Rabu, 17 Agustus 2022

Banjir Terus di Ibukota, Gubernur Anies Tak Salah, Cuma Tidak Fokus Tangani

JAKARTA – Banjir yang menggenangi sebagian wilayah Ibukota DKI Jakarta selama beberapa hari sampai akhir pekan lalu, menjadi pukulan telak bagi Gubernur Anies Baswedan. Dari banyak kritikan yang dialamatkan kepadanya, satu hal yang paling menohok, Anies dinilai tidak fokus mengurusi persoalan banjir selama tiga tahun terakhir.

Hal itu dikemukakan oleh Ketua Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, dalam video di channel Youtube-nya, Selasa (23/2/2021). Dia mengatakan mempunyai data yang menunjukan ketidakmampuan Gubernur Anies untuk fokus melakukan upaya antisipasi dan program penanganan banjir di wilayah kerjanya.

Diungkapkan olehnya, berdasarkan data tersebut Anies dinilai sudah terbelenggu oleh janji politiknya semasa kampanye yakni berjanji tak akan melakukan penggusuran di titik-titik wilayah yang seharusnya diperuntukkan bagi pelebaran sungai.

Sementara Jakarta, kata Zita, faktanya memang butuh infrastruktur banjir seperti pelebaran sungai untuk menangani persoalan banjir tahunan tersebut. “Kalau mau bicara terbuka, Pak Gubernur sudah tiga tahun tak fokus terhadap isu banjir Jakarta, dia terbelenggu dengan janji politik,” ujar Zita.

Zita menyebutkan bahwa sebenarnya pelebaran sungai memang penting ditempuh untuk mengatasi banjir di Jakarta. Oleh karenanya, ia menilai diperlukan cara berkelanjutan agar warga yang terlintasi jalur pelebaran sungai bisa diberikan ganti untung.

Baca Juga :  Kapanpun, Bupati dan Walikota Bebas Ganti Sekda yang Tak Bekerja Profesional

Selain itu, tambahnya, faktor penyumbang banjir di Jakarta selanjutnya adalah drainase yang dimiliki ibu kota kecil-kecil. Termasuk, kata Zita, diperlukannya penambahan banyak pompa di beberapa titik untuk menyedot air.

“Nah program banjir ini yang tak dijalankan tiga tahun belakangan, stag. Kemarin saya rapat anggaran di Puncak, anggaran untuk tahun 2021 baru diketok palu (disetujui). Juga ada dana pinjaman PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) sebesar Rp1 triliun,” paparnya.

Dalam tayangan video blak-blakan mengupas kebijakan penanganan banir tersebut, Zita juga menyatakan seharusnya Pemprov DKI harusnya memperbaki kondisi drainase, membuat waduk dan embung sebagai bagian dari infrastruktur banjir.

Menurut Zita, pihaknya sebenarnya sudah mengapresiasi tindakan jajaran Pemprov DKI yang gencar melakukan gerebek lumpur. Akan tetapi menurutnya, cara Anies beserta jajarannya tersebut masih terbilang sangat sederhana untuk melawan ancaman banjir besar di DKI Jakarta. 

Bahkan seperti membuatnya percuma. “Begini, kita kalau mau ke bulan kan bukan pakai pesawat, tapi harus pakai roket. Nah seperti ini, kapasitas air tetap tak akan menampung debit air di Jakarta (walaupun gerebek lumpur gencar dilakukan),” ujarnya. (***/Husni)

Latest news

Anak Mantan Bupati Bogor Soroti Penyebab Terjadinya Kasus Suap BPK

CIBINONG -- Kasus suap pejabat dan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Barat yang menyeret Bupati Bogor (non aktif) Ade Yasin dan tiga...
Baca Juga :  Kapanpun, Bupati dan Walikota Bebas Ganti Sekda yang Tak Bekerja Profesional

PLN UPHK Medan Bantu Perbaikan Jalur Mangrove Danau Siombak

MEDAN -- PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pemeliharaan Pembangkitan Medan (UPHK Medan) melalui Program TanggungJawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN Peduli menyerahkan bantuan perbaikan Jalur...

Tindaklanjuti Perintah Presiden, Moeldoko Terjun ke Biak Numfor

PAPUA -- Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI Jendral TNI (Purn) Moeldoko melakukan kunjungan kerja ke Biak Numfor - Provinsi Papua, Senin (30/5/2022). Kunjungan ini...

Erick Thohir Mulai Raup Dukungan Maju ke Pilpres 2024

BOJONEGORO -- Komunitas Petani di Bojonegoro -Jawa Tengah menggelar deklarasi dukungan kepada Erick Thohir untuk maju sebagai Calon Presiden (Capres) 2024. Meskipun sampai saat...

Demi Formula E, Sponsor Bir Menjadi Halal

JAKARTA -- Perhelatan balap listrik Formula E di Jakarta ternyata juga disponsori oleh produsen bir (minuman beralkohol). Seketika saja, ribuan netizen menyuarakan sindiran...
- Advertisement -

Related news

Ulama di Jawa Barat Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024-2029

CIANJUR -- Mantan anggota DPR RI dua periode yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memang sosok fenomenal dan kharismatik. Tak heran, ketika...

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Sekretaris Kompolnas Dituding Jadi Pembela Irjen Sambo

JAKARTA -- Komentar dan pernyataan Sekretaris Lembaga Kompolnas Benny Mamoto dalam wawancara di beberapa televisi nasional menuai kritik dari masyarakat luas lantaran dianggap lebih...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here