Kamis, 17 Juni 2021

Kerugian Rp 22 Triliun, Kejaksaan Segera Tetapkan Tersangka Korupsi Asabri

JAKARTA — Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan pihaknya masih terus mendalami kasus dugaan korupsi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) yang ditengarai merugikan negara sebesar Rp 22 triliun. Namun demikian, Burhanuddin memastikan segera ada tujuh orang yang bakal ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi Asabri . 

“Tim penyidik sudah memeriksa 18 orang saksi dalam kasus tersebut. Dan dalam waktu tidak lama akan ditetapkan tujuh tersangka,” papar Burhanuddin dalam rapat kerja dengan komisi III DPR RI, Selasa (26/1/2021).

Meski demikian, Burhanuddin tidak menjelaskan lebih lanjut siapa calon tersangka yang akan ditetapkan. Dia hanya mengatakan, tujuh calon tersangka ini masih bisa bertambah karena pemeriksaan kasus yang mengejutkan publik tersebut masih terus berjalan. 

“Tersangkanya masih dapat berkembang lagi karena masih dilakukan pendalaman oleh penyidik. Mohon maaf kami belum dapat sampaikan nama-nama tersangkanya, agar pemeriksaan fokus,” cetusnya.

Burhanuddin pun mengakui bahwa ada dua orang tersangka yang sama dalam kasus dugaan korupsi PT Asabri dan Asuransi BUMN Jiwasraya yang kasusnya sudah berujung ke pengadilan dan beberapa tersangkanya telah divonis. “Tersangka kasus Asabri dengan Jiwasraya itu memang sama, yang dua orang ini sama,” katanya. 

Baca Juga :  Tuntaskan Dakwaan, Kejaksaan Agung Tunggu BPK Serahkan Hasil Audit Laporan Asabri

Ditambahkan olehnya, saat ini tim penyidik Kejaksaan sudah melakukan penyitaan aset dari para tersangka yang nilainya mencapai Rp18 triliun. “Kami sudah sita sekitar Rp18 triliun, dan kami akan lacak terus walaupun akan berat tetapi karena kerugian Asabri ini di atas asuransi Jiwasraya,” ujarnya.

Burhanuddin mengatakan, berdasarkan perhitungan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara yang ditimbulkan dari kasus korupsi Asabri mencapai Rp 22 triliun. Sementara hasil perhitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) kerugian negara mencapai Rp 17 triliun.

“Hasil perhitungan BPKP kerugiannya Rp17 triliun, tapi kami menggunakan perhitungan BPK Rp 22 triliun. Kami akan tuntaskan kasus ini dan pastikan para tersangka mendapat hukuman yang setimpal,,” pungkasnya. (**/CP)

- Advertisement -

Latest news

Lebih Senior dan Dekat Dengan Presiden, Andika Perkasa Diyakini Jabat Panglima TNI

JAKARTA -- Beberapa hari terakhir ini, publik di tanah air diriuhkan dengan topik siapa figur Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto yanh...

Ada Apa PDIP dengan Ganjar Pranowo? Capres Tertinggi Popularitasnya Malah Diabaikan

JAKARTA -- Popularitas kader PDI Perjuangan yang menjabat Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, melesat tinggi dari hasil survei berbagai lembaga konsultan dan survei politik...
Baca Juga :  Tuntaskan Dakwaan, Kejaksaan Agung Tunggu BPK Serahkan Hasil Audit Laporan Asabri

Kinerja Jaksa Agung Mentereng, 11 Pejabat Kejaksaan yang Nakal Langsung Dicopot

JAKARTA -- Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) selama dua tahun terakhir di bawah kepemimpinan Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin kian mentereng. Kinerjanya memberantas korupsi semakin...

Inggris Bersama Belanda dan Austria Petik Kemenangan Tipis di Penyisihan Euro 2020

LONDON -- Laga babak penyisihan grup Euro 2020 tadi malam, Minggu hingga Senin (14/6/2021) dini hari WIB, menyajikan tiga pertandingan. Di stadion Wembley, timnas Inggris...

Diciduk Polisi Narkoba, Anji Tersandung Kasus Kepemilikan Ganja

Kepolisian Resort (Polres) Metro Jakarta Barat memastikan musisi sekaligus penyanyi papan atas, AN, yang ditangkap polisi bawa ganja adalah Anji atau Erdian Aji Prihartanto. Anji...
- Advertisement -

Related news

Serap Aspirasi dan Komunikasi dengan Masyarakat, Bupati Bogor Gelar Boling

CIBINONG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar program Rebo Keliling (Boling) secara daring dan luring di Kecamatan Klapanunggal. Bupati Bogor Ade Yasin memastikan bahwa...

Dinkes Kesehatan Kabupaten Bogor Kerahkan 101 Puskesmas untuk Intens Lakukan 3T

CIBINONG - Guna mengantisipasi lonjakan kasus baru Covid-19 serta untuk mengoptimalkan penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menginstruksikan 101 Puskesmas...

Bikin Berbagai Gebrakan, DPR RI Puji Kinerja Kapolri Listyo Sigit

JAKARTA -- Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selama beberapa bulan terakhir. Herman menyebut digitalisasi...

Usulkan ke Raja Malaysia Bentuk Dewan Nasional, Mahathir Tak Ambisi Lagi Jadi Perdana Menteri

KUALA LUMPUR -- Mantan Perdana Menteri Malaysia Dr Mahathir Mohamad buka suara menolak klaim yang menyebutnya mencoba kembali ke Putrajaya (kantor Perdana Menteri, Red) dengan...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here