Selasa, 24 Mei 2022

Mayjend Maruli Tegaskan Tak Pernah Minta Jadi Panglima Kostrad ke Presiden

DENPASAR — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX / Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak akhirnya merespons sangkaan serta cibiran sejumlah pihak terkait dengan penunjukan dirinya menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Maruli merasa diperlakukan tidak adil dengan adanya sejumlah pihak yang menyebut dirinya terpilih menjadi Pangkostrad karena dekat dengan Istana juga berstatus menantu Menko Maritim dan Investasi, Jendral TNI Purn Luhut Pandjaitan.

“Apa salah kalau saya dekat dengan istana? Yang mengangkat saya kan bukan saya sendiri. Jadi terus terang secara pribadi, saya tahu persis Presiden (Jokowi) itu bagaimana bekerjanya, kebetulan saya bertahun-tahun dengan beliau,” kata Maruli Simanjuntak kepada wartawan di Denpasar, Selasa (25/1/2022).

“Kalau saya harus bicara tentang jabatan saya ke beliau (Presiden), saya tidak tega lagi. Jadi saya tidak ada satu kata pun mau jadi apa. Saya dikasih di Pangdam Udayana saya tidak tahu. Jadi Pangkostrad pun saya tidak tahu. Saya tidak pernah terucap untuk meminta jabatan, jadi kalau ada tanggapan begitu iya silahkan saja,” paparnya.

Baca Juga :  Diduga Terkait Pelaku Terorisme, Eks Petinggi FPI Munarman Diciduk Detasemen Khusus 88

Dia juga merespons dugaan terpilih dirinya karena berstatus menantu Luhut Pandjaitan. “Saya tolak juga berkaitan Pak Luhut. Saya pikir kenapa mesti menginginkan satu tanggung jawab tinggi-tinggi, tanggung jawabnya besar. Saya harus menata lagi dan segala macam. Saya lebih enak di Bali bisa sunset, kemarin lima hari sunset saya hilang kan rugi,” tutur Maruli.

Karenanya, dia pun berharap semua pihak menilai pemilihan Pangkostrad tanpa dibumbui dugaan politis. “Kalau saran saya kalau mau jadi pengamat amatilah dengan baik, bagaimana track recordnya, sehingga kalau berbicara enak,” imbuhnya.

“Tapi kalau dari jauh mengamatinya oh ya sudahlah itu memang dekat. Jadi saran saya itu diamanti track recordnya, ini anak bagiamana ini, atau mungkin survei banyak di anggotanya bagaimana, dia bikin apa, dia bagaimana. Jadi, itu baru namanya pengamat,” pungkasnya. (***/Cok)

Latest news

Kepala Staf Kodam Jaya Masuk Kostrad jadi Panglima Divisi I

JAKARTA -- Panglima Komando Cadangan Strategis (Pangkostrad) Letnan Jenderal Maruli Simanjuntak mengukuhkan Brigadir Jendral Bobby Rinal Makmun sebagai Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad menggantikan...
Baca Juga :  25 Pati AD, 3 Pati AL dan 6 Pati AU Laporkan Kenaikan Pangkatnya kepada Panglima TNI

Desain Pendidikan Lemhanas Didukung Penuh Panglima TNI

JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, mendukung langkah Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Dr.Andi Widjajanto menjadikan kurikulum pendidikan strategis untuk para perwira...

Cabut Baiat Eks NII di Sumbar, Publik Apresiasi Densus 88

JAKARTA -- Kordinator Lembaga Advokasi dan Kajian Strategis Indonesia ( LAKSI) Azmi Hidzaqi memberikan apresiasi atas kinerja Densus 88 Antiteror Mabes Polri yang cepat...

Seorang Letjen, Lima Mayjend dan 18 Brigjen Baru Hadir di TNI AD

JAKARTA - Deretan jenderal bintang dua atau Mayor Jendral (Mayjend) di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) kembali bertambah. Paling baru, lima...

KSAD Tengok Prajurit Penjaga Perbatasan RI-PNG

MERAUKE – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Dudung Abdurachman mengunjungi para prajuritnya di kesatuan Yonif 123/RW yang sedang melaksanakan tugas pengamanan...
- Advertisement -

Related news

Gus Yahya Tantang Muhaimin Buktikan Didukung Warga NU

JAKARTA -- Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf akhirnya merespon pernyataan politik Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang...

Statement Sutiyoso Terkait Etnis China Dipersoalkan Publik

JAKARTA - -Wakil Ketua Umum DPP sekaligus Juru Bicara Partai Garuda, Teddy Gusnaidi mengkritisi eks Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen (Purn) Sutiyoso yang...

KPK Tengarai Uang Suap Auditor BPK dari Kontraktor Bogor

JAKARTA -- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini fokus pendalaman atas dugaan adanya perintah Bupati Bogor nonaktif, Ade Yasin (AY) untuk mengumpulkan uang...

Elektabilitasnya Tinggi, Pengamat Sebut Jokowi akan Dukung Ganjar

JAKARTA -- Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya, mengungkapkan analisisnya terkait pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rakernas V kelompok relawan Projo terkait...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here