Bupati Bogor Maknai Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Sebagai Energi Positif

Oplus_131072

Kabarindo24jam.com | Bandung – Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Sekretaris Daerah Ajat Rochmat Jatnika bersama sejumlah pejabat Pemkab Bogor menghadiri acara Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang digelar di Kota Bandung pada Sabtu (16/5/2026). Kegiatan budaya tersebut diikuti oleh 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat sebagai wujud pelestarian budaya dan penguatan persaudaraan masyarakat Sunda.

Dalam kirab tersebut, Kabupaten Bogor menampilkan Tarian Bhayangkara Padjajaran yang menjadi representasi semangat budaya dan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Bogor. Rombongan peserta Kirab Milangkala Tatar Sunda Kabupaten Bogor dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor.

Bacaan Lainnya

Kirab Budaya Tatar Sunda yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ini menempuh jarak sepanjang 3,5 kilometer. Rangkaian kirab dimulai dari kawasan Kiara Artha Park, melintasi Jalan Jakarta dan Jalan Supratman, kemudian berakhir di kawasan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung.

Bupati Rudy menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan budaya tersebut yang dinilai mampu mempererat persatuan masyarakat Jawa Barat. “Alhamdulillah, kami mengikuti Kirab Budaya Tatar Sunda dengan semangat luar biasa, dipersatukan dalam satu kirab sebagai wujud persaudaraan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap kearifan lokal budaya Sunda,” ujar Rudy dalam keterangannya yang dikutip, Senin (18/5/2026).

Bupati Rudy berharap, semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan budaya ini dapat menjadi energi positif bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bogor. “Semoga semangat ini menjadi energi positif untuk mempererat persaudaraan serta membawa Kabupaten Bogor dan Jawa Barat semakin maju, berbudaya, dan istimewa,” tegasnya.

Salam dari Warga Kota Bogor

Prosesi kirab Mahkota Binokasih Sanghyang Pake menuju Gedung Sate juga mengikutsertakan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, Dalam rangkaian kirab tersebut, Jenal Mutaqin didampingi Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, menaiki kereta kencana sambil menyapa masyarakat di sepanjang jalur kirab.

Kehadiran rombongan dari Kota Bogor mendapat sambutan antusias warga yang memadati lokasi kegiatan. “Salam dari warga Kota Bogor, Kota Hujan. Doakan kami semua selalu sehat, para pemimpinnya juga sehat,” ujar Jenal Mutaqin saat menyapa masyarakat. Pesan tersebut disampaikan sebagai salam hangat dari warga Kota Bogor kepada masyarakat Jawa Barat.

Sesampainya di panggung utama Gedung Sate, berbagai pertunjukan seni dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat ditampilkan bersama sejumlah kesenian dari daerah lain. Kota Bogor turut mempersembahkan seni tari Panarat yang terinspirasi dari aktivitas petani teh dan dipadukan dengan unsur gerak dasar jaipong.

Tarian Panarat dikenal sebagai salah satu kesenian khas Bogor yang menonjolkan gerakan dinamis dan energik. Penampilan tersebut menjadi sarana memperkenalkan identitas budaya Kota Bogor kepada masyarakat luas.

Di sela prosesi kirab, Dedi Mulyadi menyampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan konsep pembangunan pelataran di wilayah yang dilalui Mahkota Binokasih. Ia juga mengingatkan seluruh daerah di Jawa Barat agar menjaga karya seni dan ruang hijau sebagai bagian dari warisan budaya. (Zie/Adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *