Rabu, 29 September 2021

Komandan Polisi Militer Bertekad Realisasikan Visi Kepala Staf TNI-AD

JAKARTA — Tak lama setelah  dilantik menjadi Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad), Letnan Jenderal TNI Chandra W Sukotjo langsung melakukan konsolidasi internal dan kemudian menegaskan dirinya berserta jajaran Puspomad siap merealisasikan visi hukum Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dalam penegakan disiplin di lingkungan TNI AD.

Selain disiplinitas, Chandra memastikan Puspomad juga akan menumbuhkan sikap dan bertindak profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai Polisi Militer (PM) TNI AD,” kata Chandra dalam keterangan persnya, Sabtu (20/1/2021).

Namun demikian, Chandra mengakui sebagai Danpuspomad tentu tidak ringan, pastinya terbentang tantangan dan kendala. “Tapi kita harus optimis dan semangat membantu bapak Kasad menegakkan hukum disiplin dan tata tertib di lingkungan TNI AD, tugas ini tentunya akan kami jalankan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab,” kata dia.

Perwira tinggi berpendidikan kejuruan PM ini juga menyampaikan rencana tugas ke depan akan membuat institusi Puspomad menjadi lebih baik sesuai dengan moto atau jargon polisi militer profesional dan modern. “Dan mengacu kepada rencana yang dicanangkan Bapak Kasad Jendral TNI Andika Perkasa,” tuturnya.

Chandra menambahkan bahwa visi Kasad adalah bagaimana dapat menjadi polisi militer yang bisa dibanggakan bagi seluruh prajurit TNI AD, TNI maupun seluruh rakyat Indonesia. “Dengan disiplin kuat, profesional dan modern, akan terwujud postur TNI idaman rakyat,” ucapnya.

Baca Juga :  Komjen Rycko Amelza Dahniel Pimpin Langsung Upacara Pembukaan Pendidikan SIPSS Sus

Sebagai informasi, Chandra menjabat Danpuspomad menggantikan Letnan Jenderal TNI (Purn) Dodik Widjanarko yang memasuki masa purna tugas. Alumnus Akmil 1988 berasal dari Corps Polisi Militer ini pernah menduduki berbagai posisi, mulai di satuan-satuan Polisi Militer hingga Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Chandra juga pernah bertugas di lembaga telik sandi TNI alias Badan Intelijen Strategis (Bais). Kemampuannya di bidang intelijen itu membawanya bertugas di Badan Intelijen Negara (BIN) di kemudian hari. 

Dia pernah menjalani penugasan sebagai Pasukan Perdamaian PBB (Peacekeeper) di Namibia (UNTAG /1989-1990), Georgia (UNOMIG /1995-1996) dan Sudan Selatan (UNMIS/2006-2007). Pada 2009-2012, ditugaskan sebagai Atase Pertahanan di Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Ankara, Turki

Kemudian di 2014, dia bertugas di BIN dengan menduduki jabatan antara lain sebagai Direktur Kawasan Amerika dan Eropa. Pada akhir Desember 2014 dia ditugaskan sebagai perwakilan BIN di Luar Negeri (Perbinlu) yang ditempatkan di Kedutaaan Besar Republik Indonesia untuk Canberra, Australia. 

Dan sejak 2017, bertugas kembali di Jakarta. Selain pendidikan kemiliteran, Chandra juga peraih gelar master (S2) dalam Hubungan Internasional dari Institute of Defence and Strategic Studies (sekarang The Rajaratnam School of International Studies/RSIS), Nanyang Technological University, Singapura pada 2004. (Husni/***)

- Advertisement -

Latest news

Tudingan Keji dari Eks Panglima TNI Bikin Gusar Letjen Dudung

JAKARTA -- Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad )Letjen TNI Dudung Abdurachman kecewa berat dan bahkan merasa sangat gusar atas tudingan dari seniornya...
Baca Juga :  Sesko TNI Tempat Menggembleng Kader Pemimpin TNI dan Bangsa

Kunjungi Pusdiklatpassus, Menhan Prabowo Ingatkan Profesionalisme dan Kesiapsiagaan TNI

JAKARTA - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Letnan Jendral TNI Purn Prabowo Subianto melaksanakan kunjungan kerja ke Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus Komando...

Kasetukpa Polri Berangkatkan 44 Dokter ke ajang PON XX di Papua

SUKABUMI - Bertempat di lapangan Sutadi Ronodipuro-Sukabumi, Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, memimpin apel keberangkatan Satgas Kesehatan...

KPK Ajak Polisi Militer Kerjasama Tangani Perkara Korupsi di Lingkungan TNI

JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI kedepan akan bekerjasama secara khusus dalam penanganan perkara kasus korupsi. Salah satunya...

Dalam Situasi Apapun, Perwira TNI AL Harus Berani Tampil di Depan

JAKARTA - Para perwira menengah (Pamen) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dituntut dan harus berani dalam mengambil keputusan, termasuk ketika berada pada situasi...
- Advertisement -

Related news

Otoritas Keamanan Belanda Galau dan Pusing, Perdana Menterinya Mau Dibunuh Mafia

AMSTERDAM - Menyusul potensi ancaman pembunuhan akibat kebijakan memerangi mafia atau organisasi kejahatan, Dinas Keamanan Kerajaan dan Diplomatik serta Kepolisian Belanda kini tengah melakukan upaya...

Tudingan Keji dari Eks Panglima TNI Bikin Gusar Letjen Dudung

JAKARTA -- Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad )Letjen TNI Dudung Abdurachman kecewa berat dan bahkan merasa sangat gusar atas tudingan dari seniornya...

Jadi Idaman Kaum Pria, Anya Merasa Terbebani

Anya Geraldine, sosok artis yang dikenal memiliki penampilan aduhai, ia menjadi salah satu selebritis idaman kaum pria. Namun siapa sangka, jika ternyata pesona atau...

Dinilai Tak Ilmiah, Panglima TNI Tolak Berpolemik Terkait ‘Ocehan’ Gatot Nurmantyo

JAKARTA -- Ocehan mantan Panglima TNI Jendral Purn Gatot Nurmantyo tentang hilangnya patung tiga tokoh militer di Museum Kostrad TNI AD sebagai indikasi pendukung PKI...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here