Selasa, 26 Oktober 2021

Kerugian Rp 22 Triliun, Kejaksaan Segera Tetapkan Tersangka Korupsi Asabri

JAKARTA — Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan pihaknya masih terus mendalami kasus dugaan korupsi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) yang ditengarai merugikan negara sebesar Rp 22 triliun. Namun demikian, Burhanuddin memastikan segera ada tujuh orang yang bakal ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi Asabri . 

“Tim penyidik sudah memeriksa 18 orang saksi dalam kasus tersebut. Dan dalam waktu tidak lama akan ditetapkan tujuh tersangka,” papar Burhanuddin dalam rapat kerja dengan komisi III DPR RI, Selasa (26/1/2021).

Meski demikian, Burhanuddin tidak menjelaskan lebih lanjut siapa calon tersangka yang akan ditetapkan. Dia hanya mengatakan, tujuh calon tersangka ini masih bisa bertambah karena pemeriksaan kasus yang mengejutkan publik tersebut masih terus berjalan. 

“Tersangkanya masih dapat berkembang lagi karena masih dilakukan pendalaman oleh penyidik. Mohon maaf kami belum dapat sampaikan nama-nama tersangkanya, agar pemeriksaan fokus,” cetusnya.

Burhanuddin pun mengakui bahwa ada dua orang tersangka yang sama dalam kasus dugaan korupsi PT Asabri dan Asuransi BUMN Jiwasraya yang kasusnya sudah berujung ke pengadilan dan beberapa tersangkanya telah divonis. “Tersangka kasus Asabri dengan Jiwasraya itu memang sama, yang dua orang ini sama,” katanya. 

Baca Juga :  Tuntaskan Dakwaan, Kejaksaan Agung Tunggu BPK Serahkan Hasil Audit Laporan Asabri

Ditambahkan olehnya, saat ini tim penyidik Kejaksaan sudah melakukan penyitaan aset dari para tersangka yang nilainya mencapai Rp18 triliun. “Kami sudah sita sekitar Rp18 triliun, dan kami akan lacak terus walaupun akan berat tetapi karena kerugian Asabri ini di atas asuransi Jiwasraya,” ujarnya.

Burhanuddin mengatakan, berdasarkan perhitungan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara yang ditimbulkan dari kasus korupsi Asabri mencapai Rp 22 triliun. Sementara hasil perhitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) kerugian negara mencapai Rp 17 triliun.

“Hasil perhitungan BPKP kerugiannya Rp17 triliun, tapi kami menggunakan perhitungan BPK Rp 22 triliun. Kami akan tuntaskan kasus ini dan pastikan para tersangka mendapat hukuman yang setimpal,,” pungkasnya. (**/CP)

- Advertisement -

Latest news

Tuduh Pimpinan KPK Langgar Kode Etik, Novel Baswedan Menuai Kecaman Publik

JAKARTA -- Sejumlah kalangan mengecam pernyataan dan segala tuduhan yang disampaikan oleh mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kepada publik soal adanya...
Baca Juga :  Setelah Bupati Kuansing, Giliran Kepala BPKAD Lapor Dugaan Pemerasan oleh Kepala Kejaksaan

Airlangga Hartarto Luncurkan Roadmap Kemenangan di 2024

JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto benar-benar sangat serius mempersiapkan dirinya untuk menjadi Presiden pengganti Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres)...

Wisatawan Bebas ke Bali, Panglima TNI dan Kapolri Atensi Khusus Tempat Karantina

BADUNG – Seiring dengan turunnya level Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Wilayah Provinsi Bali dan untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah, maka sejak...

Masyarakat Dukung Kapolri Tindak Tegas Polisi yang Langgar Aturan Dalam Bertugas

JAKARTA -- Apresiasi serta dukungan publik terus mengalir terhadap langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menginstruksikan secara tegas kepada seluruh jajarannya untuk...

Jaksa Geledah Kantor dan Sita Dokumen KPU Tanjabtim, Inspektorat Tuding Gegabah!

JAMBI -- Menyusul tindakan Jaksa menggeledah kantor dan menyita dokumen KPUD Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Inspektorat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia menyampaikan...
- Advertisement -

Related news

Militer Sudan Tak Tahan Lagi Duduki Kekuasan Politik, Perdana Menteri Ditangkap 

KHARTOUM - Gelombang kudeta militer di wilayah Benua Arab-Afrika kembali terjadi. Kali ini, militer di negara Sudan melangsungkan aksi pengambilalihan kekuasaan politik yang...

Tuduh Pimpinan KPK Langgar Kode Etik, Novel Baswedan Menuai Kecaman Publik

JAKARTA -- Sejumlah kalangan mengecam pernyataan dan segala tuduhan yang disampaikan oleh mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kepada publik soal adanya...

Airlangga Hartarto Luncurkan Roadmap Kemenangan di 2024

JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto benar-benar sangat serius mempersiapkan dirinya untuk menjadi Presiden pengganti Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres)...

Bank Jabar Banten Dinilai Setengah Hati Bantu Pelaku UMKM

TAMAN SARI - Para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) / IKM (Industri Kecil Menengah) di wilayah Kecamatan Taman Sari, beberapa waktu...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here