Sabtu, 25 September 2021

Kejaksaan Agung Kejar dan Sita Aset Para Tersangka Korupsi dan TPPU Asabri

JAKARTA – Tim Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk kasus Asabri menggencarkan pengejaran serta penyitaan aset milik beberapa tersangka utama kasus Asabri yang juga dijerat pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Para tersangka yang dijerat TPPU tersebut adalah Benny Tjokrosaputro, Heru Hidayat dan Jimmy Sutopo.

Kali ini, Tim Kejagung menyita lahan seluas 179 hektar di Kabupaten Bogor milik Benny Tjockrosaputro, “Hari ini, ada aset lagi Benny Tjockro yang disita, yaitu tanah di wilayah Kabupaten Bogor,” kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Febrie Andriansyah di Jakarta, Senin (8/3/2021).

Febrie menjelaskan, tanah tersebut merupakan aset Benny Tjockro yang ada kaitannya dalam bisnis dengan Ketua KSO Duta Regency Karunia Metropolitan Kuningan Property sekaligus pemilik Mal Pasific Place Tan Kian. “Benny dan Tan Kian kerjasama membeli tanah, sehinga dapat dianggap milik Benny, jadi sah untuk disita,” ujarnya.

Disinggung apakah Tan Kian tahu kerjasama dengan Benny Tjockro menggunakan dana dari Asabri, Febrie mengaku belum bisa memastikan. “Penyidik masih belum menemukan alat bukti itu masih digali, karena konteks ketemu mereka ini dari sisi bisnis antara pengusaha,” kata Febrie.

“Kalau kami melihatnya sejauh ini masih kerja sama bisnis, alat buktinya belum didapatkan. apakah Tan Kian turut melakukan pencucian uang, masih didalami,” kata Febrie menambahkan.

Diketahui, pada Sabtu (6/3/2021), Tim Jaksa penyidik juga telah menyita aset milik atau terkait Benny Tjokro berupa 18 unit kamar di Apartemen South Hills sebagai tindak lanjut dari proses penggeledahan di Apartemen Soulth Hills beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  7 Bulan Dalam Pelarian, Pelaku Penganiayaan Diringkus Tekab Polsek Sunggal

Penyitaan unit kamar di Apartemen Soulth Hills tersebut telah mendapatkan penetapan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang memberikan ijin kepada Penyidik dari Kejagung untuk melakukan penyitaan terhadap bangunan/unit di Apartemen Soulth.

Selain itu, tim penyidik Kejagung juga menyita 41 bidang tanah di Kota Bandung terkait dengan tersangka korupsi Asabri lainnya atas nama Sonny Widjaja, mantan Direktur Utama Asabri yang juga purnawirawan jendral bintang tiga.

Sebagai informasi, Benny Tjockrosaputro (BTS) Dirut PT Hanson International Tbk, Heru Hidayat (HH) sebagai Komisaris PT Trada Alam Minera dan Jimmy Sutopo selaku Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation, dianggap sebagai pihak luar yang berperan penting memutar dana investasi Asabri.

Enam tersangka lainnya adalah Dirut PT Asabri periode 2011 – Maret 2016 (Purn) Mayjen Adam Rachmat Damiri, Dirut PT Asabri 2016 – Juli 2020 (Purn) Letjen Sonny Widjaja, Direktur Keuangan PT Asabri periode Oktober 2008-Juni 2014 Bachtiar Effendi dan Direktur PT Asabri periode 2013 – 2014 dan 2015 – 2019 Hari Setiono.

Kemudian Kepala Divisi Investasi PT Asabri Juli 2012 – Januari 2017 Ilham W Siregar dan Dirut PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi. Kasus ini diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp23,73 triliun. Kerugian negara di kasus ini jauh lebih besar dari kasus Jiwasraya. (***/CP)

- Advertisement -

Latest news

Baca Juga :  Jaksa Agung Harus Tegas dan Jangan Ada Solidaritas Terhadap Eks Jaksa Pinangki

Elite PDIP Ancam Berikan Sanksi, Relawan Ganjar Mengecam

BENGKULU -- Merebaknya kabar di media massa tentang DPP PDI Perjuangan akan memberikan sanksi kepada salah satu kader terbaiknya, Ganjar Pranowo, terkait isu sebagai...

Diduga Terima Suap Rp 250 Juta, KPK Jadikan Bupati Kolaka Timur Tersangka

JAKARTA - Terciduk dalam operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu dini hari (22/9/2021), Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan anak...

Telegram Kapolri Sebagai Bukti Komitmen Polri Semakin Humanis

JAKARTA -- Kebebasan berpendapat menyampaikan aspirasi merupakan hak dari semua orang, di mana seseorang bisa menyampaikan aspirasinya dengan bebas tanpa adanya batasan kecuali menyebarkan...

Ketua DPRD DKI Sebut Gubernur Anies Bertanggungjawab atas Kasus Lahan Munjul

JAKARTA -- Gubernur Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, Selasa siang (21/9/2021), memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPL) terkait...

Anak Buah Ketangkap Polisi Lalu Bernyanyi, Bandar Kecil Akhirnya Terciduk

SIMALUNGUN -- Pengakuan atau nyanyian pemuda pengangguran pecandu sabu, Adi Sahputra alias Adi (27), akhirnya menyeret sang bandar sabu, Saf alias Memet (30), warga...
- Advertisement -

Related news

Kesabaran Penyidik KPK Habis! Wakil Ketua DPR Dijemput Paksa

JAKARTA — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Azis Syamsuddin akhirnya benar-benar menjadi tersangka dan Jumat malam langsung dijemput ke rumah pribadinya...

Kasetukpa Polri Berangkatkan 44 Dokter ke ajang PON XX di Papua

SUKABUMI - Bertempat di lapangan Sutadi Ronodipuro-Sukabumi, Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, memimpin apel keberangkatan Satgas Kesehatan...

Gubernur Al Haris Tegaskan Jambi Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris memberikan penegasan khusus bahwa Pemerintah Daerah dan jajaran beserta masyarakat Provinsi Jambi telah siap melaksanakan kegiatan...

Jelang Rakerda dan Harlah, Ketua PPWI Kabupaten Bogor Sambangi Mabes Polri.

JAKARTA – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) melakukan audiensi dengan Divisi Humas Mabes Polri, baru-baru ini. Asudiensi diterima oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here