Kabarindo24jam.com | JAKARTA – Sosok seorang wanita yang kerap membantu mengatur arus kendaraan di sekitar perlintasan rel kereta api kawasan Pondok Jati, Kayu Manis, Jatinegara, Jakarta Timur, kembali menjadi perhatian publik setelah video dan narasinya ramai beredar di media sosial.
Dalam sejumlah rekaman yang beredar, wanita tersebut terlihat membantu mengarahkan kendaraan agar tidak terjebak di tengah rel saat kereta melintas.
Kondisi lalu lintas di kawasan itu memang dikenal padat, terutama pada jam sibuk, sehingga keberadaan orang yang membantu mengatur arus kendaraan dinilai membuat situasi lebih tertib dibanding biasanya.
Banyak warganet memberikan respons beragam terhadap sosok tersebut. Sebagian menyebut aksinya membantu masyarakat dan membuat lalu lintas lebih lancar,
sementara sebagian lain mempertanyakan kondisi psikologisnya karena ia kerap terlihat berjoget di dekat perlintasan kereta. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai identitas lengkap maupun kondisi pribadi wanita tersebut.
Berdasarkan laporan yang pernah dimuat media nasional pada Juni 2024, wanita itu dikenal oleh sejumlah pengguna jalan dan komunitas railfans sebagai sosok yang rutin berada di sekitar perlintasan KA Stasiun Pondok Jati. Ia disebut sering membantu mengarahkan pengendara setelah palang pintu dibuka agar arus kendaraan tidak macet.
Dalam beberapa kesempatan, pengendara juga terlihat memberi uang sukarela kepadanya.
Dalam laporan lain yang sempat viral sebelumnya, wanita tersebut disebut akrab disapa “Mantjung” oleh sebagian pengguna media sosial. Ia pernah terekam memarahi pengendara yang mencoba menerobos palang perlintasan ketika kereta hendak melintas.
Video itu mendapat banyak respons positif dari warganet karena dinilai membantu mencegah kecelakaan di jalur rel.
Fenomena warga membantu penjagaan di perlintasan kereta sendiri bukan hal baru di sejumlah daerah. Beberapa titik perlintasan padat sering dijaga secara sukarela oleh masyarakat sekitar, terutama di lokasi yang dinilai rawan kemacetan maupun kecelakaan.
Data yang dikutip dari kalangan pengamat transportasi menunjukkan kecelakaan di perlintasan sebidang masih cukup tinggi, terutama akibat pengendara yang menerobos rel saat kereta akan melintas. Karena itu, keberadaan penjaga sukarela sering dianggap membantu keselamatan pengguna jalan, meski pengawasan resmi tetap menjadi tanggung jawab pihak terkait.
Setiap hari Wanita tersebut rutin membantu mengatur lalu lintas di kawasan rel kereta Pondok Jati, Jakarta Timur.
(Ls/*)







