Kabarindo24jam.com | Cibinong -Bupati Bogor Rudy Susmanto menargetkan perbaikan 14 jembatan yang terputus akibat banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor baru-baru ini dapat diselesaikan sebelum momentum Idul Adha 1447 Hijriah. Hal ini bertujuan mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat, khususnya roda pekonomian masyarakat.
“Berbagai persoalan kita akan tuntaskan secara bertahap melalui kolaborasi. Malam tadi kami telah menyelesaikan rangkaian rapat penting. Selanjutnya, hari ini kita mulai langkah konkret rekonstruksi untuk perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana,” kata Bupati Rudy dalam keterangannya yang dikutip, Kamis (22/4/2026).
Diketahui, Bupati Rudy gerak cepat melakukan pembahasan penanganan banjir di 34 kecamatan sekaligus merumuskan arah kebijakan pembangunan ke depan. Menurutnya, pemulihan akses infrastruktur menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, perdagangan, hingga pelayanan dasar masyarakat.
Ia menjelaskan dari total 14 jembatan yang terputus, satu di antaranya merupakan kewenangan kabupaten dan 13 lainnya merupakan jembatan desa. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tidak lagi membedakan batas kewenangan dalam situasi darurat karena yang paling utama adalah percepatan pemulihan ekonomi warga.
“Tidak ada lagi sekat kewenangan. Semua kita kerjakan bersama. Dengan dukungan seluruh pihak, termasuk jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0621 Kabupaten Bogor, Insya Allah 14 jembatan akan kita kejar pembangunannya mulai Kamis (23/4},” ujarnya.
Rudy menuturkan jembatan-jembatan tersebut merupakan jalur penting penghubung antarwilayah yang menopang aktivitas masyarakat, termasuk distribusi kebutuhan pokok, akses menuju pasar, sekolah dan fasilitas kesehatan.
Karena itu, target penyelesaian sebelum Idul Adha 1447 H dinilai penting agar roda perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan normal, terutama menjelang momentum meningkatnya aktivitas konsumsi dan perdagangan saat hari besar keagamaan.
Ia menambahkan mayoritas banjir yang terjadi di Kabupaten Bogor merupakan banjir lintasan dengan durasi relatif singkat sehingga tidak menimbulkan pengungsian massal di tenda darurat. Kondisi tersebut menunjukkan kesiapsiagaan masyarakat serta respons cepat pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait dalam menangani dampak bencana.
Keberhasilan percepatan pembangunan ini juga melanjutkan capaian tahun 2025 ketika sebanyak 12 jembatan yang sempat terputus menjelang Idulfitri berhasil diselesaikan tepat waktu melalui kolaborasi lintas sektor. “Bogor terus berbenah. Bogor terus membangun, baik infrastruktur maupun sumber daya manusia. Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat,” kata Rudy.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pelayanan yang belum maksimal, sembari menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kami mohon maaf belum bisa membahagiakan semua pihak. Namun kami akan terus berupaya maksimal menjadi pelayan masyarakat yang baik. Bencana bukan penghalang, justru menjadi penguat langkah kita menuju Bogor yang lebih maju, aman, adil dan makmur,” imbuh Bupati Rudy. (Cok).







