengan sapaan Atep, menegaskan fokus utamanya ke depan adalah penguatan pembinaan dan pembibitan atlet secara berjenjang serta berkelanjutan di seluruh cabang olahraga (cabor) yang bernaung di KONI Kabupaten Bogor.
“Saya ingin seluruh cabor menjalankan pembinaan atlet secara terstruktur dan berkesinambungan,” ujarnya seraya menyebut tanpa sistem pembinaan yang jelas, peran cabor maupun KONI tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap prestasi olahraga daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, turut memberikan ucapan selamat atas terpilihnya Arif Rochmawan. Ia menekankan bahwa tantangan ke depan cukup besar, terutama menghadapi ajang bergengsi tingkat provinsi.
“Kita akan segera menghadapi event besar, yaitu Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat 2026. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama, sebab Kabupaten Bogor harus bisa merebut prestasi terbaik di ajang bergengsi tersebut,” kata Asnan.
Di bawah kepemimpinan Arif, lanjut Asnan, KONI Kabupaten Bogor diharapkan mampu meraih prestasi maksimal, mengingat banyaknya cabang olahraga aktif dengan atlet-atlet berprestasi. “Dengan aktivitas cabor yang tinggi dan potensi atlet yang ada, kita yakin bisa meraih hasil terbaik di ajang Porda Jabar 2026,” tegasnya.
Menyikapi terpilihnya Arif Rochmawan, politisi Partai Gerindra yang juga anggota DPRD, sebagai pemimpin KONI Kabupaten Bogor, Ketua Komunitas Masyarakat Peduli Olahraga (KMPO) Bogor Raya, Coky Pasaribu, berharap Arif Rochmawan dapat membawa KONI dan cabang olahraga jauh dari praktik politik atau tidak menjadikan KONI sebagai gerbong politik.
“Arif Rochmawan harus fokus membina atlet lokal, membangun KONI sebagai induk organisasi olahraga yang profesional, berintegritas dan mencetak prestasi terbaik, khususnya di ajang Porda Jabar nanti. Dan terutama, KONI bisa memberikan kesejahteraan kepada atlet dan ofisial cabang olahraga,” kata Coky saat dihubungi, Senin (4/5/2026).
Untuk itu, lanjut Coky, dalam menyusun kepengurusan setelah terpilih jadi Ketua KONI, Arif harus dapat memilih figur pengurus yang kompeten, kredibel dan punya rekam jejak di dunia olahraga. Selain itu, pengurus KONI jangan sampai merangkap jabatan pimpinan cabang (Pengcab) olahraga. “Dengan begitu, bisa fokus di KONI, tidak terpecah konsentrasinya mengurus Pengcab,” ujarnya.
Ia menambahkan, ketua dan pengurus KONI Kabupaten Bogor kedepan juga harus memikirkan upaya mengadakan ‘dana abadi’ olahraga yang bisa dihimpun melalui CSR perusahaan-perusahaan besar juga kerjasama sponsor tetap event-event olahraga di Kabupaten Bogor.
“Dana abadi ini mestinya ada dan bisa diadakan oleh pengurus KONI di masa mendatang melalui kreatifitas dan inovasi. Sehingga nantinya, KONI dan pengcab olahraga tidak lagi bergantung penuh pada subsidi pemerintah daerah melalui dana hibah APBD. Jadi pembinaan olahraga bisa lebih optimal,” imbuh Coky.
“Bagaimana pun, selamat dan sukses kepada saudara Arif Rochmawan, semoga bisa bekerja untuk membangkitkan olahraga Kabupaten Bogor, mengembalikan prestasi terbaik di Porda Jabar dan mengembangkan atlet-atlet lokal usia dini sekaligus menjadikan KONI Kabupaten Bogor kedepan tak lagi bergantung pada APBD,” sambung Coky menutup perbincangan. (Man)







